Top Ad 728x90

Thursday, April 3, 2014

, , ,

Beranikah Apple Menyerang Google?


Samsung baru saja memamerkan hanset terbaru mereka, Galaxy S5. Walaupun dari segi bentuk maupun bawaaan dasarnya tidak jauh berbeda dengan model terdahulu, Samsung masih mampu menduduki puncak tertinggi sebagai vendor smartphone paling berkuasa di Asia, bahkan secara global. Para pencinta produk dari produsen yang berdomisili di negeri gingseng tersebut tetap memilih seri S5 sebagai peningkatan S4. Tidak main-main, kekuatan yang dihadirkan seri S5 bisa dikatakan sangat mumpuni di kelas premium, termasuk aplikasi bawaan seperti kesehatan dan sidik jari.

Belum juga Samsung meraup banyak keuntungan dari Galaxy S5 seperti saat S4 diserbu banyak penggemar, lagi-lagi masalah lama muncul ke permukaan. Sebagian besar netizen, khususnya di kanal DetikNet laman detik.com, memberikan beragam argumen. Tepatnya lebih banyak yang memberi kritikan pedas terhadap sikap Apple. Inc yang kini digawangi Tim Cook dalam menyerang kembali Samsung. Masalahnya tentu tidak jauh dari paten dan royalti. Sebenarnya, kisruh ini sudah berulang kali dimenangkan oleh Apple sebagai vendor egois dan merasa hebat dengan jenis smartphone maupun tablet yang dimilikinya. Namun kedigdayaan iPhone maupun iPad digadang-gadang akan bernasib sama dengan BlackBerry jika masih mempertahankan ego masing-masing tanpa berinovasi lebih baik dan menarik.

Tahun lalu, saat Samsung menang di meja hijau di kandang Apple, vendor ini malah mengemis pada Presiden Obama untuk membela dan menjatuhkan Samsung. Dan benar, Samsung dicerca dan Apple dibela. Sikap ini menjadi senjata makan tua bagi Apple, kurang inovatif dan selalu mencari kesalahan orang lain membuatnya tidak lagi jadi penghasil ponsel kelas atas. Banyak berita yang menyudutkan Apple terhadap produk mereka yang dikatakan murah tetapi juga tidak termasuk low end, malah terkatung-katung penjualannya. Serbuan Android yang dipimpin Samsung semakin mendominasi dan mengalahkan kekuasaan Apple yang tidak pernah mau menjual produk mereka dengan harga murah. Barangkali, Apple berpikir harga murah berarti murahan, jika lebih teliti Samsung menjual produk mereka dengan harga relatif murah dan menjangkau semua elemen. Apakah ini murahan? Anda bisa membandingkan sendiri jika memiliki produk Samsung. Satu catatan penting, bahwa Samsung memiliki semua komponen untuk menciptakan puluhan maupun raturan seri smartphone setara S5 maupun tablet seri Note 10 dalam waktu berdekatan. Sedangkan Apple, harus ngemis ke mana-mana untuk mendapatkan hardware mumpuni untuk layar, kamera maupun otak utama menjalankan produk mereka ke banyak vendor lain, khususnya di Asia dan Samsung-lah pahlawan Apple dalam melahirkan iPhone dan iPad andalan mereka.

Kembali ke masalah yang muncul sekarang, Apple mengajak kembali Samsung berlaga di meja hijau karena dianggap telah melanggar paten semisal slide to unlock, koreksi huruf, link kontekstual, universal search dan backgound syncing data. Hal inilah yang dikatakan “gila” oleh pengacara Samsung, John Quinn, dialamatkan kepada Apple. Siapapun juga tahu, kelima paten yang dituntut Apple kepada Samsung tersebut bukanlah bawaan vendor Korea Selatan tersebut. Kelima software bawaan Android tersebut dimiliki semua smartphone bersistem operasi milik Google seperti LG, HTC, Lenovo, Huawei, Oppo, bahkan merek yang tidak sekuat vendor tersebut seperti Mito, Evercoss, dan merek-merek cina lainnya juga menggunakannya.

Lantas, kenapa hanya Samsung yang diserang? Apakah hanya Samsung yang melanggar “paten” tersebut? Apple terlalu membesar-besarkan masalah paten ini, semua dipatenkan sama perusahaan Amerika tersebut. Bahkan bentuk ponsel yang “bulat” di setiap sudut dipermasalahkan. Samsung sangat baik memberi royalti karena masalah ini untuk Apple, bagaimana produk lain yang membuat ponsel model demikian? Bukan tidak mungkin suatu saat vendor-vendor Android menyerang balik Apple saat ada iPhone layar di atas 5 inci. Barangkali juga, vendor Android yang rata-rata berada di Asia ini akan mendiamkannya, toh memang Apple satu saja yang ribut di kandang sendiri sedangkan vendor lain malah adem ayem di Asia.

