Top Ad 728x90

Friday, May 15, 2015

, ,

Kopi Terbalik dan Mitos Panjang Umur

Kuliner, Aceh, Kopi, Kupi khop, Kupi tarek, Sanger, Kafein, Kopi phet, Kopi Ulee Kareung,



Kopi adalah jalan terbaik untuk tidak tidur!

Anggapan ini benar.

Bagaimana jika,

Minum kopi akan panjang umur!

Ngomong-ngomong, benar atau tidak, ini hanya kepercayaan. Mitos yang mengangkangi akal sehat untuk tak mau lepas dari secangkir kopi. Kafein yang tersimpan di dalam kopi cukup kuat untuk menjadikan seseorang lebih “bertenaga” dalam segala hal. Barangkali, percaya pada sesuatu yang belum terbukti benar adalah sesuatu yang  lain, yang menjadi keharusan yang bikin enak pula. Enak saja mendengar dongeng semacam ini. Karena kopi dipandang sebagai minuman sejuta umat di seluruh dunia. Kopi adalah kopi. Kenikmatan pahit adalah kharisma yang dimilikinya.

Siapa yang minum kopi?

Banyak.

Siapa yang percaya khasiat kopi?

Mungkin sedikit. Orang minum kopi ya minum saja. Karena apa ya karena ingin minum, karena candu, karena murah, karena mudah didapat, karena di Aceh itu kopi terkenal aromanya.

Selamat datang!

Tidak salah lagi. Inilah rumah kopi sesungguhnya, Aceh. Walaupun di daerah lain kopi tetap menjadi minuman sesuai definisi tersendiri, kopi Aceh kerap kali mendapat perlakuan khusus. Ada kopi Ulee Kareung. Ada kopi Takengon/Gayo. Ada kopi phet; kopi pahit tanpa dicampur gula. Ada kopi campur susu, dikenal dengan sanger. Ada kopi tarek, kopi ditarik seperti gambar di bawah ini. Ada pula kupi khop atau kopi terbalik.
Sanger - Photo by Bai Ruindra
Kopi tarek - Photo by Bai Ruindra
Kupi khop - Photo by Bai Ruindra
Nah, bagian terakhir ini yang menarik. Kupi khop sendiri tidak dijual sembarangan. Ada tempat-tempat khusus. Warung kopi tersendiri yang menyediakan kupi khop ini. Entah karena mitos kupi khop bisa memperpanjang umur. Entah karena susah menyeduhnya. Entah karena tidak melalui penyaringan. Yang pasti, kupi khop ini tidak disaring, bubuk kopi kasar dicampur dengan gula sehingga terlihat ampas di bagian atas.

Kenikmatan apa yang didapat dari kupi khop? Toh, sama saja dengan kopi yang lain. Jika dirasa ya nikmat-nikmat saja. Perbedaannya terletak pada pembuatan yang tidak disaring seperti kopi tarek. Jika kafein pada kopi tarek lebih sedikit karena bubuk kopi tersimpan di dalam kain, pada kupi khop ampas kopi malah bisa terminum. Efeknya jangan ditanya. Untuk Anda yang jarang-jarang minum kopi, bisa tidak tidur dalam waktu lama. Untuk Anda yang pecinta kopi akan biasa-biasa saja.

Candu dari kupi khop ternyata lebih kuat. Kafein yang tersimpan dalam kopi langsung masuk ke pencernaan. Akibatnya, jika orang bermasalah dengan lambung bisa sakit seketika, jika orang alergi kopi bisa tidak tidur semalam suntuk.

Kupi khop bisa memperpanjang umur hanya sebuah anggapan. Di Aceh, satu dua orang yang berumur di atas seratus tahun, belum tentu juga mengonsumsi kupi khop panjang hidupnya. Pembenaran itu terletak pada orang-orang Aceh terdahulu “selalu” minum kopi, tiap saat, apalagi jika sedang beraktivitas, ke sawah misalnya, kopi adalah wajib dibandingkan nasi. Tidak ada fakta yang menelusuri kehidupan orang-orang terdahulu minum kupi khop atau kopi biasa. Kopi tidak terbalik benar diminum, yang efeknya sama dengan kupi khop, sama-sama tidak disaring, bubuk dan gula dicampur ke dalam satu gelas yang ampasnya mengelilingi bagian permukaan gelas dan bagian dasar gelas.  

Mitos tetaplah mitos. Yang benar kupi khop memperpanjang umur bergadang.

Lepas dari mitos itu sendiri, kopi apapun tetaplah kopi. Pahit dan manis. Bubuk kopi dicampur gula. Cara penyajiannya terserah mana suka. Asalkan tahan godaan silakan dicoba. Jika tak kuat melawan, jangan coba-coba. Namun, jika Anda ke Aceh, sempatlah minum secangkir saja.


Kupi khop boleh. Kopi tarek silakan. Sanger pun tak apa. Panas, hangat, maupun dingin tergantung selera. Begitulah kopi, sangat menggoda! 

9 komentar:

  1. pembuatan kupi hop ini unik ya mas,diputer2 gitu,kalo gak salah. panjang umur mata mas biar kuat begadang ngerjain tugas :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar, Andrian. Sudah pernah mencobanya?
      Iya. Biar melek :)

      Delete
  2. masih penasaran saya mah sama kopi tarik disana, mas. :))

    ReplyDelete
  3. sudah cukup sering melihat kopi dibalik seperti itu.
    cuma, belum pernah mencicipi sensasinya..

    ReplyDelete
  4. yudi malah tumbang bang minum kopi ni hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kebalikan kta Yudi, ak malah gk bisa minum kopi, gk bisa tidur disertai sakit perut (sakit lambung)

      Delete
  5. Bagi kamu yang memiliki rumah makan, tentunya mau dong usaha kamu itu maju dan menjadi restoran cepat saji yang dikenali oleh banyak orang. Untuk membuat itu semua menjadi kenyataan tidaklah mudah, namun masih ada jalan! Kamu bisa menggunakan Greenpack sebagai dus makanan kamu yang pada bagian atas dusnya kamu sisipi dengan brand rumah makan kamu.

    Untuk setiap orang yang memesan menu di rumah makan kamu, kamu dapat membungkusnya dengan dus makanan yang sudah kamu branding dengan brand rumah makan kamu. So, dengan begitu dus makanan Anda akan menjadi media promosi yang cukup efektif karena dilihat oleh banyak orang.

    ReplyDelete

"terima kasih sudah berkunjung, semoga bermanfaat"

Top Ad 728x90