Top Ad 728x90

Thursday, January 21, 2016

, , ,

Jangan Biarkan Anak Tenggelam Dalam Smartphone

Acer Indonesia, Smartphone Acer, Acer Liquid Z320, Anak Tenggelam dalam smartphone, Keunggulan Kids Center Acer, Keuntungan Kids Center Acer, Polisi Acer,

Anak tenggelam dalam smartphone - vemale.com
Saya selalu mengatakan begini kepada anak-anak usia sekolah, apabila kalian belum mempunyai pekerjaan (penghasilan) jangan paksa orang tua untuk membeli handphone untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup masa kini!

Toh, ini bukan saja soal handphone atau smartphone yang semakin populer akhir-akhir ini. Namun banyak proses sehingga seseorang wajib mempunyai sebuah telepon genggam atau telepon pintar. Seseorang yang telah memiliki smartphone saja tidak mungkin bisa ­ngapa-ngapain apabila pulsa (paket internet) tidak tersedia, ujung-ujungnya adalah uang lagi. Tersedianya cukup pulsa atau paket internet juga tidak memberikan sebuah jaminan bahwa anak-anak akan bermain aman dengan smartphone. Pilihan aman tentu saja bermain game atau mendownload aplikasi dan game yang menghabiskan kuota. Namun pilihan tidak aman tentu mengarah kepada tindakan-tindakan di luar batas logika. Contohnya, seorang anak rela meninggalkan rumah karena bujuk rayu dari kenalan di media sosial.
Sebagai orang tua, bagaimana caranya menarik perhatian anak agar tidak tenggelam dalam dunia digital.– Prof. Dr. Juke Roosjati Siregar, M.Pd. (Pakar Psikologi Anak & Remaja Universitas Padjadjaran) –
Orang tua mempunyai peran penting di era digital. Menitipkan sebuah smartphone dengan berbagai kecanggihannya tidaklah termasuk kategori aman. Anak-anak akan bebas berekspresi sesuai keinginan diri mereka atau karena bisikan teman yang telah menggunakan aplikasi yang sama, atau telah menonton video vulgar yang sama. Share media sosial bahkan lebih parah dibandingkan sebuah aplikasi game. Informasi yang masuk ke media sosial seperti facebook atau twitter tidak semuanya telah disaring oleh editor layaknya media arus utama. Facebook mempublikasikan nilai-nilai positif dan negatif yang kadang sulit dicerna oleh anak-anak. Gambar yang menarik bisa mengibuli anak untuk melakukan klik yang kemudian mengarahkan kepada website berbau pornografi atau pornoaksi. Pada pandangan pertama anak bisa saja terkejut, namun setelah menikmati suguhan yang ditayangkan media online tersebut anak akan terbuai dan menikmati perannya sebagai penonton yang budiman.

Pendapat Prof. Juke menguatkan sisi bahwa orang tua sangat berperan penting dalam menjaga anak agar tidak tenggelam dan lalai dalam dunia digital. Dunia digital lebih keras daripada dunia nyata. Dunia digital bahkan menenggelamkan anak-anak dari waktu bermain bersama teman-teman secara face to face. Dunia digital menciptakan anak lebih individual sehingga tidak mampu beradaptasi dengan baik dalam lingkungannya. Dunia digital semakin diselami maka semakin nikmat. Semakin dicari semakin tumbuh rasa keingintahuan.

Titik akhir dari semua itu adalah buat anak bosan bermain dengan smartphone. Langkah ini akan mengembalikan anak pada sistem belajar manual dan pertemanan konvensional di dunia nyata. Anak bebas bermain petak umpat. Anak bebas bersepeda. Anak bebas bermain layang-layang…

