Top Ad 728x90

Monday, April 18, 2016

, , , , ,

Ini Cara Optimalkan Blog Lifestyle Kamu yang Unyu-unyu

Cara Optimalkan Blog Lifestyle, Ini Cara Optimalkan Blog Lifestyle Kamu yang Unyu-unyu, Cara mengoptimalkan blog, blog harus dioptimalkan, blog tidak optimal, iklan di blog, cara pasang iklan di blog, cara optimalkan blog, mengoptimalkan blog bagi pemula,

cara mengoptimalkan blog
Cara optimalkan blog - carazone.com
Ngeblog bukan lagi cerita lama. Ada yang rutin update konten tiap hari. Ada yang sehari bisa nulis puluhan artikel kayak portal berita. Ada yang copy paste dari blog lain. Ada yang ­leyeh-leyeh cuma ngandalin SEO yang akan mendatangkan pundi-pundi “amal” dari Mbah Google. Ada yang saking sibuknya ikut acara offline aktivitas blog terbengkalai. Ada yang sibuk blogwalking eh blognya nggak terisi apa-apa selama sebulan penuh.
Sudahkah blog kamu terbebas dari sarang penyamun?

Optimalisasi blog sebenarnya tergantung dari kemauan dari pemilik. Kamu bebas mau ngisi apa saja karena itu rumah milik pribadi. Kamu nggak ngisi juga tak masalah karena mungkin kamu lagi nabung untuk hajar sehari ratusan artikel. Akhir-akhir ini – jika kamu bermain Google Adsense – tampaknya Google sangat sayang kepada para blogger. Melalui akun Google Adsense kamu dapat melihat bagaimana Google mengirim pesan cinta kepada pemilik blog untuk membuat blog lebih optimal. Memang, dalam hal ini Google mewanti-wanti bagaimana cara mengotimalkan pemasukan namun tutorial yang dihadirkan Google melalui kabar berita mereka termasuk soal konten. Jika kamu sudah memiliki akun Google Adsense coba perhatikan bagian Pengoptimalan. Google rutin mengirim informasi dan saran penting untuk mengoptimalkan blog kamu – terutama iklan-iklan dari mereka.

Google sayang banget sama blog kamu, masa kamu kagak? Cara mengoptimalkan blog tergantung kepada kamu. Jungkir balik. Loncat-loncat. Teriak-teriak. Terserah. Kamu tetap fokus pada hal berikut ini:

Konten
Ingat. Kamu sedang berperang dengan siapa? Konten sangat memengaruhi blog kamu secara keseluruhan. Blog yang “bagus” dan “baik” tentu berasal dari konten yang bermanfaat untuk pembaca. Konten blog lifestyle lebih mudah diisi karena kebebasan tema. Kamu mau nulis tentang wisata, hiburan, teknologi, nggak masalah. Keuntungan blog gado-gado ini adalah tidak terbatas kepada konten dengan satu tema.

Perang baru dimulai saat kamu menulis tema yang sama dengan blogger lain. Jika blog kamu gagap maka akan nyungkep ke kolong jembatan di pencarian Google. Blog lifestyle kamu bisa diisi dengan sesuatu yang unik dan menarik sehingga mesin pencari mudah mendeteksi. Hal-hal ringan bisa kamu isi di blog karena soal ketawa dan rasa itu selalu disukai oleh pembaca.

Bahasa
Kamu di Indonesia maka tulislah dalam bahasa ibu. Bukan karena saya nggak bisa Inggris terus melarang kamu nulis dalam bahasa Inggris. Satu kunci yang paling penting kamu pegang adalah perang ini bukan cuma milik kita. Kamu menulis dalam bahasa Inggris maka musuhmu secara global. Tentu saja para blogger profesional di seluruh dunia menghajar blog kamu yang belum tentu menang dalam SEO. Mulailah berperang dengan blogger dari Indonesia yang notabene menulis dalam bahasa Indonesia. Jangan berkecil hati bahwa blog kamu nggak bakal ada pembaca. Kamu nulis, pembaca akan datang dengan sendirinya. Pengguna internet di Indonesia tak terbendung. Saya nggak mau bermain data, saat saya menulis ini saja berapa banyak smartphone berbasis Android maupun IOS aktif. Dan bayangkan, mereka pengguna internet aktif, mereka nggak cuma main games atau nonton Youtube, mereka akan googling informasi menarik.

Blogger Indonesia yang belum sebanyak global membuat kamu bisa menghadang dengan senjata laras panjang. Kamu asah senjata setajam mungkin lalu hunus ke pusat, maka kamu akan menang. Apa yang unik dari Indonesia? Apa yang suka bikin kamu tertawa? Apa yang disenangi teman-teman kamu? Apa yang terjadi di sekelilig kamu? Maka tulislah. Sesuatu yang ada di depan kamu, belum tentu ada di depan orang lain. Mulai dari hal-hal kecil, kapan waktu senggang dalam sehari, mau tidur, mau istirahat siang, mau menjelang pulang kantor, nggak usah panjang-panjang, satu dua halaman Word saja.
Baca Juga Harumnya Cinta dari Janda Perawan 
Bahasa blog sangat memengaruhi keperkasaan kamu di dunia maya saat ini. Apabila kamu telah yakin bahwa blog mampu bersaing dengan dunia global, nggak ada salahnya menulis dalam bahasa Inggris. Peperangan di sana lebih ganas dari yang dibayangkan. Kamu harus siap untuk itu.

