Top Ad 728x90

Wednesday, May 27, 2015

Di Pulau Dewata Sebelas Tahun Berlalu

Traveloka, Citilink, Bali, Aceh, Tsunami, Kelebihan Citilink, Cara Pemesanan Tiket di Traveloka, Aplikasi Traveloka untuk Android. Cari Tiket Pesawat di Traveloka, Cari Hotel di Traveloka, Traveloka mudah dan gampang, Traveloka responsif, Travevola simpel dan ringan, Traveloka promo tiket dan hotel.

Photo by Desy Ramadhani
Musibah memang mengubah segala.

Tsunami 2004 membuat saya banyak kehilangan, tidak hanya anggota keluarga, juga teman-teman dekat. Seorang teman yang saya kira telah tiada, tiba-tiba mengirim permintaan pertemanan di facebook empat tahun lalu. Saya mengenalnya secara tidak sengaja. Walaupun kami sama-sama dari Meulaboh (Aceh Barat), tetapi kami tidak pernah bertemu sebelumnya. Pertemuan itu terjadi di saat pendaftaran ulang mahasiswa baru, pertengahan 2004. Saya lupa bulan berapa, sekitar Juni atau Juli.

Kami lalu berteman – langsung akrab satu sama lain. Dia cukup antusias ketika saya mengutarakan hobi menulis. Kebetulan dia juga suka menulis. Kami sering ke warnet bersama dan tertawa lepas tanpa beban apa-apa. Ternyata, penghujung 2004 itu berkata lain. Musibah besar membuat kami berpisah. Saya kehilangan dirinya, saya juga belum memiliki ponsel dan dia pun demikian.

Kami benar-benar terpisah?

Semestinya, saya patut berterima kasih kepada media sosial yang telah mempertemukan waktu kami. Sekarang dia terdampar ke destinasi wisata populer negeri ini, BaliEntah bagaimana dan mengapa dia ke sana. Saya tidak ingin membuka memori lama. Dia hanya mengatakan telah putus kuliah begitu tsunami melanda. Pinangan laki-laki Jawa ia terima dengan senang hati. Dia menikah dan ikut suami ke Bali.

Dia adalah…

Desy Ramadhani. Perempuan tomboi dan suka tertawa. Pertemanan kami cukup dekat dalam waktu singkat. Saat ini kami masih sering berinteraksi di media sosial maupun chatting melalui LINE atau BlackBerry Messenger (BBM). Saya juga mengirim link tulisan terbaru di blog maupun mengabarinya jika sebuah tulisan saya dimuat di media massa. Desy cukup antusias membalas pesan saya dan selalu mengatakan rindu pada tanah kelahiran. Banyak kenangan yang membuatnya harus pulang. Pada angin laut di bekas rumahnya dulu, Desy kerap mengirim doa pada Ibu yang tak pernah diketahui jasadnya. Pada Ayah yang membuat hatinya lebih kokoh saat bersama. Pada saudara yang menyayanginya. Pada jalan setapak. Pada kota kecil yang membekas segala ingatan.

Saya juga bercerita ingin mengunjunginya, suatu saat nanti. Siapa yang tidak ingin ke Bali, bukan?

Di Bali, kami akan….

“Bawakan aku ke candi-candi orang Hindu, Des!”

Selalu itu yang kukatakan padanya. Di Aceh hanya ada masjid. Saya belum pernah melihat upacara adat orang-orang Bali yang begitu menarik di televisi. Saya juga ingin membedakan deburan ombak di Pantai Kuta dengan pantai-pantai di semenanjung Aceh. Saya ingin menghirup aroma udara segar di pematang sawah yang sedang menguning.

Bagi saya, Bali itu tetap eksotis. Semua tentang Bali ingin saya lihat. Apalagi Desy masih di Bali untuk waktu yang cukup lama, selama suaminya belum pindah kerja. Saya juga tidak khawatir makanan halal karena Desy tahu di mana tempat yang layak kami kunjungi sebagai muslim. Bali memang layak dikunjungi, karena di sana saya akan menemukan perbedaan tradisi dan keyakinan. Bukankah itu sangat menggoda?

Itenerary perjalanan saya....

Saya termasuk orang yang cukup banyak waktu luang. Sebagai penulis freelance dan blogger saya lebih banyak menghabiskan waktu di warung kopi dengan fasilitas internet gratis. Anda bisa mengunjunginya sesekali, jika ke Aceh nanti!

