Top Ad 728x90

Wednesday, November 23, 2011

Apa Kabar, Boys?

Pernah lihat cowok keren dengan celana jins balel? Atau pernah jumpa sama cowok ganteng yang lagi nunggang RX King (kuda kali ya). Atau pernah saling ngobrol sama cowok berjenggot sejumput yang tampan abis? Atau emang udah sangat dekat dengan yang namanya cowok keren, ganteng, tampan itu (apalagi? Tambah sendiri aja deh).
            Kamu yang belum pernah ketemu sama cowok keren, ganteng plus tampan tersebut,kasian deh lo! Mau tahu kan kenapa? Mending kamu lirik aja kiri-kanan siapa tahu ada cowok sejenis Cristian Bautista, Delon, Leonardo DiCaprio de el el, numpang lewat di depan kamu. Rugi banget kalau kamu nggak buru-buru  ngelirik mereka.
            Tapi…, kamu harus nyadar dikit aja untuk mendapatkan cowok-cowok itu karena ada banyak hal yang ‘mungkin’ akan kamu lupakan dari mereka. Kamu pasti kepikir, kayaknya nggak ada yang kurang sama cowok-cowok itu, ganteng, tampan, keren (apa bedanya), pandai akting, suara bagus, punya senyum termanis (kalau udah terkenal semua bakal manis, girl!).
            Padahal ada banyak hal yang luput dari penglihatan kamu tentang cowok-cowok itu. Kita bakal ngerumpi bersama ke depan. Makanya kamu jangan milih ngedengkur dulu sebelum ngebaca tulisan ngawur ini.
            Satu. Apa yang kamu cari dari cowok-cowok itu?
            Dua. Apa manfaatnya mengidolakan cowok-cowok tersebut?
            Tiga. Apa pengaruh yang dibawakan oleh cowok-cowok itu untuk kamu?
            Empat. Kamu berhak nentuin sendiri pertanyaan selanjutnya…
            Saya percaya, nggak ada pula yang dapat memungkiri kalau kita sekarang lebih mengidolakan cowok-cowok keren yang selalu tampil di cover-cover majalah atau tabloid beken, lebih dari itu kita nggak pernah membayangkan dampak yang timbul setelah kita ‘menjadikan’ mereka panutan.
            Kenapa?
            Kamu-kamu (baca : kita) udah merasakan bahwa nggak lama lagi dunia ‘teka-teki’ atau remaja yang selama ini kita jalani akan segera berakhir dan kita akan langsung memasuki dunia baru yang penuh kata ‘juang!.’
            Percaya nggak percaya, kamu bakal ngalamin sendiri yang namanya masa paling sulit dalam hidup ini. Kamu akan merasa kehilangan bila ditinggal kekasih, bukan? Atau kamu akan kecewa bila ada yang nolak cinta kamu. (so, bukan itu yang akan kita rumpiin di sini).
            Kembali lagi ke topik kita, girl!. Kamu pasti ingat saat pertama kali jatuh cinta, bukan? Nah, saat itu kamu pasti kalang-kabut untuk ngedapetin perhatian sama si doi. Dan apakah doi kamu itu benar-benar panutan yang dapat dijadikan idola untuk kamu? Itu urusan kamu sendiri dalam mengartikannya. Semua orang punya hak, tenang aja.
            Sabar ya, mending kamu narik nafas dalam-dalam dulu sebelum ngelanjutin bacaan ini. Hembuskan!
            Masalah sekarang adalah. Seperti yang telah saya kemukakan di awal tadi. Saya udah pernah ngedapetin cowok tipe seperti itu (karena saya cowok dan bergaul dengan cowok kali ya). Namun ada satu hal yang luput dari pandangan kamu semua.
            Penasaran, kan? Makanya kamu jangan asyik aja ngegosipin aktor-aktor yang sedang naik daun (emang daun bisa dinaikin, ya?), sekali-kali kamu perhatiin juga cowok yang keren, ganteng, tampan plus suka tersenyum kayak aktor idola kamu itu karena kamu bakal menemukan kejanggalan di sana.
            Terkadang kamu terlalu sibuk dengan dunia kamu sendiri sehingga kamu nggak sempat memperhatikan mereka. Mau kan kalau saya ngomongin ke kamu tentang satu hal dari cowok-cowok misterius yang saya wanti-wanti dari tadi? Ternyata cowok-cowok itu berbeda dengan cowok-cowok lain sejagad.
