Top Ad 728x90

Monday, June 1, 2015

Transfer Uang Ke Rekening Sendiri

Bank, Buku Bank, Transfer Uang, Kirim Uang, Teller, Pembayaran, NonTunai

Sumber: exitpromise
Hidupku dilanda keanehan!

Dengan bangga aku masuk ke sebuah bank, menulis di slip pembayaran (transfer), menuju teller dan menyerahkan slip yang telah dibubuhkan tanda tangan beserta sejumlah uang kepada laki-laki muda itu. Tak lama proses itu terhenti.
Sumber: debtwatchers
“Bang, mau kirim uang ke mana ya?” tanya si teller laki-laki yang usianya dibawahku itu.

“Adik,” jawabku mantap. Tidak bersalah dan tidak mengira telah melakukan sesuatu.

“Ini, nama pengirim dan penerima sama?” teller muda itu tak mau kalah. Ia menyodorkan slip itu kepadaku. “Itu nomor rekening abang sendiri, bukan?”

Nah?
Sumber: dreamstime
“Oh, salah tulis ya?” buru-buru aku mengganti slip dengan yang baru. Si teller muda itu kuyakin menahan tawa. Dan beruntung, jarak kami berdua dengan satpam dan petugas bank lain jauh. Untungnya lagi, siang itu tidak ada nasabah lain.

Dengan cepat kutulis ulang rekening bank tujuan. Padahal, barusan aku juga membuka ponsel dan kuyakin menulis nomor rekening dengan benar. Begitulah perkara malu karena tidak hapal nomor rekening sendiri.

Rasanya, aku ingin segera menyembunyikan wajah ke kolong kursi. Rasanya, waktu jadi sangat lamban. Di teller muda itu seakan-akan bekerja – sengaja – memperlambat gerak kerjanya.

Dan…

Teller muda itu mengembalikan selembar slip kepadaku dengan senyum aneh. Aku pun tak mau ambil pusing. Perut rasanya mual sekali. Bergegas aku keluar dari bank.

Aku terpingkal-pingkal di luar toko dua tingkat itu…


Kayaknya, tulisan ini jadi tidak begitu penting juga. Tapi, setidaknya, aku bisa berhati-hati di lain waktu. 

2 komentar:

  1. Kayaknya salah tulis bukan hal yang terlalu memalukan bai. maksudnya, biasa kan silap salah tulis, kita di facebook pun kadang suka typo, hahahahaa.... tapi membaca tulisan ini bikin aku ngakak bai. Solanya pas di dalam bank ubai mual, eh pas keluar langsung terpingkal-pingkal, ahahahaaaa..... mualnya langsung hilang ya bai? :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya. Tp ini tanpa sadar pdhl tiap awal bulan akn melakukan hal yg sama. Ak heran pd diri sendiri kok bisa seceroboh itu.
      Mualnya krn menahan malu sm teller yg hampir ngakak di depanku. Mngkn dia tertawa lepas pas ak keluar. Mualnya lg krn ak menahan tawa yg tak bisa kutahan.

      Delete

"terima kasih sudah berkunjung, semoga bermanfaat"

Top Ad 728x90