Top Ad 728x90

Friday, March 4, 2016

, , ,

Zenfone 2 Laser 5.0 ZE500KL Apresiasi Kasih Sayang Orang Tua Kepada Anak


Hari gini anak-anak belum dikasih smartphone? Apa kata dunia? Dunia saya sih adem ayem saja. Belum tentu dunia kamu sebagai orang tua atau sebagai anak. Orang tua tentu mempunyai pertimbangan tersendiri sebelum memutuskan beli atau tidak smartphone untuk anaknya. Si anak juga jangan ngotot banget mesti ada smartphone mahal seperti kawan-kawannya. Zaman semakin nggak terkendali terkadang membuat orang lebih edan dari yang dipikirkan. Belum lagi anak-anak sedang mengalami masa keemasan mereka. Apapun akan diserap untuk mencapai puncak tertinggi imajinasi. Unsur-unsur negatif belum tentu diterima dengan bijaksana. Smartphone yang lahir dengan beragam fitur merupakan wadah “negatif” itu sendiri sebelum benar-benar bangkit ke permukaan.
Animasi by Bai Ruindra
Namun jangan takut, Asus melalui keluarga Zenfone mengibarkan bendera putih terhadap anak-anak. Salah satu keluarga Zenfone yang ramah anak dan ramah kantong orang tua adalah Zenfone 2 Laser 5.0 ZE500KL. Orang tua cukup menguras isi dompet sebesar Rp.2.199.000 untuk memberikan apresiasi lebih kepada anak.

“dengan syarat: anak harus berprestasi dan berakhlak mulia yang diridhai agama dan lingkungan sosial!”

Anak-anak sekarang ini butuh smartphone untuk kelancaran dalam bidang teknologi. Tanpa bekal smartphone tentu saja anak-anak akan tertinggal. Zenfone 2 Laser ZE500KL hadir ditengah gempuran smartphone lain tanpa menyaring aplikasi apa yang bagus dan tidak untuk anak. Zenfone terjangkau ini cocok untuk anak-anak karena selain harga murah, spesifikasi juga mumpuni sehingga anak-anak betah bermain dengannya.
Aninasi by Bai Ruindra
Slogan kiri dan kanan pada animasi di atas mengintepretasikan bermacam definisi, jika kamu mau mendefinisikannya lebih jauh. Namun, tanpa perlu saya berkata-kata pun soal pornografi di dunia smartphone itu selayaknya jamur di musim hujan, ada yang kelihatan, ada yang tersembunyi. Jika kelihatan mudah dibasmi. Jika tersembunyi malah akan memakan korban jika jamur itu beracun. Anak-anak belum mampu menyeleksi informasi yang bagus atau tidak untuk mereka. Di sinilah Zenfone 2 Laser hadir untuk menemani mereka.

Saat memegang smartphone anak-anak ibaratnya sedang berperang. Maju ke kiri akan menyibak tirai pornografi. Belok ke kanan nilai-nilai edukasi bahkan lebih banyak bertaburan di dunia digital. Anak-anak cukup pintar beradaptasi dengan dunia baru, termasuk smartphone. Sebentar saja mereka akan bisa menikmati sebuah tayangan goyang pinggul di Youtube. Belum sempat beranjak, video serupa secara otomasis direkomendasikan oleh Youtube. Anak-anak terlarut dalam pusara ini tanpa bisa lepas dan besok-besok akan melakukan hal serupa. Padahal nilai-nilai edukasi lebih menyita waktu mereka apabila disadari.
Animasi by Bai Ruindra
Orang tua berperan lebih pintar dari anak setelah Zenfone 2 Laser berada di tangan mereka. Orang tua harus berani mengatakan tidak sebelum malapetaka benar-benar terjadi. Aplikasi menarik dari Zenfone 2 Laser memang tidak dapat dibuang tetapi orang tua bisa membatasinya dengan mengaktifkan Mode Anak (Kids Mode).

Jangan menyangkal bahwa smartphone kamu lebih sering dimainkan oleh anak di waktu senggang!

Kamu mungkin belum membeli smartphone untuk anak. Namun saya yakin sekali bahwa smartphone kamu lebih sering dimainkan anak saat waktu luang. Apakah itu main games atau nonton Youtube. Secara tidak langsung kamu telah mengajarkan kepada anak mengenai media sosial yang seharusnya dibatasi.
Animasi by Bai Ruindra
Lock aplikasi yang nggak boleh mereka buka! Itu penting.

Jika kamu telah yakin memberi smartphone ini kepada anakmu. Nggak salah berpikir lebih maju ke depan, karena perkembangan zaman juga terus berbenah. Hanya saja kamu perlu batasan-batasan penting dan itu ada di Zenfone 2 Laser. Tentu kamu nggak menginginkan anakmu terjerumus ke pergaulan bebas dengan cekikikan manja bersama pasangan lawan jenis, eh bahkan pasangan sejenis pun patut dicurigai. Tetapi kontrol penuh kamu terhadap smartphone miliknya akan meminimalkan kondisi ini.

