Top Ad 728x90

Thursday, January 19, 2012

Jawaban Karir


Feature Radio Suara Perempuan Banda Aceh, 2010
Reporter          : Vina
Naskah            : Ibay
Voice               : Ayi
Narasumber     : Fitri Arnia

Perempuan dengan segala kekurangan dan kelebihan yang dimilikinya mempunyai banyak impian yang diharapkan bisa terwujud. Meskipun dengan keterbatasan yang dimilikinya, namun dengan semangat dan tekad yang bulat bisa tercapai.
Gambaran perempuan yang hanya mengurus rumah tangga, dan menjadi pelengkap saja dalam keluarga tidak berlaku lagi untuk perempuan di zaman sekarang ini. Mengingat akan kebebasan yang dibeirkan kepada perempuan untuk mendapatkan tingkat pendidikan yang lebih baik dan layak.
Hal ini membuat perempuan ikut serta dan aktif dalam berbagai kegiatan. Baik itu bidang sosial, politik, kebudayaan atau pun bidang lainnya. Tentunya ini dilakukan dengan berbagai alasan, baik untuk menunjang ekonomi keluarga, sekedar hobi atau juga ingin lebih meningkatkan kreativitas yang dimiliki.
Kebebasan yang memperoleh pendidikan ini jugalah yang akhirnya membawa Fitri Arnia yang aktif sebagai dosen di salah satu fakultas ternama di  Banda Aceh. Sosok perempuan yang satu ini telah meraih tiga gelar akademik yang terbilang cukup tinggi untuk seorang perempuan.
Fitri Arnia mengatakan,“Tanggapan saya positif, cuma harus bisa membagi waktu. Dan juga, karena kita berkarir, kita harus punya tenaga ekstra untuk dapat melakukan semua tanggung jawab diluar dan di rumah dengan baik
Perempuan yang tidak muda ini, selain kesibukannya sebagai dosen, rutinitas sebagai ibu rumah tangga juga kerap menjadi pelengkap hidupnya. Baginya selain membagikan ilmu kepada orang lain, tiga buah hati yang dimilikinya juga menjadi prioritas dalam pendidikan.
Kesibukan yang dilakoni perempuan ini, tidak lantas menjadikannya lupa akan tanggung jawab sebagai ibu untuk anak-anaknya. Meluangkan waktu untuk keluarga adalah hadiah dari kelelahan seharian beraktivitas.
Fitri Arnia berujar, “Dari pandangan saya pribadi, harus punya tenaga ekstra, harus disiplin, komunikasi dengan semua anggota keluarga harus terjalin dengan benar. Misalnya anak, harus mengerti pekerjaan ibu. Kalau bisa harus ada asisten rumah tangga yang bisa mengerjakan pekerjaan yang tidak begitu penting.”
Perempuan berpendidikan lebih tinggi dari laki-laki. Hm, patut kita berkaca pada Fitri Arnia. Cita-cita yang sudah dicapai perempuan ini tidaklah mudah. Namun, dengan segenap semangat akhirnya cita-cita itu tercapai. Akhirnya, perempuan juga tidak bisa dipandang sebelah mata, bukan?
***

0 komentar:

Post a Comment

"terima kasih sudah berkunjung, semoga bermanfaat"

Top Ad 728x90