Top Ad 728x90

Saturday, September 14, 2013

,

Ramadhan: Melatih Kemampuan Intelektual


 
Ramadan punya tempat tersendiri di hati umat muslim. Berbagai cara dilakukan dalam memeriahkan bulan puasa. Mulai dari cara penyambutan datangnya Ramadan dan kegiatan keagamaan yang diisi di malam-malam bulan penuh berkah ini.

Malam-malam Ramadan dilalui dengan shalat tarawih dan witir. Ada yang shalat 20 rakaat tambah tiga witir. Ada yang shalat 8 rakaat tambah 3 witir. Semua bisa dilakukan sesuai pemahaman keislaman dan kemauan beribadah. Shalat bukan berlomba dengan sesama manusia, shalat adalah berlomba mendapatkan pahala di hadapan Allah. Ibarat kerja, banyak jam kerja banyak upah yang diterima!

Begitupun di kampung saya, rasanya tidak cukup jika ke masjid hanya shalat tarawih, witir, doa, lalu pulang. Kami melakukan kegiatan lain, selain tadarus al-Quran.

Kegiatan ini melibatkan putra-putri kampung saya untuk ikut serta, mereka mulai dari SD, SMP, SMA dan kuliah. Kegiatannya tidak harus menjadikan mereka hebat, namun cukup melatih kemampuan intelektual.

Seusai shalat, kegiatan ini dimulai oleh seorang anak memandu acara. Protokol ini kami atur dari anak-anak usia SMP. Lalu pembacaan al-Quran oleh anak-anak usia SD, bisa baca bisa juga hafal sesuai kemampuan mereka. Dan terakhir berlatih pidato untuk mereka usia SMA dan mereka yang masih kuliah. Kegiatan ini berlangsung setiap malam, ada lucu saat anak-anak SD susah membaca al-Quran. Ada tawa saat pidato yang disampaikan seperti membaca teks buku. Terheran melihat protokol yang salah memanggil nama saking gugupnya berdiri di depan orang banyak.

Memberi kesempatan bagi mereka berlatih di malam-malam Ramadan, bisa memotivasi dalam belajar, bersemangat dalam menjalankan ibadah puasa Ramadan.

0 komentar:

Post a Comment

"terima kasih sudah berkunjung, semoga bermanfaat"

Top Ad 728x90