“Ah! Papa nggak adil!” kalimat ini pasti akan muncul begitu anakmu nggak bisa buka Youtube atau media sosial.

Kendalinya ada di tanganmu. Mau unlock Mode Anak di Zenfone 2 Laser atau diam saja. Segala kemungkinan pasti akan terjadi. Terpikirkan olehmu ataupun tidak.

Jika kamu tanya jawaban saya, “Abang foto-foto saja dulu, nanti Papa bantu posting ke medsos. Tenang saja!” jika anakmu cowok.

“Kakak selfie saja sepuasnya, Papa bantu posting nanti. Deal!” jika anakmu cewek.

Artinya, biarpun kamera Zenfone 2 Laser nggak terlock tetapi jangan biarkan anak-anak langsung memposting foto mereka ke media sosial. Orang tua perlu menyeleksi terlebih dahulu hasil foto 13 megapixel yang memukau dan hasil selfie 5 megapixel yang jernih dengan autofocus. Kamu pasti paham tujuannya untuk apa.

“Nggak asyik ni, paket data nggak ada!” keluh anakmu lagi.

Tindakanmu harus lebih tegas.

“Papa pinjamkan kartu baru untuk kamu pakai di rumah ya, koneksinya 4G LTE lho!”

Langkahmu seharusnya lebih gesit daripada 4G LTE. Celingak-celinguk ke layar Zenfone 2 Laser yang masih menyala di depan mata anakmu adalah wajib. Terserah kamu mau beralasan apa. 4G LTE cukup cepat menggoyangkan matanya saat menyaksikan Selena Gomez ngebor di video lagu apapun yang dinyanyikannya. Atau hentakan Share it Off dari Taylor Swift juga bukan konsumsi anak-anak!

“Pa, belikan Power Bank dong!”

Jangan sampai kamu dihipnotis dengan rayuan. Daya tahan Zenfone 2 Laser cukup membuatnya hidup seharian tanpa terkoneksi internet. Kamu patut curiga jika baterai 2070 mAh hanya tinggal 5% saja begitu anakmu sampai di rumah, siang atau malam hari. Bisa jadi anakmu main di Wi-Fi. Bisa jadi merekam video cukup lama atau memotret banyak objek. Jangan lupa cek status Wi-Fi dan galeri!

“Pa, gantiin dengan model terbaru dong, RAM ini kekecilan!” ini bukan celana boy. Nggak mudah ganti-ganti smartphone karena alasan ada yang kekecilan.

Rayuan sekecil apapun bisa membuyarkan kasih sayang. RAM 2 GB Zenfone 2 Laser cukup kok untuk membuka banyak aplikasi. Saya jamin nggak akan stagnan.

“Pa, minta memori tambahan dong!”

Semakin didengar dan dituruti, anakmu nggak akan pernah puas. Memori sebesar 16 GB cukup besar untuk menampung aplikasi itu-itu saja. Toh, PlayStore telah kamu kunci dan anakmu hanya bisa menginstal aplikasi jika bersamamu saja.

“CPUnya nggak kencang ni, Pa!”

Barangkali kamu akan luluh tetapi orang tua jangan pernah menyerah dengan kemauan anak. CPU Qualcomm Snapdragon 410 cukup kencang untuk menjalankan Zenfone 2 Laser. Jangan khawatir akan hal itu!

“Pa, HP ini kecil banget!”

Ada baiknya kamu diamkan saja. Itu adalah alasan anakmu untuk berganti smartphone baru yang lebih sreg di hatinya. Layar 5 inci kok kecil banget! Layar kualitas HD ini bahkan lebih jernih lho jika kamu ingin membanding-bandingkan sih. Layar ini juga sangat aman dari goresan berkat bantuan Corning Gorilla Glass 4.

Anakmu, harus berani berkata, “Aku terlindungi kok!”

Belum saatnya kamu berpaling dari Zenfone 2 Laser 5.0 ZE500KL. Tatap muka yang jernih juga kelebihan lain dari smartphone ini. Karena Zenfone 2 Laser;

Perfecto! Yummy!
 
Animasi by Bai Ruindra

Eh, ini hanya usul sih. Kamu sudah yakin memberi Zenfone 2 Laser kepada anakmu jika dia berprestasi semester ini?

8 komentar:

  1. Dari seabrek fitur, pas liat harganya ternyata termasuk harga yang murah untuk hp seukurannya :')

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul. Cocok digunakan untuk berbagai kebutuhan :)

      Delete
  2. Asyik reviewnya mas, good luck yaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih mbak Prima, sukses juga ya :)

      Delete
  3. Mode anak itu bermanfaat banget, tapi mesti ati ati juga, jangan sampe lupa passwordnya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah itu, kalau lupa password bisa bahaya hehehe

      Delete
  4. Hmm.. bikin animasinya pake PicsArt yaa :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya. Masih belajar banyak buat animasi :)

      Delete

"terima kasih sudah berkunjung, semoga bermanfaat"

Top Ad 728x90