Top Ad 728x90

Sunday, July 12, 2015

,

Ketika Media Massa Disabotase Dalam Healer

Healer, Healer Drama Korea, Healer Drama Korea Selatan, Drama Tentang Media Massa, Membungkam Media Massa, Sabotase Media Massa, Media Massa Dibungkam,

Healer - Ji Chang-wook
Apa yang terjadi saat media massa dibungkam?

Berita dan cerita sesungguhnya akan berbeda dengan kenyataan. Atau, bahkan berita sebenarnya tak pernah sampai, atau cerita nyata menjadi khayalan tingkat tinggi. Begitu ini terjadi; tersalah jadi terbenar dan terbenar jadi tersalah!

Begitulah drama Healer memulai sebuah kisah. Tentang seorang anak muda yang diberi tugas oleh pemberi tugas rahasia. Tugasnya adalah mengerjakan pekerjaan berat yang tanpa diketahui maksudnya. Tugasnya adalah tugas demi mendapatkan uang. Tugasnya dapat dilakukan karena ketangkasan dalam berkelahi akibat kerasnya hidup yang pernah dijalaninya semenjak kecil.

Healer kemudian menjadi babak menarik saat kisah lama terbongkar. Saat lima sekawan memulai aksi gila mereka; mencangkok siaran radio lalu mereka siaran di frekuensi orang lain dengan cerita-cerita humor. Mimpi besar yang mereka jalankan untuk menjadi pegiat media (media massa) berbuah tak manis saat kisah cinta dan permusuhan dimulai. Lima sekawan yang tak adil jika dilihat dari formasi laki-laki dan perempuan. Seorang laki-laki dicintai oleh dua orang dan perempuan itu hanya mencintai satu orang. Beragam manipulasi bermula akibat iri dengki. Terus berlanjut sampai memudarkan fakta sehingga dua orang kawan terbunuh, satu dipenjara, si perempuan lumpuh dan si pemantik api mengecap manis kehidupan gagah media massa dengan menjadi pemimpin perusahaan.

Rahasia tersimpan. Namun adakalanya rahasia itu terbongkar. Dari lima sekawan itu, adalah seorang anak kecil yang tak memiliki cita-cita menjadi wartawan/reporter, kemudian menjadi pembawa acara hebat. Anak kecil ini tak lain adik si pemantik api yang menyimpan segala rahasia dan menarik si perempuan yang diidam-idamkannya sebagai istri dalam ketidakberdayaan.

Healer adalah sebuah drama seri. Kisah drama yang pernah terjadi di beragam negeri. Saat media massa dibantai habis-habisan oleh penguasa. Saat media massa harus berpihak pada salah satu penguasa. Saat media massa harus mengikuti perintah penguasa. Namun, saat itu pula, media massa tak bisa lagi ditutup mulutnya karena zaman telah mengubah segala. Jika era orde baru di Indonesia, media massa hanya satu dua dan diokomodir oleh pemerintah; mana berita layak, mana berita tak layak. Sehingga berita tak jadi akurat. Di masa kini, media massa yang dikoordinir oleh pemerintah tinggallah sebuah kenangan, rating turun dan tak ada peminat karena masyarakat butuh sesuatu yang menantang untuk ditonton. Lahirlah media-media penanding yang lebih kuat. Lahirnya media yang tak hanya cetak namun juga elektronik dan online. Dua media mungkin dapat dibendung karena harus melalui seleksi ketat. Media terakhir, sulit sekali dibendung walaupun menggunakan kekuatan IT nomor satu dunia.

Tanya kenapa?

Media online dibaca pada detik yang sama dan dibagi-bagikan pada detik itu juga. Sekali dibagi, akan muncul kedua, ketiga dan seterusnya.

Healer berada di posisi ketiga. Saat media elektronik (televisi) didikte oleh penguasa maka internet adalah jalan keluar terbaik untuk menyampaikan fakta. Media massa online tidak hanya sebatas bacaan tetapi juga bisa menayangkan live streaming. Drama ini bermain pada logika yang membutuhkan kerja keras. Bahwa pekerja media massa dituntut untuk peka dan berani melawan arus dalam menyampaikan berita. Media massa yang terus didikte oleh penguasa lama-kelamaan hanya sebagai pemuas pekerja yang butuh penghasilan bukan lagi sebagai media penyampaian informasi yang akurat.

KBS2 menayangkan Healer dari 8 Desember 2014 sampai 10 Februari 2015 setiap Senin dan Selasa pukul 22.00 waktu Korea Selatan. Drama yang tayang sebanyak 20 episode ini ditulis oleh Song Ji-na dengan sutradara Lee Jung-sub dan Kim Jin-woo.