Hanya saja, orang tua mengarahkan anak untuk peka terhadap dunia digital. Karena semakin ke depan, semua serba instan. Dunia digital seperti apa yang membuat anak bebas berkreasi?
Digital edukatif.
Adakah di masa kini? Tentu saja ada. Pembelajaran melalui dunia digital bahkan lebih gampang dicerna anak karena telah mengandung dua unsur, yaitu audio dan visual. Smartphone yang lahir saat ini telah menanamkan teknologi canggih yang ramah pada perkembangan anak. Orang tua tidak perlu terlalu khawatir dengan kondisi ini karena smartphone model begini menjaga anak untuk tidak bisa menyentuh hal-hal yang berbau SARA dan pornografi. Semua aplikasi maupun game yang ditawarkan adalah cita rasa edukasi. Salah satu produk yang menawarkan keunggulan ini adalah Acer Liquid Z320. Acer telah membenamkan aplikasi khusus anak-anak yang diberi nama Kids Center. Aplikasi pre-install ini memudahkan orang tua dalam mengontrol aktivitas anak selama berselancar di dunia maya. Aplikasi ini juga mencegah anak-anak untuk mendownload konten dewasa tanpa seizin dari spAcer. spAcer sendiri ibarat polisi untuk semua produk-produk Acer, terutama smartphone. Pengguna yang telah memasukkan umur mereka akan terdeteksi oleh polisi ini sehingga tidak bisa mengakses konten-konten yang dicoret untuk usia mereka.
Acer Liquid Z320 Aman untuk anak - acerid.com
Acer Liquid Z320 yang elegan - acerid.com
Kids Center merupakan sebuah aplikasi yang paling menarik. Aplikasi ini bisa menjadi media untuk pembelajaran yang mengasyikkan. Acer mengisi Kids Center dengan berbagai konten bermanfaat bagi anak-anak. Ada ribuan aplikasi edukasi untuk membantu anak belajar sekaligus mengasah kreativitasnya. Ada pula aplikasi gaming dan video yang dapat dinikmati si kecil sepulang sekolah. Anak bahkan bisa menikmati konten terbaru karena tersedia update content.
– acerid.com –
Acer Liquid Z320 merupakan salah satu smartphone unggulan dari Acer yang diperuntukkan untuk anak-anak dan orang tua. Orang tua dan anak akan saling mengerti saat menggunakan sebuah smartphone. Anak dan orang tua sama-sama belajar melalui aplikasi yang sarat nilai edukasi.

Seberapa penting Kids Center untuk pengguna smartphone usia anak-anak?
Kondisi anak-anak yang masih labil sangat membutuhkan sebuah penghargaan terhadap diri mereka, khususnya di dunia maya. Penghargaan tersebut berupa perhatian berlebih terhadap keinginan mereka yang terus meningkat dalam menggunakan fasilitas internet. Pengguna internet - smartphone - saat ini tidak hanya pada kalangan terbatas saja. Maraknya smartphone dengan beragam fitur, seperti Acer Liquid Z320 membuat anak-anak lebih leluasa menggunakan perangkat elektronik ini. Saya mencatat lima poin penting sebuah aplikasi pengontrol aktivitas anak wajib tertanam dalam sebuah smartphone

Pertama, menjaga anak dari pengaruh dunia digital yang tidak bisa dihambat penetrasinya. Orang tua yang sibuk dengan beragam aktivitas tentu saja lupa telah memberikan smartphone kepada anak mereka. Melalui Kids Center anak-anak tidak dapat membuka aplikasi yang mengandung konten di luar usia mereka.

Kedua, membiasakan anak bermain di ranah aman. Aplikasi Kids Center mengatur semua pola hidup anak di dunia maya. Pembiasaan ini akan menciptakan sebuah keharusan mendasar sehingga anak tidak terpikir untuk beralih ke konten-konten dewasa.

Ketiga, nilai edukasi tinggi. Aplikasi-aplikasi edukasi sangat besar pengaruhnya terhadap perkembangan anak. Pembelajaran di sekolah yang masih konvensional tentu berbeda dengan pembelajaran yang telah menanamkan audio dan visual. Misalnya, apabila pembelajaran bahasa Inggris di sekolah hanya mendengar guru saja maka melalui aplikasi dari Kids Center anak akan dibantu oleh suara dan peragaan yang cocok.

Keempat, semua anak suka bermain game namun tidak semua game bagus untuk perkembangan mereka. Game yang terdapat di Kids Center merupakan game-game pilihan khusus untuk anak-anak sehingga tidak mengubah pola pikir anak setelah bermain game.

Kelima, anak-anak suka menonton dan tidak semua tontonan bagus untuk mereka. Jutaan video di Youtube mudah saja ditonton namun aplikasi bawaan Android ini belum tentu cocok untuk anak-anak karena seringkali Youtube menyarankan video tertentu yang tidak layak untuk anak-anak. Kids Center menawarkan video-video dengan nilai-nilai edukasi sehingga anak-anak bermain sesuai dengan usia mereka.

