Top Ad 728x90

Sunday, February 28, 2016

, , , ,

Puluhan Juta untuk Sebuah Cinta dari Gadis Aceh

Puluhan Juta untuk Sebuah Cinta dari Gadis Aceh, Mahar Gadis Aceh, Mahalnya Mahar Gadis Aceh, Gadis Aceh, Kecantikan Gadis Aceh, Menikah dengan Gadis Aceh,

Nggak mudah mengucapkan will you marry me di Aceh!

Siapa sih yang nggak mau menikah? Jika usia telah matang dari segi fisik, materi maupun mental, penikahan adalah hal wajar untuk dibicarakan. Namun, menikah dengan gadis Aceh tidak segampang omongan lho. Aturan main yang lebih dikenal dengan sebutan budaya sangat erat kaitannya untuk laki-laki maupun perempuan yang ingin menikah. Barangkali, budaya ini pula yang membuat laki-laki Aceh lebih galau selangkah daripada perempuan. Hanya di Aceh saja urusan menikah mesti membayar mahal cukup mahar.

Dalam Islam mahar adalah kewajiban seorang laki-laki dalam meminang seorang perempuan. Namun Islam tidak membatasi besar mahar yang wajib ditebus tersebut.
Rasulullah saw. bersabda: Apakah kamu mempunyai sesuatu untuk mas kawinnya? Laki-laki itu menjawab: “Tidak” Rasulullah saw. bersabda kembali: “Carilah sekalipun sebuah cincin dari besi!” (HR. Muslim) 
Aceh memang unik. Syariat Islam telah diterapkan namun urusan pinangan seorang laki-laki kepada seorang gadis, tidak berlaku “aturan” main dalam Islam tersebut. Gadis Aceh tak akan pernah bisa dipinang hanya dengan cincin “besi” yang diibaratkan dalam hadis ini. Gadis Aceh hanya akan menerima pinangan mahar emas, sekalipun hanya 1 mayam saja, jika ada yang setuju.

Satuan emas dalam mayam adalah 3,3 gram. Harga 1 mayam emas bisa beragam. Emas murni dengan campuran beda harganya. Paling sedikit 1 mayam harga emas antara 1,5 sampai 2 juta rupiah. Goyangan ekonomi sedikit saja, harga emas akan naik atau turun. Beli hari ini mahal, besok bisa murah.
Apakah gadis Aceh – orang tuanya – akan menerima mahar 1 mayam emas?
Tentu tidak. Inilah kebiasaan – budaya – yang tidak pernah dibuang oleh masyarakat Aceh sampai kapanpun. Keunikan budaya ini hanya ada di Aceh saja. Berlangsung di mana-mana. Dilakoni dengan sepenuh hati. Tanpa paksaan. Tanpa protes. Dielu-elukan apabila maharnya tinggi atau rendah. Dicemooh jika maharnya rendah atau tinggi. Semua serba salah. Tetapi yang salah ini tetap dibanggakan oleh masyarakat Aceh. Hari ini dikatakan mahar si gadis tetangga terlalu rendah untuknya yang cantik, besok akan terlupa karena mahar si tetangga lain terlalu tinggi untuk seorang gadis dari keluarga biasa-biasa saja – kurang mampu.

Untuk kamu, siapkan mahar emas minimal 10 mayam untuk dapat menikahi gadis Aceh “baik-baik” yang kamu cintai!

Gadis Aceh baik-baik adalah mereka yang menjaga marwah Aceh, berasal dari keluarga baik-baik, bagus agamanya, sopan santun perilakunya, memegang teguh adat-istiadat dan lain-lain. Penilaian ini sebenarnya objektif dan tidak hanya tergantung pada faktor yang saya sebutkan. Walau bagaimanapun gadis Aceh adalah perempuan baik-baik karena hanya mau menikah setelah dipinang dengan mahar emas.

10 mayam angka yang tidak sedikit untuk setiap laki-laki yang ingin menikah. Siap batin belum tentu materi siap. 10 mayam adalah angka yang lumrah namun tahukah kamu jika gadis yang dicintai itu seorang sarjana, cantik rupa, atau berasal dari keluarga kaya! Mahar yang wajib kamu tebus bisa sampai 20 mayam ke atas.

Baiklah. Coba kita kalkulasikan jumlah biaya yang wajib dikeluarkan untuk menikah dengan gadis Aceh ini. 10 mayam saja jika harga 1 mayam emas 1,5 juta, maka kamu akan mengeluarkan biaya paling sedikit 15 juta. Jika 20 mayam maka 30 juta. Jika lebih dari 20 mayam? Jika 25 mayam? Jika 30 mayam?

