Top Ad 728x90

Thursday, August 7, 2014

, ,

Tiongkok: Penjiplak Smartphone Nomor Satu Dunia

Smartphone tiruan China, Tiongkok, Samsung, Apple


Mengenal China – sekarang Tiongkok – merupakan salah satu negara yang berkembang pesat dari berbagai sektor. Mulai dari pariwisata yang dikenal dengan tembok besar yang fenomenal hingga ranah telekomunikasi yang tidak mau tinggal diam dari negara lainnya. Memang, Tiongkok menjadi salah satu negeri yang dipuji sejak dulu kala, bahkan dalam sebuah hadist Nabi Muhammad saw. pernah menganjurkan untuk menuntut ilmu sampai ke negeri ini. Lebih kurang begini artinya “Tuntutlah ilmu sampai ke negeri China!.” Anjuran dalam hadist tersebut sangat mendasar mengingat Tiongkok merupakan negara paling maju saat itu, hingga kini.

Tiongkok tidak main-main dalam mengembangkan berbagai sektor untuk kemajuan negera mereka. Sehingga tidak tanggung-tanggung, negara tirau bambu ini menjadi satu-satunya negara yang berdiri sendiri tanpa mau berharap dan bergantung pada negara adidaya Amerika Serikat. Apapun yang ingin diperoleh di Tiongkok dengan mudah didapatkan di sana. Berbagai merek perangkat elektronik menjamur dengan harga terjangkau. Mesin pencari seperti Baidu bahkan mengalahkan Google yang menghentak seluruh jagad dunia maya.

Dan, terlepas dari kemajuan teknologi dari negara ini, kita lupakan persaingan sehat dengan hadirnya Xiamo, Oppo, Huawei, ZTE maupun merek-merek dagang lainnya, Tiongkok sangat dikenal sebagai salah satu negara yang meniru produk unggulan dari produsen lain sampai benar-benar mirip dengan aslinya. Seperti biasa, di saat produsen sebuah teknologi informasi masih menggadang-gadangkan akan lahirnya sebuah produk populer, produsen di Tiongkok bahkan sudah melahirkan replika produk yang belum meluncur tersebut.

Kita mulai dari yang paling ditunggu oleh fanboy. Apple. Inc akan meluncurkan iPhone dengan layar lebih besar, menurut informasi yang beredar ada dua varian yang akan muncul yaitu 4.7 inci dan 5.5 inci. Namun kita belum bisa pastikan mengingat Apple selalu punya rahasia yang tidak pernah terungkap sebelum diperkenalkan pada publik. Setidaknya kita bisa memprediksikan layar iPhone tidak akan jauh berbeda bahkan benar sesuai perkiraan mengingat para kompetitor sudah terlebih dahulu melahirkan produk unggulan dengan layar dia atas 5 inci.

Adalah sebuah produsen Tiongkok yang sangat berani mempromosikan replika iPhone 6 yang belum diluncurkan Apple. Sekilas, iPhone versi Tiongkok ini sangat mirip sengat iPhone asli. Untuk pembeli awam seperti saya barangkali akan mudah tertipu dan mau membeli iPhone 6 dengan harga relatif murah dibandingkan dengan iPhone produksi Apple sendiri. Tidak hanya hardware yang menipu, software yang menyerupai iOS pun sudah dikustominasi dengan Android sehingga benar-benar terlibat seperti tampilan iOS dari Apple.

Sejauh ini, kita belum bisa membedakan antara iPhone 6 tiruan dengan asli karena Apple belum mengumumkan secara resmi kehadiran produk teranyar mereka. Namun, secara sadar saat menekan tombol Home maka aplikasi yang seharusnya di iPhone akan keluar perintah Siri maka pada produk tiruan ini akan mengeluarkan perintah Google Now khas Android.

Untuk Anda yang sedang menunggu kehadiran iPhone 6 dengan layar lebih besar tidak ada salahnya menunggu pengumuman resmi dari Apple dan membelinya di retail resmi yang sudah ditunjuk produsen bermarkas di Cupertino, California ini.


Produk populer dari negara tetangga Tiongkok ini sudah terlebih dahulu wara-wiri di dunia. Penjualannya yang mencapai peringkat bestseller menjadikan produk ini sebuah pilihan untuk dijipak dan dijual dengan harga lebih murah.