            Keren ada padanya, ganteng nggak tanggung-tanggung, tampan apalagi. Rasanya nggak ada yang kurang pada cowok-cowok itu kalau dilihat sekilas. Tapi bila kamu udah sering berinteraksi dengan mereka kamu bakal tahu kurangnya (ingat dong setiap manusia nggak ada yang sempurna!). Mereka akan cuek ke kamu. Benar. Saya nggak bohong sama sekali.
            Benar, kan. Pikiran kamu pasti ngawur melebihi yang nulis. Entar dulu deh kamu mikir yang macem-macem tentang cowok-cowok itu. Pejamkan mata dulu, lalu bayangkan mereka hadir dalam dirimu (cie…).
            Cueknya mereka bukanya nggak suka sama kamu tetapi mereka menghormati kamu sebagai perempuan. Perempuan itu laksana ibu yang telah menglahirkan kita, bukan? Makanya mereka nggak mau menindasi perempuan dengan semaunya.
            Lagi pula batas-batas yang telah ditentukan agama nggak patut kita ingkari dengan seenaknya. Jangan udah keren, ganteng atau tampan suka-suka Gue mau ngapain? Sama aja kalau bohong sama diri sendiri. Punya wajah tampan itu lumrah karena Allah memang menciptakan demikian (ada yang tampan dan ada pula yang nggak tampan), tetapi cara bersyukurnya itu harus diperdalam. Jangan pernah udah tampan terus ngecewain banyak cewek, mending simpan aja ketampanannya itu.
            Orang yang pandai bersyukur itu akan mendapat imbalannya. Mereka (yang saya omongin dari tadi) kayaknya mendapatkan imbalan itu. Wajahnya selalu bersinar seperti air bening diterpa sinar matahari. Nyata sekali kalau mereka pandai bersyukur dan nggak tanggung-tanggung syukur mereka.
            Ngaji ok. Shalat nggak pernah bolong (bahkan ditambah shalat sunnah lagi), pintar, aktivis kampus, puasa sunat dijalanin dan… kamu cari sendiri kelebihannya yang lain. Entar kalau saya nyerocos terus kamu nggak bakal tahu bagaiman sebenarnya Ikhwan itu.
            Yang pasti Ikhwan itu nggak selalu harus berpakaian rapi dengan celana kain, kemeja berlengan panjang dan peci di kepala. Tetapi Ikhwan itu adalah sesosok cowok baik keren, ganteng, tampan atau nggak yang terpenting ia paham betul masalah agama mulai dari akar-akarnya sampai ke daun-daunnya (anggap aja pohon).
            Mau pakai jins, mau ganteng kayak bintang film, mau naik RX King, mau pandai, atau apalah menurut kamu, nggak apa-apa. Yang begini ini yang patut dijadikan idola atau panutan (selain panutan utama tentunya, yaitu Rasulullah saw.).
            Bagi kamu yang lagi cari-cari pendamping hidup kudu mikir-mikir dulu dalam menentukan cowok impian kamu itu. Jangan asal ambil aja. Jangan pernah ditipu dengan penampilan luar doang.
            Banyak kok cowok yang ngakunya paham betul terhadap agama tetapi disuruh ngaji aja kalang kabut. Itu belum lagi kalau disuruh shalat. Emang sih penampilan itu sangat menentukan wibawa seseorang di hadapan orang lain. Tetapi jangan karena penampilan aja kamu udah ketipu, kamu nggak bakal bertahan lama untuk cepat-cepat ngacir dari hadapan cowok idola kamu itu. Bayangkan aja sosok berpenampilan kayak ustaz beneran ternyata tak lebih dari pada pencuri! (huahaha).
            Sedangkan cowok yang kamu kira pencuri (berpenampilan seadanya dengan celana jinsbalel mungkin) ternyata adalah sesosok yang selama ini kamu cari-cari. Semua kriteria yang kamu inginkan ada padanya. Dengan kata lain, cowok amburadul itu adalah panutan kamu! Calon idola kamu yang shaleh.
            Sekarang, terserah sama kamu bagaimana sebenarnya cowok idola itu. Apakah bercelana jins atau bercelana kain. Apakah berjenggot atau nggak. Apakah ganteng atau nggak. Apakah pandai ngaji atau nggak. Atau apalah, kamu berhak menentukan jawabannya sendiri.
            So, what do you think about Ikhwan Gaul?
^^^

Banda Aceh, 30 Maret 2006

0 komentar:

Post a Comment

"terima kasih sudah berkunjung, semoga bermanfaat"

Top Ad 728x90