Top Ad 728x90

Sunday, June 28, 2015

Resolusi Lebaranku Lebih Hemat Bersama Cermati.com

Resolusi Lebaranku, Resolusi Lebaranku Bersama Cermati.com, Resolusi Lebaranku Lebih Hemat, Resolusi Lebaran Hemat Bersama Cermati.com, Cara Menabung, Tabungan Yang Baik di Bank, Menabung Lebih Baik, Tabungan Itu Penting

Lebaran sebentar lagi tiba!

Siap-siap membeli baju baru!

Tapi, tunggu dulu. Apakah setiap lebaran itu harus beli baju baru? Baju baru memang sudah lumrah bagi setiap umat Islam di lebaran. Seakan-akan tak jadi lebaran tanpa baju baru. Baju baru yang dibeli pun tak kenal harga, mulai dari yang murah sampai yang mahal, tergantung isi dompet dan mau tidaknya dalam membeli.

Lebaran tidak selalu dengan baju baru. Masih ingat lagu Dea Ananda? Katanya, tak ada baju baru, baju yang lama pun tak apa. Asalkan masih bisa dipakai dan bersih. Amalan di lebaran itu bukan terletak pada baju baru melainkan pada hati yang suci dan saling silaturahmi.

Aku mempunyai resolusi lain di lebaran kali ini. Aku memang membeli baju baru, namun bukan untuk diri sendiri, melainkan untuk tempat berteduh di siang dan malam hari. Baju baru untuk rumahku.

Sekian lama menabung akhirnya bisa merealisasikannya sekarang. Rumahku sudah tak sedap lagi dipandang mata. Jika aku terus-menerus mempertahankan ego, menguras simpanan untuk membeli keperluan diri sendiri, rumahku pasti akan bersedih. Memang rumah itu benda mati, tak akan pernah memprotes maupun meminta baju baru. Tetapi kenyamanan dari rumah itu salah satu bentuk protes yang dilayangkan rumah kepada pemilik. Sudah nyamankah kamu di dalam rumah?

Aku belum. Makanya aku “membeli” baju baru untuknya. Mempermak rumah tua memang tidak semudah membangun baru. Rumah peninggalan orang tua, walaupun masih tinggal bersama, tetap saja tidak bisa diroboh sesuka hati maupun semuanya. Pada bagian tertentu harus ditinggal karena kenangan waktu pembangunan pertama tak bisa ditukar sampai kapanpun.

Memakaikan baju untuk rumah baru tidak sama dengan kita membeli baju untuk diri sendiri. Baju untuk rumah harganya lebih mahal dibandingkan baju sendiri. Baju untuk rumah tak cukup bawahan maupun atasan saja. Baju untuk rumah memerlukan bata, semen, kerikil, kayu, paku maupun seng. Sehari dua hari mengumpulkan uang bagiku sebagai freelance tak mungkin mampu mengokohkan rumah tua itu dalam sekejap.

Dengan menabung semua bisa mungkin…

Aku menabung. Tabungan itu sangat penting dalam hidupku. Tabungan juga merupakan salah satu produk terpenting di Cermati.com. Dengan tabungan aku bisa merencanakan kehidupan lebih baik dan lebih hemat. Membangun rumah tanpa tabungan sama saja bohong. Walaupun rumah tua dipermak, walaupun dibangun kecil, tabungan tetap harus ada. Tabungan tidak hanya membantu namun juga memberikan solusi terbaik untuk resolusiku. Kulakukan perencanaan dengan matang agar tabungan tidak terkuras habis. Aku berhemat sebisa mungkin untuk dapat melihat baju baru rumah tua itu di hari lebaran nanti. Karena tidak hanya aku yang menikmati indahnya baju yang ia kenakan namun hampir semua orang akan memandanginya.

Tabungan itu cukup untuk membangun rumah jika benar-benar cermat dan hemat. Bukan berarti pelit namun setiap detail yang diperlukan tukang bangunan harus diteliti terlebih dahulu. Setiap penarikan dari tabungan sudah melalui proses mediasi dengan diri sendiri. Bahwa, kebutuhan lain juga akan datang setelah itu. Beli kayu hari ini belum tentu cukup karena satu dan lain hal, besok harus beli lagi. Beli seng belum tentu cukup walaupun sudah melalui proses pengukuran panjang pendek, terkadang ada saja yang silap. Beli paku juga sering silap mata dan hitung, bisa sedikit dan harus beli lagi esok hari.

Tabungan mengajarkanku banyak hal. Dengan uang yang ada di dalam tabungan aku dapat membuat daftar belanjaan sesuai dana yang tersimpan. Mengurangi di bagian ini, menambahkan di bagian lain. Semua sesuai kebutuhan karena tabungan tidak akan bertambah melainkan terus terkuras selama masa pengeluaran panjang sebelum lebaran tiba. Indahya baju baru yang dikenakan rumahku itu akan dinikmati oleh seluruh keluarga dan kerabat yang datang di hari lebaran nanti.

Aku bisa menghela napas panjang. Perjuangan hampir usai. Rumah tua akan berganti baju sebentar lagi. Lebaran pun terasa lebih syahdu.

Ini resolusi lebaranku. Apa resolusi lebaranmu?
***
Artikel ini diikutsertakan dalam Lomba Blog Resolusi Lebaranku Bersama Cermati.com

Lomba Blog Resolusi Lebaran

3 komentar:

  1. Wah lumayan nih hadiahnya buat mudik sama beli baju bedug :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya. Lumayan cukup ni. Ayo ikutan :)

      Delete
  2. setuju,kl masalah pertukangan atau ngeremak rumah harus bener2 detail..pengalaman saya dulu habis2an padahal udah detail hehehe

    ReplyDelete

"terima kasih sudah berkunjung, semoga bermanfaat"

Top Ad 728x90