Top Ad 728x90

Tuesday, April 29, 2014

Gempuran Smartphone “Murahan” Cina



Akhir-akhir ini produk Cina sudah menjamur di mana-mana, harganya tentu saja sangat murah dibandingkan dengan produk kelas atas dari vendor ternama. Banyak sekali merek dagang yang kita tidak ketahui menggempur pangsa pasar negeri tirai bambu, maupun negara-negara berkembang di Asia termasuk Indonesia. Dan tidak main-main pula, vendor-vendor tersebut rajin sekali dan terkenal tidak takut dalam menjiplak atau mematenkan kembali produk yang hampir mirip dengan aslinya. Sebut saja vendor kelas atas yang menelurkan produk spektakuler seperti Apple, Samsung, Sony, Nokia, maupun HTC, ditiru habis-habisan oleh vendor asal Cina lalu dijual dengan harga murah. Dan lebih parahnya lagi, tidak ada satu pun yang berani melayangkan gugatan paten terhadap mereka, termasuk Apple yang selalu perang paten dengan Samsung. Analisa saya untuk hal ini, Samsung berada di negara kecil dan mudah diperangi sedangkan Cina merupakan negara besar dan tentu saja pangsa pasar iPhone maupun iPad termasuk kuat di sana, belum lagi rumah produksi produk-produk Apple tak lain adalah Foxcon berdiri kokoh di negeri terkenal dengan tembok besar tersebut.

Terlepas dari vendor tidak kuat dari negeri paling ramai penduduk di dunia tersebut, ternyata masih ada pula vendor kelas atas yang semakin jaya dan ditakuti lawan-lawannya. Vendor-vendor ini pun dikenal sebagai penghasil smartphone dengan kualitas terbaik dan mampu bersaing dengan merek dagang lain yang lebih populer. Soal harga, tentu saja tidak semurah ponsel Cina lain yang mudah kita dapatkan di pasaran saat ini. Soal kualitas?

Nah, itu dia yang jadi persoalan saat Samsung terus menelurkan berbagai seri Galaxy, saat Apple sibuk dengan paten dan tidak berinovasi, saat Sony sibuk dengan ponsel petak dan anti air maupun debu, saat HCT terus memasarkan ponsel aluminium maupun saat Nokia berpindah tangan ke Microsoft. Ternyata, harga smartphone dari vendor-vendor kelas atas negeri terbesar di dunia tersebut tidak akan sanggup dibeli oleh orang kelas bawah seperti saya.

Pertama kenal produk ini saya mengira berasal dari Korea Selatan juga. Dalam bahasa hangul ada oppa yang berarti kakak laki-laki, saya pikir berganti jadi oppo yang artinya saya tidak tahu. Selidik punya kasus, ternyata Oppo ini berasal dari negeri tirai bambu.

Menurut hemat saya, Oppo termasuk vendor yang royal seperti Samsung dalam beriklan. Meski tidak serakus Samsung, tetapi untuk sebuah pabrikan ponsel yang belum begitu diakui keberadaannya, Oppo mampu menngeluarkan biaya besar untuk beriklan. Hal ini dapat dilihat dari akun Twitter Oppo Indonesia yang gencar mengadakan kuis dengan membagikan produk terbaru kelas atas mereka. Belum lagi beberapa kali terlihat menjadi sponsor acara televisi yang bertahan sampai beberapa lama, serta iklan berdurasi kurang lebih semenit dengan menampilkan merek terbaru dan keunggulan produk mereka.

Oppo yang berada di bawah Oppo Electronics Corp merupakan salah satu vendor yang disegani di Cina, sekarang di dunia, dengan produk-produk tipis mereka dan tahan banting. Perusahaan yang berdiri sejak tahun 2004 ini terletak di Dongguan, Guangding, Cina. Semula perusahaan ini memproduksi pemutar musik, LCD-TV, eBook, lantas sekarang terjun ke smartphone kelas menengah sampai premium.

