Top Ad 728x90

Thursday, June 4, 2015

,

Cita Rasa Kuliner Aceh Barat

Kuliner Aceh, Gulai Khas Aceh, Pliek U, Jruek, Gulai Pliek U, Gulai Jruek, Bu Kulah, Gulai On Paku, Gulai Boh Panah, Gulai Labu, Ayo ke Aceh


Makanan!

Pasti tergiur. Karena setiap makanan punya kelezatan tersendiri. Apalagi mengenai makanan khas daerah. Mau tidak mau tentu harus menjadi santapan terlezat sepanjang masa. Makanan khas di suatu daerah tak perlu rempah-rempah impor. Semua bahan baku sudah tersedia di alam, tinggal petik, racik, makan dan santap!

Aceh tidak hanya dikenal sebagai tujuan wisata dengan pantai indah. Kuliner di Aceh juga tak hanya kopi ulee kareng maupun kupi khop. Hidangan makanan yang terbuat dari daun-daun begitu menarik perhatian. Dan yang pasti, dalam setiap pesta, makanan ini harus terhidang di atas meja prasmanan. Tertarik mencoba makanan ini?

Bu Kulah
Inilah nasi yang dibungkus dengan daun pisang. Ini nasi biasa. Daun pisang pun mudah didapat di sekitar. Membungkus nasi dalam daun pisang bisa berbentuk piramida maupun berbentuk persegi empat, di Aceh disebut bungkus mie goreng. Ukuran bungkus daun pisang ini disesuaikan dengan kebutuhan. Tetapi, satu bungkus nasi dalam daun pisang ini cukup untuk mengenyangkan perut orang dewasa.

Aroma bu kulah ini sedap sekali….

Benar. Nasi yang dibungkus dengan daun pisang muda itu aromanya berbeda dengan nasi yang langsung ditaruh di piring. Daun pisang muda yang telah dijemur sebentar melekatkan aroma wangi kepada nasi. Keunggulan ini pula yang membuat nasi dalam daun pisang menjadi hidangan yang lezat.
Bu Kulah - Bai Ruindra 
Gulai Pliek U
Ini salah satu menu wajib orang Aceh. Gulai pliek u ini diracik menggunakan kelapa kering. Di Aceh, ampas kelapa tidak hanya dijadikan santan namun juga sebagai bahan baku penghasil minyak. Kelapa yang sudah diparut lalu dikeringkan dan diperas sehingga menghasilkan minyak kelapa. Kelapa yang sudah kering itu dipastikan sudah terkuras kadar minyaknya. Inilah yang dinamakan pliek u.

Gulai pliek u itu sendiri dibuat dari aneka daun-daun yang bisa dimakan. Daun-daun tersebut (saya tidak tahu dalam sebutan dalam bahasa Indonesia), sangat mudah didapatkan di lingkungan sekitar. Daun-daun ini dicingcang halus. Boleh ditambahkan udang, kacang, maupun nangka muda yang telah dipotong kecil-kecil. Bumbu-bumbu lain sama dengan memasak makanan lain seperti cabai, bawang, ketumbar dan lain-lain Daun-daun yang telah diaduk itu dicampur dengan pliek u. Daun-daun beserta bumbu yang telah diaduk di dalam tempayan dipanaskan sebentar dengan api sedang. Setelah itu baru ditambahkan santan sesuai ukuran kekentalan yang diinginkan.

Jadilah seperti ini…..
Gulai Pliek U - Bai Ruindra
Gulai Jruek
Gulai yang dinamai jruek ini kebalikan dari gulai pliek u. Bahan bakunya tetap sama dengan pliek u, namun bumbunya yang sedikit berbeda. Gulai jruek adalah gulai yang ditambah parutan buah kuini (kuweni). Rasanya agak asam-asam pedas. Gulai jruek ini dimasak pada musim kuini saja. Selagi kuweni sedang berbuah maka gulai jruek pun gampang sekali didapatkan di rumah-rumah.
Gulai Jruek - Bai Ruindra 
Gulai On Paku
Paku-pakuan dimasak gulai?
Bisa saja. Ada jenis paku-pakuan yang bisa dimasak gulai. Paku-pakuan ini mudah sekali ditemukan di sekitar perkampungan penduduk. Cara masaknya tidak jauh beda dengan makanan lain. Bumbu-bumbunya pun sama dengan menu makanan lain. Pengurangan bumbu ini itu tergantung selera orang yang memasak dan memakannya. Kekentalan santan juga tergantung selera. Pada sebagian orang, paku-pakun akan dicampur dengan daun pepaya muda dan bunganya. Rasa pahit pada daun pepaya disinyalir mampu menyembuhkan penyakit pencernaan.