Dilihat dari bentuk perangkat keras, Samsung Galaxy S5 KW ini sangat mirip dengan bentuk original keluaran produsen Korea Selatan. Jika tidak cermat maka kita akan mudah sekali tertipu dan mau mengeluarkan dana lebih kurang hampir setengah harga aslinya. Produsen Tiongkok menjualnya di toko retail maupun toko online yang sangat mudah mengelabui konsumen. Karena sama-sama menggunakan sistem Android tentu saja konsumen bisa mudah tertipu dan membelinya. Namun saat dicermati dengan seksama baik layar maupun software bawaan S5 gadungan ini sangat jauh berbeda.

Samsung S5 keluaran Samsung Electronic mengunakan layar 5.1 inci Full HD Super Amoled yang hanya dipunyai Samsung sendiri dengan resolusi 1920x1080 dengan kerapatan 432 ppi. Sedangkan S5 KW dengan nama produk Goodphone S5 menggunakan layar 5 inci Full HD dengan resolusi 1920x1080 dengan kerapatan 1080 ppi. Untuk kamera belakang Samsung S5 menyematkan 16 megapixel dan Goodphone S5 13 megapixel, kamera depan Samsung S5 2 megapixel dan Goodphone S5 5 megapixel.

Hal yang paling menarik tentu saja terletak pada konektivitas kedua smartphone ini. Jika benar-benar jeli maka kita akan membedakan S5 original dengan KW hanya dengan melihat penetrasi jaringan ini. Samsung S5 menyematkan HSPA, LTE sedangkan Goodphone S5 membenamkan GSM, CDMA, HSUPA, HSDPA. Dari segi processor jelas-jelas sekali sangat jauh berbeda, Samsung S5 dengan kekuatan perkasa 2.5 GHz Quad-core Qualcomm Snapdragon 801, sedangkan Goodphone S5 dengan 2 GHz Octa-core MediaTek MT6592. Perbedaan lain pada penyimpanan internal, Samsung S5 menyuguhkan dua pilihan yaitu 16 dan 32 GB dengan bantuan memori eksternal sampai 128 GB, Goodphone S5 memiliki memori 32 GB dengan memori eksternal tanpa diketahui sampai berapa besarnya. Dari segi baterai kedua smartphone ini membenamkan 2800 mAh. Perbedaan menonjol lainnya adalah pada versi Android yang dibenamkan kedua ponsel kelas atas ini. Samsung S5 dengan Android 4.4.2 (Kitkat) dengan TouchWiz kebanggan Samsung, sedangkan Goodphone S5 dengan Android 4.2 (Jelly Bean) dengan TouchWiz gadungan yang tidak akan mampu melampuai penampilan memukau dari Samsung.

Kedua smartphone unggulan dari produsen yang saling mengejar hak paten tersebut menjadi alasan tersendiri dalam hal duplikat. Samsung dengan keluarga Galaxy sukses besar di ranah ponsel pintar yang mampu menggoyahkan kekuasaan iPhone di tahta kemegahan mereka. iPhone sendiri sudah pasti memiliki penggemar tersendiri yang sangat fanatik dan mau mengeluarkan biaya besar hanya untuk mendapatkan sebuah ponsel kelas atas terbaru dari Apple tersebut.



Sebuah hal yang sangat penting sekali sebelum kita membeli smartphone original maupun tiruan. Sebuah ponsel palsu tidak akan pernah mampu menyajikan pengalaman memukau sama halnya dengan ponsel asli. Ponsel gadungan hanya mampu menyajikan kustominasi yang tidak semenarik ponsel asli. Dan tentu saja tidak akan mendapat dukungan dari produsen jika terjadi sesuatu dengan ponsel tersebut. Samsung sendiri dikenal sebagai produsen yang peduli dengan konsumen jika terjadi suatu masalah, demikian juga dengan Apple. Semua tergantung kepada pilihan kita masing-masing, membeli produk original yang mahal atau gadungan yang murah. 

2 komentar:

  1. Another your post about phone tech
    Kalau bahas dunia smartphone, memanglah ubai jagoannya :D

    ReplyDelete

"terima kasih sudah berkunjung, semoga bermanfaat"

Top Ad 728x90