Top Ad 728x90

Wednesday, May 6, 2015

, , ,

Untuk Apa Ke Korea Selatan?

Annyeong Haseyo, Korea Selatan, Hanguk, Hangul, Perang Korea, Hanbok, Dinasti Joseon, Samsung, LG, Teknologi, Galaxy S6, Galaxy S6 Edge, LG G4, iPad, iPhone, 4G, 5G, Super Junior, Girls Generation, EXO, miss A, Kim Soo Hyun, Rain, Song Hye Gyo, Gong Hye Jin, Joo In Sung, Jet Li, Jacky Chen, SM. Entertaiment, JYP Entertaiment, Trainee, Training, Smartphone, K-Pop, LYn, My Love From the Star, My Destiny, Chen EXO, Best Luck, Catch Me If You Can, Mamacita, Only You

Sumber: Seoul Korea
Annyeong Haseyo?

Kalimat sapa ini sering sekali kita dengar. Tidak hanya dalam sebuah drama Korea, juga di lingkungan para penggemar kisah romantis dan hentakan musik memukau dari negeri gingseng tersebut. Korea Selatan menjadi salah satu negara yang cukup berhasil melawan kelemahan pasca perang saudara. Perang saudara antara Korea Selatan dengan Korea Utara dimulai pada 25 Juni 1950 dan di akhiri pada 27 Juli 1953, walaupun sampai saat ini kedua negara ini masih menjalani prosesi perang dingin yang panjang dan melankolis.

Kedua negara Korea ini kemudian berkembang sesuai tatanan masing-masing. Korea Utara lebih banyak menutup diri terhadap dunia luar, sedangkan Korea Selatan membuka lebar-lebar pintu mereka sehingga budaya luar masuk dengan mudah. Korea Selatan disebut juga Hanguk dalam bahasa hangul, bahasa Korea. Promosi besar-besaran yang dilakukan oleh pemerintah Korea Selatan cukup mencengangkan dunia. Dimulai pada tahun 2000-an, Korea Selatan mengekspansi besar-besaran apa yang mereka punya untuk melupakan perihnya perang saudara.

Dan, terbukti. Hanguk menjadi negara adidaya di Asia saat ini. Apa yang ditawarkan oleh pemerintah Korea Selatan?

Negara ini mati-matian berjuang setelah perang dengan mengirim warga negaranya ke negara asing, seperti Amerika dan Eropa. Warga negara tersebut tidak hanya mengungsi akibat perang, namun sebagian besar dari mereka belajar  di kampus-kampus ternama sebelum ditarik kembali ke negeri sendiri. Tidak hanya itu, kerjasama yang dilakukan oleh pemerintah Korea Selatan juga dilakukan dengan Jepang, tidak tanggung-tanggung, pemerintah Korea Selatan mendatangkan para  ahli di bidang teknologi dari Jepang di akhir pekan untuk mengajarkan pada warga negaranya yang masih awam.

Korea Selatan mengajarkan banyak hal pada dunia. Saya mencatat perkembangan yang signifikan dari negara ini. Korea Selatan bukanlah negara yang kaya sumber daya alam sehingga mereka mencari celah untuk berkembang. Saya membagi tiga bagian penting dari perkembangan negara para idola Asia ini. Hal ini pula menjadi alasan mengapa kita berkunjung ke negeri manusia bermata sipit ini!

Budaya dan Bahasa
Korea Selatan dikenal banyak orang – hampir seluruh dunia – karena pengaruh besar dari pemerintah setempat. Pemerintah negara ini berbondong-bondong mempromosikan negaranya dengan berbagai cara. Perlahan-lahan, pemerintah Korea Selatan menyelipkan beragam kebudayaan mereka ke beragam tur dunia.

Daya tarik dari suatu negara salah satunya adalah budaya. Budaya yang mengesima akan mendatangkan wisatawan tanpa diminta. Kemajuan zaman boleh saja mengantarkan Korea Selatan sebagai negara yang memiliki kecepatan internet nomor satu dunia. Namun, pemerintahan setempat tidak terlena dengan hal demikian. Mereka memperagakan adat-istiadat di mana saja, termasuk di Bandara Internasional Incheon.

Salah satu budaya yang sering sekali kita lihat adalah budaya memberi salam. Orang-orang Korea Selatan memiliki tata cara khusus dalam menyapa. Sapaan salam diberikan dengan membungkukkan badan tak lain sebagai tanda hormat satu sama lain. Kalimat sapa yang saya tuliskan di atas, bisa diperagakan dengan membungkukkan badan jika Anda bertemu dengan teman, saudara, orang lebih tua, rekan kerja maupun atasan. Hal ini tentu jarang sekali dijumpai di Indonesia, negara kita cenderung menyapa tanpa menggunakan bahasa tubuh sehingga terkesan tanpa beda usia dan bermakna saling menghormati.