Namun, untuk perjalanan ke Bali, cukup membingungkan dari Banda Aceh. Saya harus pandai-pandai memilah harga tiket semurah mungkin. Mengingat cuma dua maskapai penerbangan yang beroperasi dari Aceh untuk tujuan domestik. Saya mulai start dari Banda Aceh menuju Medan tanggal 8 Juni 2015 menggunakan pesawat Garuda Indonesia. Besoknya, tanggal 9 Juni 2015 baru melanjutkan perjalanan ke Bali dengan Citilink. Ayo dong Citilink tambah penerbangan dari Aceh ke Jakarta!

Saya belum pernah naik Citilink. Alasannya? Karena dari Aceh tidak ada maskapai penerbangan anak Garuda Indonesia ini. Saya tahu Citilink sebagai maskapai penerbangan murah dari beberapa referensi di internet. Sebagai “adik” Garuda Indonesia, Citilink termasuk maskapai penerbangan murah dengan fasilitas mewah. Tidak hanya itu, ketepatan waktu juga menambah nilai dari sebuah maskapai penerbangan. Citilink cukup profesional perihal kenyamanan penumpang. Selama perjalanan udara, saya sangat butuh rasa nyaman. Citilink akan menjawab tantangan saya ini. Dengan budget murah saya juga bisa sampai ke Bali!

Rencana jangan sampai tertinggal di buku catatan kisah perjalanan. Saya mesti segera memesan tiket perjalanan ke Bali. Caranya cukup mudah, cukup instal aplikasi Traveloka di smartphone Android lalu pilih perjalanan sesuai kebutuhan. Aplikasi yang memiliki ukuran 8,11 MB ini dikembangkan langsung oleh PT. Traveloka Indonesia. Di bawah ini adalah screenshot pemesanan tiket yang telah saya lakukan. Dan, jangan salah, selain tiket pesawat, Traveloka juga bisa diandalkan dalam memesan kamar hotel. Gampang, bukan?

Selama di Bali, saya akan menginap di hotel yang dekat dengan tempat wisata dan pantai. Tentu saja saya tidak bisa menginap di rumah Desy. Dia perempuan dan seorang istri!
Serius di Kuta Central Park Hotel?

Di antara pilihan hotel yang ada di Traveloka, Kuta Central Park cukup murah. Saya sudah menyiapkan budget untuk beberapa keperluan lain seperti jalan-jalan dan makan. Menghemat biaya penginapan cukup untuk memborong gantungan kunci sebagai oleh-oleh.

Traveloka yang simpel dan ringan…

Sebuah aplikasi Android semestinya benar-benar harus ringan untuk menghemat waktu dan tidak memakan memori besar. Aplikas Traveloka termasuk salah satu dari sekian banyak aplikasi yang responsif. Membuka Traveloka di Android cukup gampang dan cepat. Memilih rute dan waktu perjalanan juga cukup cepat dibandingkan aplikasi lain. Aplikasi dengan paduan warna biru dan putih ini cukup cepat dalam mencari tiket setelah kita tekan Cari Tiket. Pemesanan yang berlangsung cepat pun menjadi kekuatan tersendiri untuk kita yang sering kesal dengan lambannya sebuah aplikasi. Aplikasi yang berlogo burung terbang ini tidak hanya memudahkan pengguna namun juga memanjakan pengguna dengan login otomatis. Hal ini cukup menguntungkan, jika sudah menjadi member, Traveloka akan memberitahukan promo tiket pesawat maupun hotel.

Tertarik dengan pemesanan tiket semudah membalik telapak tangan ini? Instal saja aplikasi Traveloka dari Play Store.

Saya sudah tidak sabar menunggu waktu, siapa tahu Citilink dan Traveloka mempertemukan dua sahabat yang lama tak bersua! 

4 komentar:

  1. Wow.. kereen tulisannya Boi ^^
    Good luck ya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih ya Des.
      Berharap bisa bertemu di sana :)

      Delete
    2. waah, ternyata Dhe temannya bang ubai yaa.. liza juga kenal sama kak desi lewat blog. udah lama banget... ah dunia terasa sempit yaa. jadi pingin ketemu kak desi juga

      Delete
    3. Iya. Teman lama, satu daerah dn satu visi misi (dia nulis juga).
      Oh trnyata kenal. Tp Desy jarang ngeblog skrg. Orgnya asik. Smg kalian bisa ketemu ya suatu saat nanti :)

      Delete

"terima kasih sudah berkunjung, semoga bermanfaat"

Top Ad 728x90