Oppo termasuk vendor yang cukup bergerilya dalam berinovasi, contoh saja seri Oppo N1 yang menjadi andalan vendor ini. Tidak tanggung-tanggung, kelebihan yang paling menonjol tentu saja kamera depan dan belakang sama karena bisa diputar. Harganya? Cukup menggiurkan untuk masyarakat menengah ke bawah seperti saya!
Sumber: www.dash.coolsmartphone.com


Satu lagi vendor asal Cina yang tidak tanggung-tanggung menelurkan smartphone kelas premium mereka. Huawei semula merupakan perusahaan telekomunikasi terbesar di negeri yang sekarang dikenal dengan sebutan Tiongkok ini. Huawei Technologies Co. Ltd. Memiliki kantor yang sangat luas dikenal dengan Kampus Huawei yang terletak berdekatan dengan pabrikan ponsel ternama, Foxcon. Perusahaan yang terkenal dengan smartphone seri Ascend ini terletak di Shenzhen, Cina.

Walaupun namanya belum termasuk kuat dibandingan Oppo, tetapi produk premium yang dikeluarkan oleh produsen ini cukup punya ciri khas tersendiri. Soal paling sensitif apalagi kalau bukan harga, dan produk premium vendor ini lagi-lagi bukan untuk pembeli kategori menengah ke bawah seperti saya!
Sumber: www.www.blogcdn.com

Namanya barangkali belum setenar kedua vendor di atas, tetapi produk premiumnya sudah pernah ada. ZTE Corporation atau Zhong Xing Telecommunication Equipment Company Limited merupakan perusahaan telekomunikasi yang sudah berdiri sejak tahun 1985 di Shenzhen, Cina.

Barangkali, untuk kalangan smarphone ZTE masih belum termasuk kategori yang diperhitungkan. Tetapi vendor ini termasuk salah satu produsen elit dibandingkan produsen penjiplak lain dari Cina. ZTE masih memilih aman dalam menelurkan smartphone berbasis Android ini, ditandai dengan harga yang masih terjangkau. Namun demikian, baru-baru ini ZTE telah meluncurkan produk yang bisa dikatakan untuk kelas menengah ke atas. Walaupun tidak bisa dikategorikan ke dalam kelas premium, produk ini patut diperhitungkan. Salah satunya ZTE Grand Memo.
Sumber: www.phonearena.com


Barangkali, produsen komputer ini bisa dikatakan memiliki dua kantor besar baik di Morrisville, Amerika Serikat maupun di Cina. Perusahaan yang berdiri tahun 1984 ini sebenarnya lebih dikenal sebagai perusahaan penyedia komputer dengan kualitas diperhitungkan oleh banyak kalangan. Belakangan, perusahaan bernama lengkap Lenovo Group Limited ini terjun juga ke produksi smartphone.

Produk Lenovo cukup diperhitungkan oleh konsumen mengingat nama besarnya. Walaupun masih fokus pada komputer, Lenovo mampu juga bersaing memproduksi ponsel kelas premium seperti Lenovo Vibe Z. Hal ini menunjukkan bahwa Lenovo tidak main-main dalam memerankan dirinya di ranah smartphone yang kini dikuasai oleh Samsung dan Apple.
Sumber: www.3.bp.blogspot.com


Kita mengenal Asus sebagai produsen komputer terkemuka dan disegani hampir seluruh dunia. Asustek Computer Inc. ini terletak di negara bagian Cina, Taiwan. Biar pun terletak di Taipei, saya memasukkan Asus ke dalam kategori Cina.

Asus pun ikut-ikutan menari di jagad smartphone dengan menghasilkan berbagai produk unggulan mereka. Walaupun tidak gendar dan fokus pada ponsel tetapi mereka masih bisa melahirkan produk unggulan kelas menengah ke atas seperti PadFone Mini. Selain itu, Asus juga pernah ketiban rejeki saat Google mempercayakannya melahirkan seri Tablet Nexus.
Sumber: www.gsmarena.com


Satu lagi produsen komputer terbesar di Asia, bahkan dunia unjuk gigi dalam ranah smartphone. Kita mengenal Acer sebagai salah satu produsen komputer yang paling laris manis di pasaran. Acer Incorporated berdiri sejak tahun 1976 di Taiwan. Lagi-lagi saya masukkan ke dalam kategori Cina karena Taiwan masih termasuk tanah peradaban negeri tirai bambu tersebut.

