Top Ad 728x90

Monday, April 4, 2016

, , , , ,

Niat Ngeblog, Master Blog dan Blogger Paid View

Niat Ngeblog, Master Blog, Blogger Paid View, Apa niat ngeblog, siapa master blog, blogger titipan,

niat ngeblog, master blog, blogger paid view
Niat ngeblog, master blog dan blogger paid view - boukevlierhuis.nl
Ngomongin ngeblog sudah wajar saat ini. Blog kamu apa ya? Berapa DA blog kamu? PA berapa? Dan seterusnya. Jarang banget ada yang nanyain tulisan “terbaik” dari blog kamu yang mana? Tulisan terpopuler dari blog kamu yang mana? Tulisan paling bermanfaat dari blog kamu yang mana? – misalnya.

Orientasi ngeblog sudah bercabang-cabang. Ada yang benar-benar nulis untuk kesenangan. Ada yang nulis karena tuntutan pekerjaan. Ada yang nulis supaya dapat uang banyak. Ada pula yang blognya cuma berisi artikel titipan.

Sebenarnya, ngapain sih kamu ngeblog? Ini nih yang mesti diluruskan. Jangan sampai saat membangun diskusi mengenai niat ngeblog, kamu sudah jetlag duluan. Fine, jika niat ngeblog kamu karena hobi menulis dan menyalurkan bakat. Nggak masalah kok asalkan kamu nulisnya rutin. Tulisan apa ya sesuaikan dengan passion kamu menulis. Kebiasaan dalam diri kamu. Kisah jalan-jalan kamu. Kisah inspiratif di sekiling kamu. Terserah mau nulis apa. Asalkan nggak ngeblog sebulan sekali. Paling parah malah nggak dirawat lagi sampai waktu lebih dari sebulan. Tetapi tetap bangga bahwa, saya blogger!

Definisi blog menurut saya adalah rumah berbentuk maya. Kunci pintu blog itu ada di kamu bukan di saya atau pembaca setia tulisan kamu. Kamu bebas mau buka kunci kapan saja. Kamu bebas mau ngisi artikel cabul atau curhat colongan siang bolong. Terserah kamu mau pasang foto cuma pakai underware atau berbusana lengkap bahkan pakai cadar segala. Mau tulisan satu paragraf berisi lima baris, itu hak kamu. Asalkan konsisten memasukkan “barang” ke rumah kamu sampai ke sudut-sudut agar tak berdebu. Oh, kamu serius kok ngeblog tetapi cuma blogwalking doang. Ada blogger yang curcol soal kucing bunuh diri, buru-buru kamu klik lalu komentar. Itu nggak cukup lho. Rumah orang kamu kunjungi tetapi rumah sendiri nggak kamu bukain pintunya. Terus, kamu nginap di mana?
Aku blogger profesional lho, dapet duit banyak dari blog! 
Begitu yang dinamakan dengan master blog? Saya sih nggak paham betul yang mana master yang mana nonmaster. Saya cuma tahu sarjana itu tingkat strata satu dan master itu strata dua. Master blog? Katanya sih mereka yang telah malang-melintang di dunia blog dan dapat banyak uang dari blog terutama dari Google Adsense. Lantas, bagaimana dengan anak kemarin sore yang ngeblog copy paste artikel dari blog lain namun mendapatkan uang berjibun dari Google Adsense, tak kena tilang pula. Apakah mereka juga master blog? Kerjanya cuma semalam doang dengan copas sana sini, langsung dapat ribuan sampai jutaan klik.

Secara pribadi, master blog di mata saya adalah blogger yang profesional dalam arti sebenarnya. Tulisan yang ada di blog master ini murni buah pikirannya. Semua konten dalam blognya adalah hasil survei panjang. Pengalaman ngeblog juga bukan sehari dua hari. Ilmu HTML dasar setidaknya paham, paling nggak tahu ubah template blog dari pihak ketiga, atau bisa alihkan blog gratis ke berbayar dengan pengaturan di setting blog dan provider penyedia layanan. Belum lagi bicara SEO, Konten setema dan lain-lain. Jika belum sampai ke taraf ini, stop deh ngatain diri master blog!
Dan jangan pernah lupa, blogger itu penulis maka blogger menulis. Tanpa menulis apakah benar disebutkan blogger? Bahkan sampai ada tingkatan master pula!
Bagaimana dengan aku yang dapat ratusan juta dari Google Adsense?