Mau coba menu ini?
Gulai On Paku - Bai Ruindra
Gulai Boh Panah
Boh panah atau nangka yang masih muda juga dijadikan masakan lezat. Nangka muda itu dipotong-potong kecil-kecil lalu dicampur dengan bumbu khusus. Jika di acara pesta (kenduri), tambahan lain bisa berupa daging kambing maupun kerbau. Daging kambing dan kerbau yang dicampur dengan nangka ini biasanya sisa daging yang telah dimasak dengan menu lain. Gulai ini tak semua orang bisa menyantapnya. Jika Anda bermasalah dengan pencernaan sebaiknya menghindari menu lezat ini. Nangka itu sendiri termasuk salah satu pengantar angin – istilah orang Aceh, nangka bisa membuat perut kembung.
Gulai Boh Panah - Bai Ruindra
Gulai nangka ini dipadukan dengan ikan asin (pliek u dan jruek juga sama). Seusai menyantap gulai nangka Anda bisa mengunyah sirih. Jangan tanya aura panas yang dihantarkan dari gulai nangka dan sirih itu. Sedap-sedap gemulai.

Gulai Boh Labu
Labu juga menjadi salah satu menu makanan di Aceh. Labu tua itu dimasak dengan santan. Bumbu-bumbu dasar tidak ada yang berbeda. Semua tergantung selera. Orang yang terbiasa memasak di dapur akan mudah memasak labu karena paham betul bumbu apa saja yang mesti ditambah dan dikurangi. Gulai labu tidak hanya enak saja namun juga bermanfaat bagi pencernaan, terutama bagi mereka yang bermasalah dengan penyakit mag. Labu disinyalir menjadi obat orang yang sedang didera penyakit lambung.
Gulai Boh Labu, Ikan Asin, Telur Asin - Bai Ruindra

Sudah siap menyantap menu makanan di atas?

Ayo ke Aceh. Menu makanan tersebut biasanya disajikan di warung-warung nasi di Aceh. Mari coba cita rasa Aceh dalam makanan!


Selamat menikmati! 
***
Nah, untuk dapat menikmati kuliner khas Aceh Barat ini, tentu saja harus mengitari kota yang dulu pernah dihantam tsunami besar dengan menggunakan kendaraan yang nyaman. Salah satu kendaraan yang nyaman dan irit bahan bakar itu adalah Toyota Agya. Toyota Agya sudah didukung LCGC yang berfungsi untuk menghemat bahan bakar. Toyota Agya juga tampil modis dan bersaing dengan yang lain. Mengelilingi Aceh Barat dengan Toyota Agya tentu pilihan tepat. Kapan lagi menikmati menu istimewa di daerah ini?
Sumber: Toyota
Sumber: Youtube
***
Artikel ini diikutsertakan dalam lomba My Agya My Style - Blog Competition.

8 komentar:

  1. Aaiiiiiiihhh...hawa woe gampong lon laaaaaah

    ReplyDelete
  2. Gulai Jruek. Baru dengar dan baru lihat juga sepertinya. Ini asli daerah Aceh Barat?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Azhar. Di Aceh Barat sngt populer lho. Selain kuini jg ada durian. Klu jruek durian itu diragi dulu.

      Delete
  3. Info, bagi yang punya usaha katering lebih baik menggunakan dus makanan yang terbuat dari kertas.
    Info lebih lanjut klik di sini http://www.greenpack.co.id/

    ReplyDelete

"terima kasih sudah berkunjung, semoga bermanfaat"

Top Ad 728x90