Acer telah banyak melahirkan produk inovatif dan murah untuk komputer maupun laptop. Lantas bagaimana dengan smartphone buatan Acer? Ternyata produsen hebat ini mengeluarkan banyak seri ponsel pintar dari kelas bawah sampai menengah. Barangkali karena nama besarnya, Acer tentu tidak takut jika produknya tidak laku di pasaran. Walaupun tidak termasuk dalam kelas premium, Acer Liquid E3 misalnya termasuk ponsel kelas menengah ke atas untuk mengimbangi ponsel-ponsel dari produsen ternama lain.
Sumber: www.hargatop.com


Dari enam produsen Cina (sekarang Tiongkok) tersebut tentu saja kita dapat melihat bahwa Asia sejak dulu memang telah menguasai dunia teknologi. Enam produsen tersebut pula tidak “main-main” dalam bermain di ranah smarphone. Mereka jeli, waspada, dan kreatif serta inovatif dalam melawan kedigdayaan barat. Walau demikian, kita patut bangga bahwa hampir semua produsen hebat smartphone dunia berada di Asia; Samsung (Korea Selatan), LG (Korea Selatan), Sony (Jepang), Panasonic (Jepang) dan HTC (Taiwan; tidak saya beri ulasan karena produsen ini sudah cukup punya nama dan bernyali di seluruh dunia). Masih banyak produsen Cina lain yang akan berjaya tanpa kita sadari suatu saat nanti. 

Barangkali, karena ini pula barat (khususnya Apple maupun Microsoft) merasa ketakutan dengan kebangkitan vendor berkekuatan besar dari Asia. Kita tunggu saja gempuran apalagi yang akan dilancarkan produsen asal Asia ini! 

13 komentar:

  1. Pas pertama x dengar nama hp "OPPO" sempat ketawa sih, scara klo di Jawa opo itu kan = apa apalagi klo ada penekanan, Oppo tho? kwkwk.. jadi lucu

    ReplyDelete
  2. @SunDhe:
    Iya Des, kayak merek cilet-cilet dalam bahasa Aceh kan ya? Tapi pas lihat produknya bagus dan mahal bok!

    ReplyDelete
  3. Ternyata Oppo sangat aktif yaa dalam berpromosi. Mereka juga sempat lama wara-wiri sebagai sponsor selingan kuis di Acara Opera Van Java (OVJ) Trans TV.

    ReplyDelete
  4. @Azhar Ilyas:
    Benar Azhar, mereka hampir sama dengan Samsung mau membuang banyak uang untuk beriklan. Tapi tetap kualitas produk mereka bisa diperhitungkan :)

    ReplyDelete
  5. Pertama kesini tadi via OPPO, udh nulis komen panjang, eh malah disconnect, sebel deh!
    Nih balik lagi via laptop, dan nulis ulang ah!

    Bai, saya selalu suka baca gaya tulisan kamu. Informatif dan enak dibaca dari awal hingga akhir. Trims for share yaaa.

    Bicara tentang smartphone besutan Asia, saya paling jatuh hati sama OPPO. Hehe. Slim, elegan, smart, dan harganya pas banget dg isi dompet saya. :)

    Salam,
    Alaika

    ReplyDelete
  6. @Alaika:

    Terima kasih kak Alaika!
    Jadi tersanjung saya ini, hehehe :)
    Saya sudah pake Samsung, jadi rada-rada mikir juga sih mau ganti ke OPPO karena masih baru beli dan belum ada tabungan soalnya Oppo mahal sih :)

    ReplyDelete
  7. karena serbuan produk cina lah sehingga sekarang dengan harga sejuta sudah bisa membeli ponsel bermerk dengan spek bagus

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar. Harus pintar-pintar bersaing kan? Terbukti vendor di atas itu memiliki produk kuat dan sanggup bersaing.

      Delete
  8. bai, kuis-kuis di twitter Oppo yang bagi-bagi smartphone itu, masih ada gak? mau ikut, ahahahhh..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Masih kyknya Ki. Coba aj ke twitter mrk :)

      Delete
  9. walau oppo udah duluan terkenal di indo, saya kayaknya lebih suka xiaomi. oppo itu mirip Samsung, harga mahal krn biaya promosi, sedang yang laen promosinya lewat sosmed, jadinya harganya lebih murah. sedang spek dan kualitas sama saja :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya. Soal promosi yg lain msh mikir2 brngkali krn biaya besar. Oppo lebih berani dlm hal ini. Ohya, ada ketinggalan ni tntng Xioami.

      Delete
  10. nih ada review smartphone octa core terbaru & murah gan..
    http://bit.ly/1qdwmWW

    ReplyDelete

"terima kasih sudah berkunjung, semoga bermanfaat"

Top Ad 728x90