Top Ad 728x90

Monday, May 23, 2016

, , , , , ,

Jangan Salahkan China sebagai Pangsa Pasar Smartphone Terbesar Dunia

Jangan Salahkan China sebagai Pangsa Pasar Smartphone Terbesar Dunia, Smartphone China, HP murah China, iPhone made in China, Tim Cook ke China, Tim Cook gagal bangkitkan iPhone, Tim Cook curhat ke China, produk China murah, smartphone China, pengguna smartphone di China,

smartphone china
Masyarakat China tidak bisa jauh dari smartphone - blogsvenue.com
Tim Cook plesiran ke Beijing, China, karena penjualan iPhone melempem!

CEO Apple.Inc ini sangat takut jika produk anyar dan ikon “layar sentuh” dari perusahaan Cupertino ini tinggal kenangan. Pengapalan iPhone generasi terbaru memang terbilang sangat buruk jika dibandingkan dengan sebelumnya. iPhone 6 maupun iPhone 6 Plus tidak mampu membangkitkan semangat beli dari konsumen dunia karena Apple.Inc, selaku pengembang iOS tidak menghadirkan wajah baru. iPhone 7 yang dikhayalkan tambil lebih mewah bahkan sampai saat ini belum lahir.

iPhone dengan China sangat erat kaitannya. Bukan saja perusahaan perakit iPhone, Foxconn, ada di China namun pangsa pasar iPhone terbesar adalah China daratan. Rakyat maupun pemerintah China adalah generasi yang melek internet sejak lahir. China salah satu negara yang sama sekali nggak bergantung kepada negara lain untuk mengembangkan produk mereka, software maupun hardware. Anggapan bahwa China adalah penjiplak nomor satu cukup di dalam hati saja, karena tanpa China, iPhone tak akan pernah ada. Ini salah satu bukti kekuasaan dan kekuatan China di ranah teknologi.

Ketakutan Tim Cook jelas terlihat karena pangsa pasar smartphone China telah direngkuh dengan erat oleh produk lokal yang tak kalah loyal, berdedikasi, gahar, dan murah!
Jika kamu punya produk teknologi, pasarkan ke China maka akan laku bagai kacang rebus!
China tidak hanya memiliki luas daerah yang sangat besar di dunia. Luas daerah tidak memengaruhi pemerintah China untuk “mengayakan” rakyatnya. Sejak dulu China dikenal sebagai salah satu negara tangguh dengan ilmu pengetahuan yang berkembang sangat pesat. Bahkan, Islam sendiri melalui hadist kuat, Nabi Muhammad, menganjurkan untuk berkelana ke negeri China, belajar ilmu pengetahuan. Dan terbukti, China masih gagah sampai sejauh ini. Dari sektor manapun China adalah penguasa!
Teknologi tanpa China bagai gulai kambing tanpa garam, panas saja untuk menaikkan tensi darah tapi hambar. Coba deh perhatikan produk-produk di sekiling, rata-rata made in china.

Suatu barang nggak laku di China maka sama saja kehilangan setengah user dari seluruh dunia. Dahulu iPhone mudah saja mengibuli user dengan tatap muka yang mewah dan hardware mumpuni. Namun belakangan user mencemooh karena iPhone dijual dengan harga mahal karena hardware yang ditanam di dalam ponsel ini adalah milik Samsung, Sony dan konco-konconya yang berdomisili di Asia.

Gebrakan Xiaomi di China membuat iPhone ketar-katir. Xiaomi dijual dengan harga murah, sistem online, dan yang tidak kalah menarik adalah hardware buatan anak negeri sendiri yang cukup gahar untuk bersaing dengan iPhone puluhan juta. Kesuksesan Xiaomi kemudian membuka mata perusahaan telekomunikasi China lain yang semula enggan bersaing dengan iPhone. Sebut saja Huawei, Asus, Oppo dan beberapa brand China lain yang sukses di pasaran. 

Ekspansi produk-produk China yang murah dan elegan ini rupanya tidak berkutat di negeri sendiri. Xiaomi melebarkan sayap ke luar negeri setelah pangsa pasar China diraihnya. Asus melancarkan aksi dengan menelurkan produk-produk murah namun siap saing. Oppo bahkan berani menerima tantangan dengan melahirkan produk berbeda dengan yang lain. Tentu saja jangan pernah lupa bahwa prosesor yang ditanam adalah produk China seperti Kirin dan sejenisnya.

Tim Cook khawatir dan merayu China dengan langsung ke negara tersebut. Wajar karena China adalah basecamp segala rupa teknologi. Belum lagi bicara dua sekawan, saudara satu kampung, Samsung dan LG yang mengekspansi dunia telekomunikasi dengan produk-produk termutakhir. Samsung Galaxy S7 dan Galaxy S7 Edge merupakan salah satu smartphone bestseller sepanjang tahun ini. LG tidak mau ketinggalan dengan menghadirkan G5 yang memiliki beberapa komponen berbeda, walaupun penjualannya belum bisa menyamai Galaxy S7.

Di China sendiri, Samsung masih raja. Ratu yang pongah adalah iPhone yang sebentar lagi akan turun tahta menjadi selir. Pengawal yang manis adalah Xiaomi, Asus, Huawei, Oppo dan lain-lain. Sekali saja sang ratu terpeleset, di antara selir ini akan mudah menarik raja ke dalam pelukannya. Tipu muslihat dari selir dimainkan, dengan mudah pula sang raja melepas kerajaannya.

Xiaomi memulai dari hal sepele. Produknya nggak dijual dalam bentuk fisik. Harganya murah. Akhirnya? Jajaran produk Xiaomi laku di pasaran, China terutama. Lalu apa yang terjadi? Xiaomi memulai strategi lain yaitu memulai dengan produk-produk mahal walaupun yang murah tetap dirilis. Laku juga! Apakah Xiaomi akan rugi karena ini? Tampaknya masih biasa-biasa saja karena belum lama ini baru merilis produk terbaru.

China tak akan jatuh sekalipun iPhone merana. Padahal mudah saja Tim Cook memberikan perintah atau mencuit melalui media sosial. Namun pendekatan Tim Cook ke China adalah nasib menyambung hidup. Di kandang sendiri iPhone keok di tangan Samsung bagaimana mungkin bertahan dengan manis manja di singgasana. Tim Cook merayu penuh gombal karena China tak akan pernah bangkrut karena iPhone melempem.

Gugur satu tumbuh seribu. iPhone akan jatuh jika supply hardware dari Asia – China – tak lagi memihak kepadanya. Produk China belum tentu jatuh karena prosesor, memori, kamera, speaker dan perangkat inti sebuah smartphone semuanya bisa diproduksi sendiri. Strategi merengkuh kembali hati China adalah solusi terbaik untuk meraih kembali kejayaan.

Apakah Tim Cook mampu? Apakah iPhone akan kembali ke tahta?

Jangan salahkan China sebagai pangsa pasar smartphone terbesar dunia. Jangan pernah. Karena China punya segalanya. Karena China memiliki apa yang tidak dimiliki oleh barat. Karena China tak pongah dan angkuh melawan kekuasaan barat. Karena China punya ladang, kebun dan pupuk sendiri untuk menyemai bunga kian harum. China sadar diri bahwa memulai dari yang kecil akan mengimbas kepada yang besar pada akhirnya!
Baca Juga
Apa Kabar BlackBerry

0 komentar:

Post a Comment

"terima kasih sudah berkunjung, semoga bermanfaat"

Top Ad 728x90