Mobile Friendly
Kenapa penting? Karena pengguna internet saat ini, baik global maupun Indonesia adalah pemakai smartphone. Blog yang ramah smartphone akan mendapatkan pengunjung lebih banyak daripada blog yang berat atau bahkan penuh klik perklik. Template dari blogger misalkan bisa kamu berdayakan untuk mobile friendly. Namun template pihak ketiga juga bisa diterapkan sehingga tampilan blog kamu terkesan elegan.

Mobile Friendly juga akan berpengaruh kepada mesin pencari. Kembali ke alasan sebelumnya bahwa peselancar di dunia maya saat ini akan pemilik smartphone. Sama halnya dengan kamu yang apa-apa perlu akan membuka Google. Mereka juga demikian. Informasi yang terkait, misalnya “keluhan sakit lambung” akan menyasar ke blog kamu di smartphone mereka jika kamu pernah menulis tentang ini. Jangan sia-siakan template blog mobile friendly karena zaman terus tergerus oleh pengguna smartphone yang tak pernah lepas dari informasi apapun itu.

Penempatan Iklan Google
Di awal saya telah singgung bahwa Google sedang perhatian kepada blogger. Maka pergunakan rasa sayang itu dengan baik. Saya memang belum mahir soal Google Adsense, bahkan belum menghasilkan pundi-pundi sampai puluhan juta. Penghasilan saya dari Google belumlah layak diperbincangkan karena baru sekali PO. Eh, sebaiknya jujur kan daripada ngomong ngelantur kemudian.

Iklan di blog penting untuk pengoptimalan blog. Seperti anjuran Google, iklan yang baik dan tingkat terlihat lebih banyak adalah di bagian paling atas, paling bawah dan samping. Lalu di bagian bawah judul artikel, akhir artikel dan ditengah-tengah artikel. Konsep ini telah lama diterapkan oleh pemain SEO. Namun Google yang “kurang” suka dengan permainan SEO tak bersahabat mulai melancarkan aksi bantuan untuk blog-blog yang memuat informasi lebih menarik. Mulailah dari sini, kita yang hanya bermodal tulisan memulai hal ini. Nggak ada salahnya. Perlahan-lahan. Menulis yang kira-kira akan dibaca orang. Mencari pengunjung dengan cara-cara sehat. Dan biarkan mereka klik sendiri iklan yang bergentayangan di blog.

Posting Terjadwal
Kamu coret-coret deh di kertas buram ide-ide yang berkeliaran. Kapan sempat nulis satu halaman saja tak apa. Aktivitas terjadwal lebih menggiurkan daripada aktivitas tidak terstruktur sama sekali. Alasan nggak punya ide menulis itu kamu tempatkan di perasaan galau tingkat tinggi saja. Kamu blogger, kamu adalah penulis. Nggak mungkin hilang ide menulis sampai sebulan lebih!

Ini adalah terjun payung. Bebas ditarik gaya gravitasi Bumi. Mau ide itu ringan saja jika kamu yang tulis pasti akan menarik. Oh, sehari nggak sanggup nulis satu artikel, cukup seminggu sekali. Seminggu sudah lebih dari cukup dari dispensasi untuk diri kamu sendiri yang ngaku seorang blogger. Jadwal rutin seminggu sekali ngeblog bukan perkara sulit. Kamu ibu rumah tangga, nulis deh aktivitas di kecil yang lucu-lucu. Kamu suami yang baru menempati rumah baru, tulis saja makanan istri yang keasinan karena jarang masak di rumah mertua. Kamu lajang lapuk – kayak saya hihihi – nggak masalah nulis hari-hari galau penuh kenangan. Kamu baru pulang umrah – amin ya rabb – posting saja cerita seru selama di Mekkah dan Madinah. Kamu nggak bisa makan pedas, tulis saja saat-saat kamu dikerjain teman makan ayam pedas di warung depan kantor.

Kamu mau pilih yang mana, itu hak paten kamu sendiri. Ibarat beli baju baru, cara-cara mengoptimalkan sebuah blog tergantung kepada kemauan kamu sendiri. Nggak ada paksaan dari sponsor yang membuat kamu harus menulis setelah ikut kegiatan acara. Atau kamu cuma update blog untuk kebutuhan lomba saja.

Kamu mau blog berjemur? Kamu mau blog berdebu? Bagi saya sih, walaupun bayar seratus ribu untuk mendapatkan domain pribadi tetap “mahal” dan saya harus menjaganya dengan baik. Bayangkan saja, jika seratus ribu membeli domain sama dengan mengeluarkan 1 milyar membeli rumah tapi tak ditinggali dan dipenuhi pernak-pernik yang menyilaukan mata.

Kamu siap berperang dengan blogger lifestyle lain? Asah pedang yang tajam. Siapkan mesiu yang ganas beracun. Cincang. Tembak ke sasaran! 

Baca Juga Gagal Move On dari Big Boss Descendants of the Sun

0 komentar:

Post a Comment

"terima kasih sudah berkunjung, semoga bermanfaat"

Top Ad 728x90