Sudah saatnya orang tua tidak perlu lagi khawatir mengenai penggunaan smartphone di usia anak-anak. Orang tua mempunyai hak perogatif terhadap kelangsungan hidup anaknya. Nilai-nilai positif dari menggunakan smartphone sudah selayaknya ditanam sejak dini sebelum semua terlambat. Acer Liquid Z320 merupakan salah satu smartphone unggulan untuk menemani anak-anak dalam aktivitas mereka. Smartphone ini dapat menunjang kreatifitas anak setelah melihat, merasakan, menyelami dan bermain banyak aplikasi dan game bernilai edukasi. Satu poin penting untuk orang tua, atur jadwal bermain anak dengan smartphone. Dengan demikian, anak punya waktu antara sekolah, teman-teman dan dunia digital mereka. Bagaimana pendapat Anda?
***
Artikel ini diikutsertakan dalam Acer Liquid Z320 Blog Competition. Tertarik dengan lomba ini? Klik banner dibawah.
*** 
Tonton juga video keunggulan Kids Center di video dibawah ini.  
***
Spesifikasi lengkap Acer Liquid Z320 dapat dilihat pada tabel dibawah ini:
Layar
4.5 inch, FWVGA (854 x 480)
IPS wide view angle
Kamera Utama
5 MP auto focus with LED flash light
Kamera Depan
2 MP fixed focus
Prosesor
Quad core 1.1GHz, Qualcomm MSM 8209
Internal Storage
8GB
Memori
1GB
Jaringan
3G:
HSPA/WCDMA: 850MHz / 900MHz / 1900MHz / 2100MHz
GSM/GPRS/EDGE: 850/900/1800/1900MHz
3G up to 42Mbps
Konektivitas
WiFi 802.11 b/g/n
Bluetooth 4.0 EDR
GPS/AGPS
Micro SD slot, Micro USB, 3.5mm audio jack
Sensor
Light sensor, G sensor, Proximity sensor
SIM
Dual SIM Card
Sistem Operasi
Android 5.1
User Interface
Acer Liquid UI
Hiburan
Youtube
Produktivitas
abFiles
Acer SnapNote
Utility
Acer Aid Kit, Quick Mode
Fitur Spesial
Acer BluelightShield™
DTS Studio Sound™
Kids Center
Gourmet Mode
Baterai
2000 mAh, replaceable battery
Talk time: up to 11 hours *
Standby time: up to 480 hours*
Dimensi
136 x 66.5 x 9.6 mm
Bobot
142 g with battery
Sumber: Acer Indonesia
***
Referensi:

17 komentar:

  1. anak saya udah minta belii HP, masih kecilll...ga saya turuti, pinjam punya ortunya aja kalo mau nonton youtube tp HP saya ga ada fitur kid centre nih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Keinginan anak nggak semua bisa dituruti ya Mbak. Peran kita nih mau dibuat kayak apa. Ada baiknya anak ditemani saat bermain smartphone :)

      Delete
  2. Wah, ternyata ada ya smartphone yang kids friendly? Mau ngerekom utk ponakanku yg heboh minta dibelikan smartphone, ah!
    TFS, Bai! Sukses yaa!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Boleh banget kak, apalagi kalau nyasarnya ke sini nanti. Hehehe :)

      Delete
    2. This comment has been removed by the author.

      Delete
  3. asik nih aplikasi di acer,recomended bgd lah ini yak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul Mbak Inda. Anak-anak akan terlindungi dr konten berbahaya :)

      Delete
  4. yups, setuju! anak2 harusnya lebih dikenalkan pada permainan tradisional yang mengedepankan motoriknya dan sarat akan nilai moral

    ReplyDelete
    Replies
    1. Perkembangan teknologi juga perlu asalkan mendapat bimbingan yang sesuai dr orang tua dan aplikasi yang tertanam di smartphone.

      Delete
  5. ini masalah yang sedang dihadapi...isu besar

    ReplyDelete
    Replies
    1. Isu besar yang harus segera diatasi, bukan begitu mbak Sari? Kids Center ini cukup mewakili aplikasi untuk anak-anak di android.

      Delete
  6. Sip Bang, semoga sukses lombanya. Dan Acer Liquid Z320 memang smartphone yang pas untuk di berikan kepada anak, karena fitur Kids Centernya membuat orang tua tak perlu khawatir jika anak bermain bermain dengan smartphone ini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih mas Amir. Anak-anak sngat membutuhkan pengawasan dr orang tua. Aplikasi Kids Center paling tidak membantu kebimbangan orang tua terhadp pengaruh smartphone di usia dini.

      Delete
  7. Bagus ni hp, bisa buat batasin hal yg tidak diinginkan kalau lagi dipinjam sama adik saya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa Mas Panji. Sekalian diarahkan adiknya ke hal-hal positif, apalagi Kids Center mempunyai aplikasi untuk pembelajaran. Semoga bermanfaat ya :)

      Delete
  8. Serba salah sih emang. Nggak dikasih smartphone, butuh untuk komunikasi. Dikasih, susah kontrolnya. Makanya seneng banget waktu tahu ada Kids Center di Acer.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebenarnya pintar-pintar kita menjaga Mbak Ama. Kids Center salah satunya walaupun tetap dalam pengawasan orang tua :)

      Delete

"terima kasih sudah berkunjung, semoga bermanfaat"

Top Ad 728x90