Budaya Korea Selatan yang kini diketahui banyak orang adalah pakaian adat. Hanbok adalah salah satu pakaian adat yang menarik minat penikmat Korea Selatan. Hanbok merupakan pakaian formal yang turun-temurun dari gaya pakaian masyarakat pada masa Dinasti Joseon. Pakaian adat ini biasanya dikenakan pada perayaan hari-hari besar, pernikahan maupun acara tradisional lainnya. Pakaian adat yang terbuat dari kain sutera ini biasanya bermotif bunga-bunga dan berwarna cerah. Tak bisa dipungkiri, hanbok sudah dikenal sebagai ciri khas orang-orang Hanguk itu sendiri.
Sumber: www.9channel.com
Lanjut ke bahasa, Korea Selatan menjadi salah satu negara yang memiliki struktur bahasa yang sangat sopan. Kita ambil contoh kecil saja. Seorang laki-laki memanggil kakak laki-laki dengan sebutan hyung. Seorang perempuan memanggil kakak laki-laki dengan oppa. Seorang perempuan memanggil kakak perempuan dengan eonni. Seorang laki-laki memanggil kakak perempuan dengan nuna. Selain itu, pembedaan yang kentara terletak pada sebutan orang tua, omma dan appa untuk panggilan tidak formal dan omoni dan aboji untuk panggilan formal. Ini adalah hal terkecil yang menuntut pemahaman besar dari sebuah budaya. Hal ini justru dipraktekkan oleh penggemar Korea Selatan dan dipahami dengan benar orang mereka.


Teknologi
Siapa yang tidak mengenal Samsung atau LG?

Benar sekali. Dua raksasa teknologi ini merupakan punggawa terkemuka perangkat telekomunikasi dunia. Dua produsen kelas atas dunia ini malah berdiri di sebuah negara yang sempat hancur-lebur dan hampir hilang dari peta dunia. Inilah sebuah perubahan besar dari negara ini. Samsung dan LG tidak hanya produsen alat telekomunikasi semata, keduanya juga memproduksi peralatan rumah tangga seperti kulkas, televisi pintar sampai chip komputer/notebook.

Kekuasaan Samsung dan LG di ranah teknologi dunia ditandai dengan ditunggunya produk terbaru mereka oleh pelanggan setia. Lihat saja animo masyarakat dunia saat menanti kehadiran Galaxy S6 dan S6 Edge, atau antusias masyarakat saat dirilis LG G4. Inilah bukti bahwa Korea Selatan sangat bernyali di ranah teknologi. Meski banyak orang menganggap Samsung dan LG adalah produsen “main-main” namun jangan lupa, tanpa Samsung produk unggulan Apple tidak semenarik saat ini. Sederet produk Apple (iPad dan iPhone) dibekali layar maupun prosesor dari Samsung.
Sumber: Samsung
Sumber: Engadget
Teknologi Korea Selatan selalu memukau untuk dibahas. Karena dengan teknologi, negara yang minim sumber daya alam bisa berkembang dengan pesat. Kerja keras pemerintah Korea Selatan dengan mendatangkan pakar ahli di bidang teknologi dari Jepang berbuah hasil. Tidak main-main. Hasil yang spektakuler. Usaha yang keras sekali dari negara kecil dan usai perang. Resiko yang diambil pemerintah waktu itu sangat besar dan berhubungan dengan hidup mati. Namun, semua ada masanya. Korea Selatan melesat cepat dalam bidang teknologi. Saat negara lagi mati-matian memasang “tower” 4G, Korea Selatan sudah melangkah ke jaringan 5G.

Produsen maupun penyedia layanan telekomunikasi tidak mampu bergerak secepat ini tanpa dukungan pemerintah. Pemerintah justru membuka lebar-lebar ruang gerak anak negeri dalam berkreasi. Isu jiplak-menjiplak dituangkan dalam sebuah karya lain, sehingga diakui oleh dunia. Saat ini, siapa yang masih ragu dengan Samsung maupun LG?

Alangkah indahnya jika sempat berfoto di depan dua perusahaan besar dunia ini, jika ke Korea Selatan!

Hiburan
Bagian terakhir ini cukup mencuri perhatian dunia. Siapa yang tidak kenal Super Junior, Girls Generation, EXO, miss A, Kim Soo Hyun, Rain, Song Hye Gyo, Gong Hye Jin, Joo In Sung dan sederetan nama lain yang mengubah paradigma mengenai dunia hiburan Asia yang melempem. Memang, setelah era Jacky Chen maupun Jet Li berkibar, industri hiburan Asia, khususnya pelakon bermata sipit ini seakan-akan hidup mau mati enggan. Industri hiburan Korea Selatan mengubah semua anggapan mengenai ini dengan lahirnya bintang-bintang yang populer di dunia.