Master cari uang benar. Master blog belumlah sampai. Banyak cara mendapatkan uang dari Google Adsense dengan beberapa manipulasi sehingga klik bisa terjadi sendiri, atau menempatkan iklan di bagian-bagian strategis, atau bermain SEO yang “dilarang” Google. Mau konten bermanfaat whatever. Mau pembaca betah peduli amat yang penting banyak klik. Kalau ditanya soal konten yang disukai Google, misalnya, si master ini akan gagap dan galau tingkat tinggi.

Banyak jalan menuju Roma, banyak jalan pula mendapatkan penghasilan dari blog tanpa perlu embel-embel master blog atau sejenisnya. Dunia blogging ini bukan perguruan tinggi yang “menjual” titel untuk dapat pekerjaan. Kamu mau bertahan di dunia blog, perbaiki dan perbaharui konten, update rutin sesuai jadwal yang kamu inginkan. Titel master blog nggak ada apa-apanya jika cuma menghujat, memaki, membully blogger lain yang update blog hampir tiap hari. Nah kamu, kok repot banget nyari ide? Di sekitar kamu banyak kok. Tulis seringan atau seberat sesuai gaya bahasa kamu. Posting. Beres. Jangan salah, satu paragraf saja tulisan kamu jika bermanfaat untuk pembaca lebih bagus dari pada ribuan paragraf namun mendaya pembaca untuk klik ke halaman selanjutnya untuk membaca artikel utuh!

Lupakan mereka yang punya titel master blog berdompet tebal. Selain mereka ada pula blogger paid view. Konten di blog blogger ini hampir semua titipan. Saya juga nggak bersih dari konten titipan, ada beberapa dengan label Review. Paling nggak cukup untuk pulsa internet. Tetapi mereka yang cuma ngandalin kiriman artikel dari sponsor, benar itu namanya blogger sejati? Atau mereka yang cuma nunggu ada sponsor minta ditulis sesuatu dengan titipan hyperlink, benar blogger itu ikhlas ngeblog?

Blogger paid view ketar-ketir saat Google mengeluarkan aturan baru. Blog premium yang telah dibangun dengan sepenuh cinta bisa-bisa hilang dari peredaran hanya karena satu link hidup saja. Google membatasi dofollow untuk review sebuah produk. Aturan Google nggak ada yang tahu “seketat” apa dan “kapan” berlaku hukuman ini. Tahu-tahu blog yang telah memiliki rangking Alexa kurus sekali hilang dari mesin pencari.

Naif memang blogger sekarang ini. Di lain kesempatan koar-koar nggak mau terima paid view. Di kesempatan lain terima saja dengan senang hati. Termasuk saya di barisan kedua. Namun apakah benar “kita” bagian ini? Coba deh cek lagi blog kamu. Apa benar di halaman utama yang berisi sepuluh lebih artikel itu tulisan kamu atau titipan? Jika satu dua artikel titipan, bolehlah. Jika semua?

Ngeblog itu modalnya ikhlas. Soal rejeki bukan saya yang bisa menjelaskannya. Rejeki saya selama ngeblog boleh kamu colek di Portofolio. Rejeki kamu dari ngeblog?
Buat tantangan. Lupakan soal lurus-melurus niat ngeblog. Sudah ada rumah dirawat saja. Tutup telinga soal master blog. Kamu bakal jadi master suatu saat nanti. Ambil paid view jika kamu benar-benar “butuh”. Isi konten dengan rutin dan artikel bermanfaat. Kamu nggak bakal hilang kok dari peredaran.

0 komentar:

Post a Comment

"terima kasih sudah berkunjung, semoga bermanfaat"

Top Ad 728x90