Serangan yang dilakukan Apple kali ini jelas sekali salah alamat. Tidak salah jika pengacara Samsung naik pitam mendapatkan teguran dari pengadilan di kandang Apple, Amerika. Ujung-ujungnya Apple kembali menang, dan seandainya tidak menang seperti tahun lalu akan meminta bantuan presiden walaupun sebenarnya Obama secara nyata tidak menggunakan iPhone melainkan BlackBerry.

Lima paten yang dianggap Apple telah dilanggar Samsung merupakan fitur bawaan Android. Semua juga tahu Android itu milik Google dan dinahkodai pakar software kelas atas di perusahaan mesin pencari ini. Jika ingin menang, Apple seharusnya memberikan tuntutannya ke alamat Google, sama-sama di Amerika. Mungkin Samsung memang pernah melanggar paten Apple, tetapi sudah berulang kali ditebus. Pelanggaran lima paten ini bukan untuk Samsung tetapi untuk Google. Semasa Steve Jobs, Apple pernah menggugat Google tetapi perusahaan dengan logo buah apel itu membusuk di pengadilan. Hemat saya, sekali ini saja Apple menuntut paten dan sejenisnya dari Google maka tamatlah riwayat perusahaan produk mahal tersebut. Tidak tertutup kemungkinan Google akan menyerang balik dengan menghilangkan Apple di semua ranah pemberitaan mesin mencari, menuntut Apple Maps yang tak lain adalah gadungan Google Maps, bahkan menarik semua layanan Google di iPhone maupun iPad seperti Youtube, Google Maps (Apple Maps masih belum akurat), Gmail, Search engine yang dialamatkan ke google. Tentu saja Apple tidak ingin ini terjadi, bukan karena sama-sama Amerika, Google memilih diam dan menciptakan banyak inovasi, selama ini Google terlalu berbaik hati menghadapi keangkuhan Apple.

Akhirnya, Samsung-lah menjadi sasaran amukan emosi Apple karena vendor pencipta seri Galaxy yang sukses besar ini berada di negara kecil, seakan tidak berkutik jika diperang, sampai saat ini vendor cina yang jelas-jelas menjiplak Apple tidak pernah dituntut seperti menyerang Samsung. Kita tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi, tetapi keserakahan Apple ingin mengambil modal dari perusahaan lain tidak logis di saat vendor lain berkutat dengan produk inovatif.

Urusan jiplak-menjiplak tidak ada yang tahu siapa yang benar pernah dan tidak pernah. Ponsel layar sentuh sebenarnya sudah ada jauh sebelum iPhone lahir, IBM bahkan menciptakannya di tahun 1994 dengan IBM Simon Personal Commulator, pernahkah terdengar kabar IBM menuntut Apple melanggar paten mereka? Barangkali Apple merasa sangat hebat telah melahirkan ponsel inovasi terbaru, padahal Nokia telah melahirkan banyak seri yang tidak jauh beda dengan iPhone seperti Nokia 9300 Komunikator sekitar 2004, jauh meninggalkan iPhone yang lahir di 2007.

Masalah pembajakan pula dialami Microsoft yang diam saja menghadapi softwarenya dipakai gratis banyak orang seluruh dunia. Nyatanya, Microsoft tetap kaya raya dan disegani.

Tidak ada yang benar-benar tidak menjiplak di ranah teknologi ini. Tetapi lain orang memang lain bersikap, Apple yang semakin tergerus gempuran Android wajib waspada tetapi bukan dengan “mencuri” ke pihak lain. Mungkin saja, jika ada iPhone dan iPad yang relatif murah ada sebagian orang yang ingin membelinya bukan lagi menghujat seperti saat ini.


Kita, nikmati saja produk Asia yang inovatif, layar bening dan besar, dan banyak aplikasi gratis terjamin dari Google

Berikut contoh beberapa touchwiz Samsung, mungkin bisa dibedakan dengan Apple iPhone, khususnya kunci yang tidak lagi berbentuk slide.

5 komentar:

  1. Serumit itu ya.. Emang egoid apel.. Enakan apel malang

    ReplyDelete
  2. @nunu:

    Kalau kita ngikutin perkembangan mmg begitu, entah karena alasan apa kadang bikin geram.

