Top Ad 728x90

Friday, April 8, 2016

7 Alasan Mengapa Kamu Wajib ke Bali

7 Alasan Mengapa Kamu Wajib ke Bali, Alasan Wajib Ke Bali, Pantai Terindah di Bali, Pantai Terbersih di Bali, Budaya khas Bali, Kasta di Bali, Bahasa di Bali, Film yang syuting di Bali, Ajaran Hindu di Bali Beda dengan India, Tuhan orang Bali, Sawah di Bali sejuk,

tari kecak bali
Tari Kecak Bali -pegipegi.com
Dua personel Girl Generation, Sunny dan Hyoyeon, baru saja melakukan pemotretan untuk sebuah majalah di pulau Bali. Sebelum dua member girl band papan atas Korea Selatan itu memposting foto-foto unyu-unyu mereka di media sosial, nggak terhitung lagi berapa jumlah pesohor negeri ginseng singgah di Bali. Ji Chang Wook termasuk salah satu aktor yang tampak liar dengan motor di jalanan Bali.


Sebuah mahakarya yang memadukan Bali dengan cinta romantis adalah Eat, Pray, Love. Novel karangan Elizabeth Gilbert merupakan kisah nyata pencarian cintanya setelah bercerai dengan suami pertama. Buku ini telah diangkat ke layar lebar dengan pemeran utama Julia Robert. Aura Bali yang sejuk, nyentrik dan eksotis digambarkan begitu memukau dalam film tahun 2010 ini. Artis Indonesia, Christine Hakim memerankan Wayan, seorang sahabat dari Gilbert selama di Bali.

Seberapa pantaskah kita mengunjungi Bali? Terlepas dari aktor dan artis Korea yang mengabadikan pemandangan indah untuk majalah-majalah beken, atau mengenyampingkan film romantis Hollywood arahan Ryan Murphy tersebut. Saya mengutip tujuh alasan ini mengapa kamu wajib mengunjungi Bali.

Akar Budaya yang Kuat
Suatu daerah dikenal karena nilai jual yang berbeda dari daerah lain. Unik dan menarik. Orang-orang akan mencari sehingga mudah diceritakan kepada orang lain. Akar Budaya di Bali tak lepas dari ajaran Hindu. Masyarakat di Bali merupakan mereka yang terdiri dari dua kelompok yaitu Wangsa dan Sudra. Wangsa adalah keturunan ningrat dan Sudra merupakan keturunan biasa. Wangsa kemudian dibagi menjadi tiga kasta yaitu Brahmana (pendeta; alim agama), Satria (bangsawan) dan wesya (prajurit). Nggak jauh beda dengan daerah lain yang masih mempertimbangkan kehidupan darah biru seperti Yogyakarta dan Aceh. Kehidupan berdasarkan tingkatan kasta ini masih kentara di Bali.

Di antara budaya Bali yang terkenal misalnya, Jatakarma Samskara atau upacara kelahiran. Berbeda dengan daerah lain, seorang wanita hamil memiliki deretan pantangan sebelum bahkan sampai melahirkan. Ibu hamil tidak diperkenankan untuk makan makanan berasal dari hewan (kerbau atau babi), tidak boleh melihat darah, tidak boleh melihat orang meninggal, menetap di rumah selama kehamilan agar proses persalinan berjalan normal. Saat sang bayi lahir, yang berhak memotong ari-arinya adalah ayah sang bayi. Ari-ari ini di kemudian hari akan dikalungkan ke leher bayi. Bayi di Bali, selain dipakaikan pakaian juga perhiasan seperti emas atau perak. Perhiasan ini bisa berupa gelang atau kalung dan disesuaikan dengan kemampuan orang tuanya.
Jatakarma Samskara di bali
Jatakarma Samskara - mademarianda.com
Ajaran Hindu yang Kental
Bali adalah Hindu. Jika ingin belajar Hindu lebih dalam maka kamu pergilah ke Bali. Ajaran Hindu di Bali mengakar pada ajaran Hindu di India. Di mana-mana akan terlihat orang beribadah sesuai dengan ajaran Hindu. Walaupun tidak semua masyarakat Bali – maupun pendatang – adalah penganut Hindu. Agama Hindu di Bali merupakan perpaduan antara ajaran Hindu (Siwa dan Buda) dengan penyembahan roh-roh halus, nenek-moyang dan unsur-unsur alam.