Budaya mengajarkan banyak hal kepada kita. Begitu pula budaya Aceh yang satu ini. Satu sisi memang tidak adil untuk laki-laki yang telah siap mental untuk menikah tetapi terkendala mahar. Di sisi lain adalah proses kesabaran yang sebenarnya dalam Islam telah dianjurkan.
–  “Wahai para pemuda! Barangsiapa yang sudah memiliki kemampuan (biologis maupun materi), maka menikahlah. Karena hal itu lebih dapat menahan pandangan dan menjaga kemaluan. Dan barangsiapa yang belum mampu (menikah), maka hendaklah dia berpuasa karena hal itu menjadi benteng baginya” HR. Bukhari
Proses sabar yang cukup panjang, bukan? Siap mahar 10 mayam, belum tentu siap berumah tangga. Budaya Aceh yang unik ini tampaknya sejalan dengan aturan main dalam Islam, jika menelaah lebih lanjut. Kaum laki-laki dianjurkan untuk mapan terlebih dahulu sebelum benar-benar mampu berumah tangga. Toh, rumah tangga bukan cuma memberikan 10 atau 20 mayam emas saja sebagai mahar. Janji suci di hari ijab kabul akan berlaku sepanjang masa. Islam dan budaya Aceh setidaknya meminimalkan “perang piring pecah” dalam sebuah rumah tangga karena suami belum mampu membawa pulang sayap ayam tiap hari!
Laki-laki Aceh sanggup kok menikahi gadis Aceh biarpun mahar itu mahal!
Aturan mahar yang berlaku secara tidak tertulis adalah cambuk bagi laki-laki Aceh yang ingin segera meminang gadisnya. Patokan mahar dari calon mertua tidak membuat laki-laki Aceh mundur teratur karena terkendala biaya. Laki-laki Aceh mengumpulkan segenap keberanian untuk meminang karena mahar tersebut tidak lantas dibayar sekaligus.

Nah, satu lagi sisi menarik dari sebuah pernikahan di Aceh.
Mahar boleh dicicil? Emang pernikahan itu barang kredit?
Permainannya bukanlah demikian. Step by step membuat pernikahan dengan mahar “besar” di Aceh ini justru menjadi sesuatu yang tidak biasa. Seorang laki-laki yang telah meminang gadisnya akan memberikan mayar 10 atau 20 mayam  secara berkala. Waktu lamaran dikasih seperempat, menjelang pernikahan dikasih setengahnya, dan di hari ijab kabul dilunasi semuanya!

Tepat sekali! Walaupun mahar gadis Aceh itu mahal tetapi tidaklah mahal karena proses ini berlangsung sedemikian manisnya. Hukum mahar yang berlaku di Aceh terasa ringan bagi siapa saja karena emas itu bisa diberikan kapan saja. Asalkan, di hari pernikahan mahar tersebut telah tunai!
Pernikahan di Aceh - Photo by Bai Ruindra
Sudah siap bersanding di pelaminan seperti ini? Gadis Aceh siap kok dipinang oleh kamu. Kamu siap nggak melunasi mahar yang dimintanya?

Ini cerita budaya di kampung saya, bagaimana dengan kampung kamu?

Baca Juga Gadis Aceh, Maukah Kau Kupinang dengan Mahar selain Emas

14 komentar:

  1. Tapi, disana tidak banyak orang yang gak nikah gara gara mahar kan Bang ? #btwpinterjugabikinanimasi #gakkalahamayanglain :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nikah semua tuh, nama juga sunnah nabi kan? Segala upaya dilakukan utk dpt mahar hehehe

      Delete
  2. aduhai maharnya lumayan gede..baru tahu saya tentang adat ini ya bang Bairundra :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Begitulah Mbak, cukup galau ni untuk kami yang masih lajang hehehe

      Delete
  3. Itu belum termasuk urunan biaya nikahnya ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Belum mbak Hana. Ini cuma mahar saja :)

      Delete
  4. Saya dulu minta maharnya kamera Nikon SLR, jaman belum digital hehe..
    Mungkin kalau saya gadis aceh maharnya saya jual dan dibeliin kamera.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Masalahnya nggk boleh minta ini mbak. Emas udh patokan awal sbg mahar hihihi

      Delete
  5. Hai hai Kak.... bapak ibu saya asli Aceh. Saat melamar, keluarga besar saya berpendapat, menikah adalah hal yang harus disegerakan. Beruntung keluarga besar saya tidak memaksakan hal ini kepada calon suami. Namun ada juga sih bisik - bisik nenek ke calon suami waktu itu, sebaiknya mahar berupa emas, tapi gak disebutkan mesti berapa berapa. Untuk apa? suatu saat kehidupan kami darurat, mas kawin tersebut bisa saja menjadi penyelamat *dan terbukti benar...

    Buat apa mahar berlimpah jika umur pernikahan tak panjang...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Sally, jika kamu di Aceh mau tidak mau mahar itu tetap emas kok :)

      Delete
  6. Ikuti petunjuk Nabi/Rasul saja: Nikahilah gadis yang Cantik hartanya, cantik keturunannya, cantik wajahnya dan cantik agama-nya. JIka ke empat hal tersebut dapat dipenuhi oleh sang gadis, saya pikir lelaki tidak akan berfikir lama-lama untuk menikahi wanita dengan 4 kriteria tersebut, terutama agamanya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul. Sayangnya urusan mahar di Aceh tidak semudah itu :)

      Delete
  7. Mahal ya ternyatamahar gadis Aceh. Baru tahu informasi ini di sini. Tapi kalau lelakinya mencintai si gadis pasti diusahakan mengadakan mahar sebaik-baiknya ya ...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mahal banget jika dihitung-hitung tapi tetap bisa kok karena tradisi ini sudah mengakar.

      Delete

"terima kasih sudah berkunjung, semoga bermanfaat"

Top Ad 728x90