Top Ad 728x90

Tuesday, June 23, 2015

,

Kesempurnaan Sahur

Kesempurnaan Sahur, Pahala Sahur, Faedah Sahur, Sahur dengan Sebiji Kurma, Menu Sahur, Sahur Setelah Tarawih, Niat Puasa, Sahur, Sahur Sebelum Imsak, Menu Sahur, Imsak, Waktu Imsak, Jadwal Imsakiyah, Kata Kata Bulan Ramadhan

Sahur
Bulan puasa sangat identik dengan makan sahur. Sahur tak ubah sebagai pengganti sarapan di pagi hari. Sahur juga sangat penting untuk menjaga stamina selama berpuasa. Sahur ini hanya meriah di bulan Ramadhan saja. Walaupun, sebagian orang ada yang makan sahur jika sedang puasa sunnah di bulan selain Ramadhan.

Seberapa penting sahur?

Makan sahur sangat penting walaupun dengan sebutir kurma. Sahur dengan sebutir kurma malah menempati jajaran tertinggi sebagai makanan yang disunnahkan Rasulullah. Sahur dengan kurma memiliki banyak khasiat. Kurma yang memiliki banyak serat mampu menjaga stamina saat berpuasa. Rasa manis alami pada kurma juga menjadi tambahan tenaga pada mereka yang sedang jalan puasa. Nutrisi yang dikandung kurma hampir sama dengan kita makan sepiring nasi, ibaratnya demikian, sehingga Rasulullah menganjurkan untuk memakan kurma saat sahur, walaupun cuma sebiji saja sudah cukup.
Sahur Bersama Keluarga
Apakah harus dengan kurma?

Tidak mesti. Sahur adalah sarapan pagi. Makan sahur tentu harus diimbangi dengan makanan yang sangat biasa dan terbiasa dengan perut kita. Jangan lupa memakan sebiji kurma saja padahal perut kita tidak bisa mendukungnya. Kurma bukanlah makanan pokok untuk masyarakat Indonesia. Kurma menjadi makanan utama di Arab dan mereka bisa menjalani kehidupan sewajarnya jika sedang berpuasa. Kondisi kehidupan masyarakat Indonesia yang harus makan nasi, kalau belum ada nasi tetap dianggap belum makan besar, maka di saat sahur juga mau tidak mau harus makan nasi. Karena itulah makanan pokok.

Makanan apapun yang dikonsumsi saat sahur tidak mengurangi faidah sebenarnya dari pahala sahur. Sahur adalah sarapan. Makan saja apa yang ada. Makan saja sesuai kebiasaan dan makanan “sesungguhnya” karena makanan itu adalah tenaga yang tersimpan di hari siang.

Makanan sahur bukan pula pembalasan dendam dengan makan tidak sesuai ukuran, makan sebanyak-banyaknya karena takut di siang hari kelaparan, maupun minum sebanyak-banyaknya sampai perut kembung. Makan sahur sesuai “takaran” perut sanggup tidaknya menerima asupan makanan dalam jumlah standar. Makan dalam porsi yang lebih banyak di saat sahur tak lain sebagai penghalang untuk melakukan aktivitas di pagi hari. Makanan itu tetap penyebab kantuk terbesar bagi setiap orang.
Sahur ya sahur
Sahur ya sahur.

Sebisa mungkin makan seadanya. Kesempurnaan sahur bukanlah terletak pada sebanyak apa makanan yang kita makan dan sesedikit apa makanan yang  masuk ke dalam perut kita.

Makan sahur – apapun itu – tetap mendapatkan kata “sempurna” di sisi-Nya. Apalagi bagi mereka yang melakukan sahur menjelang imsak, ini adalah waktu yang tepat karena tak lama lagi langsung bisa melakukan shalat subuh.

Seperti apapun sahur yang kamu kerjakan. Selamat berpuasa. Setiap kata-kata Bulan Ramadhan seperti menu sahur maupun menu berbuka selalu menjadi kata ternikmat sepanjang masa. Sahur boleh lupa, namun niat puasa jangan pernah lupa sebelum imsak.


Mari ingat kembali niat puasa kita!

2 komentar:

  1. Replies
    1. Culik punya orang Ki. Di keterangan gambar kan ak link ke yg punya :)

      Delete

"terima kasih sudah berkunjung, semoga bermanfaat"

Top Ad 728x90