Kamu ingin melihat proses sembahyang orang-orang Hindu di alam terbuka? Bali adalah tujuannya. Selain mendapati orang-orang berpakaian putih juga gapura-gapura, candi-candi, yang memiliki arsitektur khas. Patung-patung yang menjadi penjaga di pintu gapura-gapura tak lain objek wisata yang mesti diabadikan.
gapura di bali
Gapura di Bali - anakpintar-web.id
Bahasa yang Sopan
Bli adalah panggilan untuk seorang laki-laki lebih tua di Bali. Bahasa orang-orang Bali termasuk salah satu bahasa yang sopan dan lembut. Setiap penggalan kata yang keluar dari masyarakat Bali seperti “desahan” penuh makna. Orang-orang Bali terbiasa dengan tutur kata yang sopan santun karena menghargai lawan bicaranya.

Pantai yang Indah
Bali memang dikenal dengan pantai yang eksotis. Pantai Kuta maupun Nusa Dua merupakan dua pantai yang dielu-elukan dunia. Karena apa? Pantai Kuta dikenal dengan pasir putih, dekat dengan Bandara Ngurah Rai dan posisi matahari terbenam yang pas. Pantai Nusa Dua dikenal sebagai salah satu pantai yang bersih, dekat dengan hotel-hotel berbintang dan ombak-ombak kecil yang aman untuk berenang.
sunset di pantai kuta
Sunset di Pantai Kuta, Bali - anythingbali.com
pantai terbersih di dunia
Pantai Nusa Dua, Bali - water-sport-bali.com
Seni yang Berkualitas
Orang-orang Bali adalah mereka yang pecinta seni. Musik, tarian maupun memahat patung merupakan kesenian yang tak bisa dilupakan dengan Bali. Orang-orang Bali diwajibkan untuk bisa menari. Orang-orang Bali kebanyakan bisa memahat. Sehingga nilai jual seni dari Bali lebih mahal dibandingkan dengan daerah lain karena pembuatannya berdasarkan jiwa dan kecintaan. Patung tetap dipahat walaupun tanpa pembeli, begitu kira-kira estetikanya.
pahat patung di bali
Pahat Patung di Bali - wacananusantara.org
Perkampungan yang Sejuk
Bali itu pulau yang kecil sehingga mudah untuk akses ke mana-mana. Kamu gampang banget melihat gapura, candi maupun persawahan yang sejuk. Kampung-kampung di Bali di kelilingi dengan sawah yang membuat pandangan adem. Ingat film Saus Kacang yang diperankan Bunga Citra Lestari dengan suaminya, Ashraf Sinclair. Film ini menggambarkan suasana persawahan yang sejuk dan nyaman untuk wisatawan.
sawah yang sejuk di bali
Sawah yang indah di Bali - kadek-elda.blogspot.com
Kebebasan di mana-mana
Bicara kebebasan di manapun tetap ada. Kenapa Bali lebih bebas? Kamu tahu sendiri, nggak cuma wisatawan dalam negeri namun luar negeri bebas keluar masuk ke Denpasar. Nggak heran jika bikini berkeliaran di bibir pantai, party di hampir semua tempat. Bali nggak pernah tidur karena kedatangan wisatawan berlalu begitu saja. Aset yang dijual oleh Bali adalah bebas berekspresi dan kamu akan mendapatkan ketenangan dari itu. Kebebasan yang terjadi di Bali memang berbalik dengan budaya masyarakat yang agamis. Perayaan hari besar agama Hindu adalah terbesar di Indonesia. Gapura-gapura selalu membuka pintu untuk masyarakat yang ingin beribadah. Urusan kebebasan kamu tanggung sendiri deh mau dibawa ke mana.

Dan, Bali menyimpan kenangan. Tinggal kamu pilih kenangan apa yang mesti dibagi ke orang rumah saat pulang berlibur dari sana. Sudah siap mengunjungi Bali? 

Baca Juga Niat Ngeblog, Master Blog dan Blogger Paid View

1 komentar:

  1. Pengen ke Bali.. cuman ngak pegen kantong menipis cuman gara-gara ngak jeli...

    cuman di sini http://bit.ly/298gRhM beli tiket pesawat dapet diskon Rp. 100.000....

    thaks ya.. semoga bermanfaat



    ReplyDelete

"terima kasih sudah berkunjung, semoga bermanfaat"

Top Ad 728x90