Top Ad 728x90

Thursday, September 19, 2013

,

Banyak Aplikasi Chatting Menguras Baterai Smartphone?



Fasilitas chatting kini semakin merajai keseharian generasi muda. Jika dulu chatting hanya bisa dilakukan jika komputer terkoneksi internet, sekarang malah lebih mudah. Dari ponsel kelas menengah sampai smartphone kelas satu beragam aplikasi chatting mengiur pengguna. Beberapa pengembang terus mencari akal menarik minat pengguna ponsel di ranah chatting yang kini seperti sudah meninggalkan pesan singkat manual. Banyak alasan sehingga orang beralih ke aplikasi pesan terkoneksi internet tersebut, salah satunya karena tidak mengambil pulsa karena sudah diaktifkan paket internet, alasan berikutnya karena banyak animasi, berbagai ikon bahkan bisa telepon sudah ditawarkan oleh beberapa layanan berbagi pesan online tersebut.


Perubahan zaman ke arah teknologi tinggi berpengaruh pada pola hidup, pesan singkat manual tertinggal jauh di belakang. Salah satu layanan chatting yang begitu mendunia tak lain adalah Yahoo! Messanger. Siapa pun orang yang punya akun Yahoo! secara otomatis akan memiliki layanan chatting ini. Layanan ini dahulu sangat populer di komputer PC, walau pun sekarang layanan ini juga hinggap ke smartphone namun ternyata kalah saing dengan aplikasi lain yang masih seumur jagung.

Kita mengenal Line, Kakao Talk, WhatsApp, We Chat, GTalk, Chat On bahkan BlackBerry Messanger. Aplikasi-aplikasi chatting tersebut dengan mudah dapat dinikmati di berbagai smartphone. Permasalahan yang muncul dan tanpa disadari oleh pengguna adalah seberapa ampuhnya layanan berbagai pesan online ini?

Masing-masing layanan chatting punya kelebihan dan kekurangan tersendiri. Untuk sekadar berbagai foto, video bahkan ikon hingga suara sudah dilakukan oleh hampir ke semua layanan tersebut. Yang lebih parah ada yang sudah menyediakan layanan telepon seperti yang dilakukan Kakao Talk.

Seberapa penting layanan chatting tersebut? Terkadang banyak orang menggunakan hampir semua layanan berbagi pesan ini di smartphone mereka. Padahal jika dikaji ulang dan dipertimbangkan dengan baik, teman-teman bahkan setting hingga peraturan dalam chatting secara garis besar adalah sama. Jika di Line sudah ada pesan melalui suara, di WhatsApp juga sudah. Berbagi gambar dan video juga ada di semua layanan ini. Berbagi ikon apalagi. Dan herannya, semua terinstal di satu smartphone walaupun temannya itu-itu saja, berbagi ikon dan foto dengan orang yang sama di aplikasi berbeda.

Inilah yang kemudian tidak disadari dengan benar oleh pengguna smartphone. Apalagi BlackBerry Messanger sudah diluncurkan ke lintas smartphone. Android maupun iOS sudah bisa menggunakan layanan ini. Dan secara garis besar tak jauh beda dengan aplikasi lain. Di sinilah letak kata “gaya” dan ikut perkembangan masa. Orang akan berbondong-bondong menggunakn BBM hanya sekadar punya PIN semata. Orang akan bersemangat mengirim suara dari We Chat walau sebelumnya sudah menginstal WhatsApp. Herannya lagi, kedua layanan ini sudah menyediakan saling kirim suara.

Ketidaktahuan pengguna smartphone akan pentingnya daya hidup ponsel mereka jadi perkara tak main-main. Dengan banyaknya aplikasi chatting yang terinstal dalam satu smartphone tentu mengurasi memori yang bisa digunakan untuk keperluan lain jika ditelaah lebih lanjut. Namun masalah penting setelah itu ada daya tahan baterai yang semakin menurun.

Dengan beberapa aplikasi chatting terinstal di satu smartphone padahal teman-teman sama semua, menjadikan daya tahan smartphone seperti meneguk air es di kala panas. Hal ini tidak disadari pengguna karena masih terlena dengan layanan dan berbagai macam aplikasi cantik yang ditawarkan pengembang. Misalnya saat sudah menggunakan WhatsApp, juga mengintal Line walau teman kedua layanan ini sama. Alasanya beragam, kebanyakan karena Line menyediakan boneka-boneka imut serta game. Di situlah letak kata menang untuk pengembang, mengibuli pengguna tanpa disadari.

Aplikasi yang terinstal di smartphone, tidak hanya fasilitas chatting semata sangat menguras baterai. Selain terkoneksi dengan internet secara terus menerus, aplikasi-aplikasi tersebut terus berjalan tanpa matinya. Jika ada punya akun jejaring sosial seperti Facebook, Twitter bahkan Instagram, maka ketiga layanan ini terus terkoneksi dengan internet guna mencari pemberitaan terbaru. Selain itu aplikasi bawaan seperti Email serta PlayStore  (Gmail jika Anda gunakan Android), terus mencari update terbaru untuk layanan mereka. Belum lagi antivirus yang menjaga smartphone Anda dari serangan pihak tak bertanggung jawab. Ditambah lagi jika Anda seorang yang selalu update informasi tak bisa ketinggalan berbagai aplikasi berita yang beragam. Dan tak akan pernah lupa, seakan jadi wajib tak boleh terlewatkan adalah Youtube maupun Maps!

Dengan banyaknya aplikasi yang terinstal di smartphone maka baterai pun akan semakin sekarat. Jangan pernah berpikir bahwa aplikasi tersebut hanya sebagai pemanis desktop smartphone Anda tanpa mengurangi jatah baterai. Kekeliruan ini tidaklah benar, baterai terus dibagi untuk banyak aplikasi yang sedang berjalan. Lantas, dengan menggabung dua atau lebih layanan chatting apakah bermanfaat untuk Anda? Jika temannya tetap sama, pikirkan dua kali melakukan ini. Berbeda dengan teman berbeda, boleh saja Anda menggunakannya. Namun ingat, aktifnya layanan chatting sangat banyak membuang baterai smartphone Anda.

Akhirnya, selamat bersenang-senang di komunitas chatting dan jaga lupa perhatikan daya tahan baterai smartphone Anda. Jika ada aplikasi yang kurang perlu, “buang” saja!

0 komentar:

Post a Comment

"terima kasih sudah berkunjung, semoga bermanfaat"

Top Ad 728x90