Aktor kawakan Korea Selatan, Yoo Ji-tae memerankan Kim Moon-ho memulai kisah dengan menampakkan dirinya sebagai reporter dan pembawa acara papan atas. Kim Moon-ho memulai dengan liputan-liputan yang ingin ditampilkan di layar kaca televisi ABS dengan benar. Perawakan Kim Moon-ho yang kalem dan tegas menegaskan bahwa pembawa acara itu benar-benar idola. Apapun yang diberitakan oleh Kim Moon-ho akan jadi berita menarik karena dimulai dari sudut pandang korban dan menyuguhkan berita untuk mendapatkan penyelesaian. Kim Moon-ho tidak menjadi karyawan televisi ABS yang membaca scrip saja dari produser padahal dirinya telah melakukan liputan. Manupulasi scrip yang ditulis produser tak lain karena televisi ABS bergantung pada iklan yang diberikan oleh perusahaan yang bermasalah di mata Kim Moon-ho. Acara live yang diinginkan mulus sering keluar kendali karena Kim Moon-ho menyampaikan kenyataan di lapangan. Sudut pandang yang digunakan Kim Moon-ho mengingatkan saya pada pembawa acara Indonesia saat ini, Najwa Shihab, seakan-akan, apapun yang disampaikan Najwa menjadi titik tolak sebuah kebenaran. Kim Moon-ho memang tokoh fiktif yang diperankan oleh Yoo Ji-tae, tetapi fakta di televisi saat ini terdapat pembawa acara yang kritis tanpa mau mengikuti kemauan politik.
Yoo Ji-tae - Healer
Kim Moon-ho - Healer
Sebagai pemanis Healer, hadirlah si cantik Park Min-young yang memerankan Chae Young-shin (Oh Ji-an). Chae Young-shin termasuk pemeran cengeng dalam drama ini. Seseorang yang terobsesi menjadi reporter terkenal seperti Kim Moon-ho tetapi tidak mencerminkan ketangkasan dalam meliput berita maupun membuat usaha tertentu sehingga beritanya menarik. Chae Young-shin punya trauma masa kecil karena dibuang oleh kakak Kim Moon-ho yang telah menikah dengan ibunya. Chae Young-shin yang diadopsi oleh seorang pengacara pemilik kedai kopi lantas ketakutan saat melihat orang berkelahi atau marah-marah. Tentu saja hal ini tidak berlaku pada seorang reporter. Seorang reporter itu tak lain seseorang yang memiliki mental baja dan lepas dari atribut trauma. Karena apa? Ketakutan Chae Young-shin saat berhadapan dengan narasumber membuat miris hati para wartawan. Bagaimana mewawancarai orang jika kondisi mental sendiri tidak benar? Semua orang tahu, reporter bekerja dengan alam keras, penuh ranjau, musuh di mana-mana. Tidak mudah meminta orang menjadi narasumber. Bentakan dari narasumber menjadi paku mematikan bagi Chae Young-shin. Tidak ada nilai positif dari Park Min-young dalam drama ini. Aktingnya (tokoh yang diperankannya) diluar jangkauan kebenaran dari pemeran media massa. Reporter lemah tak ada dalam kamus media massa. Lemah sama saja tak dapat berita. Chae Young-shin juga termasuk tokoh yang menggebu-gebu dalam berbicara. Kaidah 5W+H sama sekali tak terlihat dalam dirinya. Ini pula alasan kenapa si penulis drama ini gagal memainkan pemanis dalam drama yang memiliki rating rata-rata cukup rendah 8,6% berdasarkan AGB Nielsen.
Chae Young-shin & Park Bong-soo - Healer
Penyamaran - Healer
Tokoh penting adalah si Healer itu sendiri yang diperankan oleh aktor kelahiran 1987, Ji Chang-woo. Peran aktor ini cukup menarik perhatian saat memainkan tiga tokoh. Healer sebagai pencuri; penyelamat. Park Bong-soo sebagai rekan kerja Chae Young-shin di media online SomedayNews. Seo Jung-hoo sebagai seorang anak yang ingin membersihkan nama ayahnya sebagai pembunuh. Tiga peran yang dimainkan oleh Ji Chang-woo cukup memuaskan karena perbedaan karakternya terlihat. Dari tiga peran ini, Park Bong-soo mendapat tempat tersendiri karena sifat “culun” dan gagapnya. Ji Chang-woo memiliki peran penting di antara Kim Moon-ho dan Chae Yong-shin. Berkat healer, Kim Moon-ho menemukan anak yang hilang yaitu Oh Ji-an, anak teman kakaknya, anak tiri kakaknya yang tak mau dilihat oleh kakaknya. Tugas yang diemban oleh healer semua hanya untuk uang namun kemudian berubah menjadi kebutuhan dan perasaan cinta terhadap Chae Young-shin. Kisah cinta yang tak masuk akal ini hanya selintas karena fokus lain lebih dominan seperti menguak kejahatan kakak Kim Moon-ho. Sebenarnya tidak bisa disebut kejahatan karena kakak Kim Moon-ho pada dasarnya menutupi kisah lama karena ingin melindungi istrinya.
Ji Chang-wook - Healer
Healer - Ji Chang-wook
Tiga tokoh utama ini, memiliki ikatan batin sejak kecil karena Kim Moon-ho tak lain orang yang paling dekat dengan keduanya sebelum kisah itu berantakan. Potongan demi potongan kisah masa lalu dan bertele-telenya cara bercerita membuat kisah ini tidak menarik sampai akhir. Penjahat utama tidak sampai “mati” seperti keinginan penonton pada umumnya. Bahkan, si orang tua yang sering disebut-sebut sebagai pembunuh bebas berkeliaran sampai ending. Healer bukan drama open ending namun drama mengecewakan karena membuat cerita akhir kacau-balau. Padahal, jika fokusnya pada media massa dan bagaimana menguak tabir kejahatan pejabat publik justru lebih menarik. Pejabat publik hanya kisah tarik-ulur yang tidak dimatangkan.

Poin utama dari Healer adalah sabotase media massa yang berhasil. Healer cukup memegang peranan penting dalam membuka cakrawala dunia. Jangan pernah bermain-main (lagi) dengan media massa!

Healer - K-Drama

4 komentar:

  1. Replies
    1. Benar Mbak Fenny :)
      Terima kasih telah mampir ya :)

      Delete
  2. Halooo, Kak! Mau ikut jelajah Kalimantan GRATIS & dapetin MacBook Pro?

    Ikuti lomba blog "Terios 7 Wonders, Borneo Wild Adventure" di http://bit.ly/terios7wonders2015

    Jangan sampai ketinggalan, ya!

    ReplyDelete

"terima kasih sudah berkunjung, semoga bermanfaat"

Top Ad 728x90