Top Ad 728x90

Sunday, March 27, 2016

, , ,

Cukup 16 Episode Descendants of the Sun untuk Taklukkan Dunia

Cukup 16 Episode Descendants of the Sun untuk Taklukkan Dunia, Descendants of the Sun taklukkan dunia, Descendants of the Sun drama terbaik, Descendants of the Sun drama terpopuler, Descendants of the Sun berpenghasilan terbanyak, Descendants of the Sun terbaik 2016,

pemeran utama Descendants of the Sun
Pemeran Utama Descendants of  the Sun - okezone.com
Drama Korea Selatan kembali “naik daun” setelah Descendants of the Sun masuk ke dalam jajaran drama terlaris sampai saat ini. Nggak mudah untuk mendapatkan rating 30% secara global dan selalu meningkat tiap episode. Drama ini menyuguhkan kisah seorang tentara dan dokter yang terlibat cinta lokasi di daerah konflik, Urk, Timur Tengah. Pesona Song Joong Ki dan Song Hye Kyo cukup kuat untuk menaikkan peringkat drama ini. Tak cuma para pemain yang bermain totalitas namun alur cerita dan ide menarik membuat drama ini layak ditonton. Descendants of the Sun merupakan drama pertama yang syuting penuh sebelum ditayangkan.

Descendants of the Sun baru tayang 10 episode dari total 16 episode di KBS 2. Memang, rata-rata drama Korea Selatan berada di antara 16 sampai 24 episode. Kebanyakan drama populer juga bermain di episode yang sedikit. Sebut saja Oh My Venus, Its Okay That Love, Misaeng, Pinokio, The Hiers dan lain-lain. Cukup “16” saja orang-orang Korea Selatan menaklukkan dunia. Pesona Lee Min Ho, So Ji Sub, Park Shin Hye, Kim Soo Hyun, Siwan dan beberapa nama lain langsung melambung. Masing-masing punya pesona yang sulit dilupakan oleh penggemar drama dari negeri ginseng.

Cerita yang menarik, bukan semata mencari “uang” membuat drama Korea Selatan lebih dicintai. Ekspansi pegiat seni Korea Selatan tidak main-main sehingga drama yang disuguhkan layak ditonton. Descendants of the Sun saja menghabiskan biaya cukup besar karena syuting di lokasi yang kurang populer. Mereka harus membangun sarana agar lokasi pengambilan gambar tampak nyata. Belum lagi para aktor dan artis utama diboyong ke Yunani – ingat dengan bangkai kapal di antara gunung dan laut?

Keseriusan yang dilakukan oleh pegiat seni Korea Selatan membuahkan hasil jauh lebih besar. Descendants of the Sun menjadi salah satu drama yang ditonton lebih 1,1 miliar melalui situs streaming iQiyi, Cina. Belum lagi hak siar yang telah dibeli oleh Jepang, Taiwan, Hong Kong, Thailand, Australia maupun Amerika yang ditaksir mencapai Rp. 2,94 milliar. Fantastis bukan?

Keuntungan lain tentu tak bisa dipandang sebelah mata. Lokasi syuting Descendants of the Sun yang telah dirobohkan akan dibangun kembali oleh Pemerintah Korea untuk diabadikan sebagai monumen. Semula, Taebaek, Provinsi Gangwon, merupakan salah satu daerah “terisolir” di Korea Selatan. Berkat drama ini daerah tersebut telah dikunjungi oleh banyak wisatawan domestik dan luar negeri.
Descendants of the Sun tidak hanya mempromosikan budaya Korea secara internasional tapi juga membawa perhatian negara-negara asing ke Korea. Isi kebudayaan yang luar biasa tak hanya membuat sukses sektor budaya dan finansial tapi juga berkontribusi dalam industri pariwisata Korea Selatan!” – Park Geun Hye, Presiden Korea Selatan, dikutip dari Hancinema –
Besarnya pengaruh Descendants of the Sun membuka peluang cukup besar untuk Korea Selatan sehingga kembali dikenal dan dikunjungi wisatawan. Pemerintah Korea Selatan sejak dulu dikenal mendukung industri hiburan karena dampak K-Pop maupun K-Drama cukup dirasa baik. Masih ingat dengan Winter Sonata bukan? Drama ini merupakan salah satu drama paling populer di masanya dan lokasi syuting telah dijadikan objek wisata, yaitu Pulau Nami.
“Setelah berita tentang Taebaek merupakan lokasi syuting (Descendants of the Sun) tersebar, kami terus mendatang pengunjung tanpa henti dari Korea dan negara asing. Kami akan membangun kembali lokasi syuting dan mengubahnya menjadi wisata hallyu seperti pulau Nami!” – Kim Yeon Sik, Walikota Taebaek –
Proses tidak main-main dari pegiat seni Korea Selatan patut diacungi jempol. Puluhan bahkan ratusan drama lahir yang kemudian dicintai oleh banyak orang karena alur cerita yang fokus serta episode yang sedikit. Tak heran mereka bersaing mengolah ide semenarik mungkin sehingga drama yang hadir punya nilai jual. Cita rasa drama Korea Selatan tentu berbeda karena mereka lebih mengedepankan ide dan fokus pada alur cerita.

Ngomongin sukses tentu saja sangat besar kemungkinannya. Sukses sebuah drama akan berimbas kepada aktor dan artisnya. Nggak perlu bermain ratusan sampai ribuan episode untuk dikenal, kaya raya dan tawaran iklan berjibun. Cukup 16 saja mereka dikenal dunia. Bahkan, dapat mengalahkan pemasukan drama dengan ribuan episode. Kuncinya, kreatif dalam mengolah ide.

16 episode lebih dari cukup untuk membuat Korea Selatan menaklukkan dunia. Apakah pendapat ini cukup meyakinkan?

Baca Juga Musisi Aceh Kehilangan Kreativitas dan Penganut Plagiarisme

0 komentar:

Post a Comment

"terima kasih sudah berkunjung, semoga bermanfaat"

Top Ad 728x90