Top Ad 728x90

Wednesday, November 23, 2011

Malu Berbahasa Aceh?

Setiap daerah pasti punya keistimewaan masing-masing. Benar. Kalau di Palembang terkenal dengan Pek Empeknya. Kalau di Betawi terkenal dengan lenongnya, kalau di Minangkabau terkenal dengan cerita serunya Malin Kundang. Terus kalau di Aceh ada apanya dong? Banyak banget. Ada Tarian Ranup Lampuan, ada Pahlawan-pahlawan pejuang kemerdekaan seperti Teuku Umar, Teuku Chik Ditiro, Johan Pahlawan, Cut Nyak Dien, Cut Mutia, Ratu Safiatuddin (kamu ingat sendiri yang lainnya ya), terus ada Tarian Seudatinya, ada Tsunaminya (Nah lho!), ada bahasa Acehnya yang beribet minta ampun kalau dieja dan ditulis (bagi yang gak bisa bahasa Aceh tentunya).
            Jadi, apa dong hubungan dari semua cerita di awal itu. Intinya semua daerah punya kelebihan dan keistimewaan yang patut dibanggakan. Setiap daerah juga punya bahasa sendiri-sendiri (beragam banget kan negeri kita nan elok ini?). Tidak ada daerah di Indonesia yang tidak punya bahasa sendiri. Kalau di Jawa Barat ada bahasa Sundanya, di Medan ada bahasa Bataknya, nah di Aceh juga ada bahasa Acehnya. Hihihi…. (duh, bangganya!).
            Tapi, kalau ada orang yang malu berbahasa daerah sendiri bagaimana? Ini dia perkara yang akan sama-sama kita otak-atik sebentar lagi. Kita mulai sekarang yuk. Tarik napas, pejam mata, buang napas. Silahkan lanjutin…
            Ada yang bilang ngomong dalam bahasa Aceh itu gak keren, gak gaul, gak maju (masa seh?). Terus ada pula yang bilang, dunia sudah berteknologi tinggi begini masih ngomong dalam bahasa Aceh, please deh (ini lain lagi perkaranya). So, kesimpulannya kita malu berbicara dalam bahasa Aceh, begitu?
            Kamu sekarang tinggal di mana? Di Jakartakah? Di Medankah? Atau kamu malah tinggal di luar negeri sana sehingga kamu malu berbicara dalam bahasa Aceh. Ok, itu hak kamu, mungkin kamu gak tahu harus ngomong dengan siapa. Boleh-boleh aja sih. Ceritanya akan berbeda jika kamu jelas-jelas masih menginjak kaki di tanah Aceh nan indah ini gak mau berbahasa Aceh. Lucu bukan? Masa anak Aceh malu berbahasa Aceh, ke laut aja deh!
            Dari kecil sampai kamu tua mungkin (jangan berpikir kamu akan lari dan tinggalkan Aceh, boleh aja kamu lari, tapi kamu tetap darah Aceh dan selamanya akan tetap di anggap orang Aceh alias keturunan Aceh ), kamu tetap orang Aceh yang semestinya bisa dan terbiasa dengan bahasa sendiri, kalau bukan kita yang memberdayakan bahasa daerah sendiri siapa lagi coba?
            Saya sempat terheran, ketika remaja di perkataan (kota-kota besar di Aceh, cieee) enggan berbahasa Aceh padahal mereka bisa bahasa Aceh. Saya tidak tahu persis kenapa terjadi hal seperti itu, mungkin karena pergaulan mereka dari kecil sudah di kota besar seperti Banda Aceh. Tetapi, kalau ada di antara kita yang asal mulanya dari desa terpencil entah di daerah mana terus melanjutkan studi ke Banda Aceh – misalnya – enggan bahkan malu berbahasa Aceh. Ini dia yang jadi perkara besar sekarang. Siapa yang salah? Tentu saja diri kita sendiri, bukan?
            Apa sih alasan kita enggan atau malu berbahasa Aceh? Ada yang rugi? Ada yang salah dengan bahasa Aceh? Atau malah ada yang menertawakan? (malah bahasa Indonesia kamu yang seperti kambing naik tangga itu ditertawakan orang). Kayaknya lingkungan kita akur-akur aja dengan bahasa yang kita gunakan. Mau bahasa Aceh, bahasa Indonesia, gak ada masalah. Cuma satu hal yang musti diperhatiin, bahasa Aceh adalah bahasa kita sendiri dan sudah tentu kita yang harus melestarikannya. Emang kamu mau harta kamu hilang begitu saja? Gak kan?
            So, jangan enggan atau malu berbahasa daerah sendiri khususnya bahasa Aceh. Orang luar saja belajar bahasa kita apalagi kita yang tiap hari mendengar dan mengerti bahkan bisa berbicara mau meninggalkan bahasa kita itu. Jangan dong! Kecuali kalau kamu memang benar-benar gak bisa berbahasa Aceh seperti Aceh Tamiang atau Gayo Lues. Itu tidak bisa namanya bukan malu.
            Ayo, beramai-ramai berbahasa Aceh. Kalau bukan kita siapa lagi?

0 komentar:

Post a Comment

"terima kasih sudah berkunjung, semoga bermanfaat"

Top Ad 728x90