    Iya mas, apel malang memang manis :)

    ReplyDelete
  3. @nunu:

    Hahaha betul enakkan apel malang.. hehe

    ReplyDelete
  4. Haha bodo banget logika nya
    Fanatik banget android ya
    Pertama apple memulai bersumpah menggugat yang lain karena dia pernah di gugat karena ipod nya yang tidak di patenkan dan kemudian dituntut oleh perusahaan lain semenjak itu apple mematenkan dan menuntut siapapun yang menggunakan patennya
    Kedua menurutmu apple sok hebat ? Kenyataan nya lihat desain samsung sebelum iphone ada ? Apa daya samsung sebelum android ada ??
    Ketiga mengapa samsung tidak menuntut balik jika memang dia produsen yang hebat dan bisa berinovasi ? Nyatanya apa kah samsung sering sekali menuntut perusahaan lain ??
    Keempat harga iphone mahal ? Ya jelaslah setiap apapun paten yang dia gunakan dia selalu membayar kepada pemilik paten dan emang dikira inovasi murah ?? Produk sebelah ? Nuntut perusahaan lain aja ga pernah berarti kan minim inovasi ?
    Kelima kenapa apple menuntut di amerika karena amerika sendiri memang salah satu negara yang tidak menyukai pembajakan ataupun pencurian ide ? Di korea, cina ?? Tau sendiri lah model menjiplak nya parah banget ??
    Ke enam menghapus apple dari mesin pencarian ?? Bisa saja . Tapi siapa yang tidak tertarik dengan apple sekarang? Berita tentang teknologi apple memang menarik bahkan sebelum keluar produk terbaru rumor tentang generasi berikutnya sudah muncul dimana - mana bukankah hal bodoh jika google mengeluarkan perintah seperti itu seolah memaksa pengguna internet menggunakan mesin pencari lain ? Dan apa kata dunia dengan mengambil keputusan itu apakah itu berarti google sudah kalah sehingga harus menggunakan cara itu ? Sudah tau paten google tentang mesin pencari itu juga dimiliki oleh perusahaan lain yang kemudian di beli apple ?
    Ke berapa saya tidak tahu gmaps youtube ?? Yakin ditarik ?? Pemilik ios berjumlah berapa ?? Sedangkan google mendapat untung dengan menggunakan iklan di gmaps dan youtube apa yang terjadi jika dia kehilangan sebanyak itu ? Tentu pula google telah dibayar apple oleh paten gmaps yang di sematkan di apple dan selama menggunakan apple maps sejauh ini masih cukup akurat lagi pula siapa sih yang tidak ingin iphone ?? Dengan keindahan nya
    Vendor cina ?? Yah anda tidak tahu peraturan di china tentang penjimplakan ?? Pemerintah cina melindunginya terang terang ngan kalau mau samsung pindah saja ke china agar tidak dituntut mudah kan ? Lihat mobil di cina mereka bahkan menjiplak bmw !
    Memang touch screen sudah dimiliki perusahaan lain dan digunakan dari lama ? Apa yang membuat apple spesial adalah multi touch nya yang memudahkan dalam penggunaan hape sekarang ini lihat lah pada peluncuran iphone 2g ! Dan lihat produk sebelah yang menggunakan touch screen sebelum ada nya iphone terutama samsung ! Tak ada double tap untuk zoom dan semacam nya
    Menurutmu microsoft diam saja ?? Lihat microsoft menuntut corel hanya karena peletakan zoom yang sama!! Baca berita !
    Iphone seperti bbm nasibnya ? Berapa uang yang bisa dihasilkan iphone dari memungut hasil dari paten nya ?? Hanya itu saja mampu untuk membangun ulang sebuah perusahaan baru ! Jika anda pengguna apple tidak semua aplikasi. BERBAYAR ! banyak pula yang gratis ! Sebelum menyimpulkan sesuatu gunakan terlebih dahulu rasakan dan apakah semua yang anda pikirkan benar ? Berpikir dengan otak rasakan dengan hati jangan judge sesuatu tanpa wawasan yang cukup mengenainya
    Apa jadinya dunia smartphone tanpa multi touch iphone ? Masih menggunakan pensil tidak berguna untuk menekan ! Masih banyak tombol tidak penting dimana mana.
    Oh ya tentang teknologi apple yang menggunakan perusahaan lain itu salah pemahaman sesungguhnya iphone merancang nya dengan desainya sendiri lalu samsung sony dan sebangsanya lah yang merakitnya jadi tidak memohon logika sederhana nya ialah mengapa jika sony dan samsung yang membuat nya mengapa dia tidak menerapkan pada ponselnya terlebih dahulu ?? Alasan nya ialah karena itu bukan teknologinya . Ibarat arsitek apple mendesain kemudian kontraktor samsung dan sony membangun. think smart

    ReplyDelete

"terima kasih sudah berkunjung, semoga bermanfaat"

Top Ad 728x90