Satu kelebihan pelakon seni dari Korea Selatan, mereka tidak menggunakan nama dalam bahasa inggris. Para penyanyi, aktor dan artis ini tetap menggunakan nama dalam bahasa hangul walaupun sudah sangat terkenal di seluruh dunia. Dunia hiburan Korea Selatan masih sangat diminati dan terus dielu-elukan oleh penggemar karena beragam ide menarik dari sebuah drama maupun aransemen lagu yang memukau.

Menariknya, siapa saja yang ingin terjun ke dunia hiburan Korea Selatan tidak segampang di Indonesia. Indonesia sendiri menempa seseorang sehingga menjadi aktor atau artis dengan serba instan. Di Korea Selatan, semua proses dilakukan bertahap dan panjang sekali sehingga bisa memulai karir. Tidak sedikit dari mereka yang telah dilatih akhirnya menyerah karena tidak langsung didebutkan. Dua agensi (manajemen) besar Korea Selatan, SM. Entertaiment dan JYP Entertaiment merupakan manajemen yang sangat populer. Mereka mencari bakat di mana-mana (audisi khusus sampai pencarian di tempat keramaian). Para trainee ini kemudian ditraining lumayan lama. Rahasia dapur dari sebuah manajemen memang tidak bisa kita ketahui, namun setiap aktor maupun artis yang bernaung di manajemen mengikuti aturan main di sana. Semua persoalan didikte, termasuk urusan asmara yang tidak diumbar sendiri oleh aktor dan artis. Budaya ini yang menjadi mereka sangat profesional dan diburu para penggemar.

Dunia hiburan Korea Selatan lantas menjadi arah penentu budaya dan teknologi di sana. Lihatlah bagaimana sebuah drama memasukkan adat-istiadat, pakaian, kesopanan tutur kata hingga teknologi terbarukan di dalam sebuah skenario. Hanbok hampir kita jumpai di setiap drama. Pintu dengan kunci otomasi (berkode) sudah bukan barang baru lagi di semua drama populer. Smartphone kelas atas dari Samsung maupun LG ditenteng oleh aktor dan artis yang terlibat dalam sebuah produksi. Semua bahu-membahu mengenalkan “kekuasaan” mereka ke seluruh dunia. Terlihat sekali pemerintah memuluskan pelakon seni memamerkan kemewahan dari negeri mereka. Pulau Jeju dibantai habis-habisan dalam setting drama. Gemerlap Seoul disorot dari berbagai sudut. Pelabuhan internasional di Busan juga dipromosikan dengan baik. Tempat-tempat asing lain. Tempat-tempat yang jarang kita ketahui. Bahkan, hampir seluruh Korea Selatan disorot kamera.

Tiga hal ini adalah daya tarik yang tidak bisa ditawar. Tarikan mereka cukup kuat mengantarkan kita mengunjungi Korea Selatan.

Lantas, siapa yang tidak tergiur bertandang ke negeri K-Pop?
***
Yuk, simak beberapa video berikut ini.
Ost. My Love From the Star (LYn-My Destiny)

Ost. Its Okay, That Love (Chen EXO-Best Luck)

Girls Generation - Catch Me If You Can

Super Junior - Mamacita

miss A - Only You

***
Referensi
SM Entertaiment à https://www.smtown.com/

JYP Entertaiment à http://english.jype.com/

13 komentar:

  1. korsel memang memiliki sejuta kelebihan x))
    gadget saya pun LGG3 butan korsel..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar. Dunia telah dikuasainya bukan?

      Delete
  2. dunia hiburannya yang saya kagumi dari korea selatan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar. Selalu saja banyak kejutan dari dunia hiburan Korea Selatan, bukan?

      Delete
  3. Dunia hiburan memang sudah jadi bagian pendapatan besar untuk negeri gingseng tsb, tidak kalah dengan Amerika Serikat dan India. Selain itu, Korsel sukses mengambil alih pangsa smartphone dan otomotif. Baru2 ini pun Korsel sedang mengembang jet tempur KXF... Airsoft Gun Murah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar. Bahkan, Amerika harus bertekuk lutut pada Korsel, contoh Apple yang gila-gila mencintai Samsung, gk ada prosesor,layar maupun memori dll dari Samsung, iPhone dan iPad gk bakal ada.

      Delete
  4. Korsel makin maju yak.. Beda banget sama sodaranya Korut.. :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Beda banget, Mbak. Korsel bermain lembut dan tak ambil pusing lagi dengan perang. Korut masih cinta bangt sama sifat primitif mereka, namun diam-diam makan dalam.

      Delete
  5. film-film nya yang saya suka dari korsel :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya juga suka, mereka punya tema beragam dan sulit menebak akhir ceritanya.

      Delete
  6. beritanya bermanfaat gan. saya tunggu berita selanjutnya jangan lupa kunjungi blog ana di Info Menarik Terupdate

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mari Mas Asep. Semoga bermanfaat ya :)

      Delete

"terima kasih sudah berkunjung, semoga bermanfaat"

Top Ad 728x90