Top Ad 728x90

Wednesday, June 29, 2016

,

Keuangan Syariah yang Dinamis, Berkarakter dan Bersinergi

Keuangan Syariah yang Dinamis, Berkarakter dan Bersinergi, Aku Cinta Keuangan Syariah, Kampanye Aku Cinta Keuangan Syariah, Kampanye Nasional Aku Cinta Keuangan Syariah, Keuangan Syariah halal atau tidak, Keuangan Syariah, Keuangan Syariah riba, bank syariah riba, bank syariah ada bunga, bank syariah potong bunga, bank syariah bagi hasil, bank syariah potong bunga besar, bank syariah potong bunga kecil,

aku cinta keuangan syariah

Aku Cinta Keuangan Syariah - syariahcenter.com
Lahirnya keuangan syariah menjadi darah segar di tengah gempuran keuangan konvensional. Masyarakat Indonesia yang mayoritas muslim tentu sangat menginginkan sistem keuangan yang sesuai dengan aturan syariat. Keuangan syariah memegang kendali cukup penting dalam mewujudkan masyarakat yang  cinta keuangan syariah.


Dalam benak saya, keuangan syariah langsung mengacu kepada perbankan syariah. Padahal, dua hal ini justru berbeda walau kelahiran bank syariah menjadi pemicu keuangan syariah tumbuh pesat. Memang benar perbankan syariah memegang kendali yang cukup besar tetapi keuangan syariah tidak serta merta dikendalikan oleh bank. Perbankan syariah sendiri termaktup dalam Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah tanggal 16 Juli 2008, di mana perbankan syariah berdiri dengan tegak dan akan mendorong pertumbuhan perekonomian secara lebih cepat lagi. Perbankan syariah menunjukkan progres yang impresif, rata-rata pertumbuhan aset lebih dari 65% pertahun dalam lima tahun terakhir. Laju ini menandakan bahwa perbankan syariah dapat bersaing dengan perbankan konvensional.

Pengembangan keuangan syariah jauh lebih besar dibandingkan hanya membicarakan perbankan syariah semata. Keuangan syariah tidak hanya mengacu pada jasa tabungan di bank berlebel syariah namun telah bermain di ranah lain misalnya asuransi syariah, dana pensiun syariah, perusahaan pembiayaan syariah, obligasi syariah (sukuk), reksadana syariah, maupun usaha syariah yang mencakup makanan dan obat-obatan halal, Islamic fashion dan pariwisata syariah. Memang benar lebel itu tidak bisa dilepas tetapi paradigma mesti diluruskan agar keuangan syariah tetap berdiri sendiri tanpa dilebeli oleh perbankan syariah.

Keuangan syariah telah menjadi tokoh utama dalam menaikkan minat pasar modal ke taraf yang cukup signifikan. Sektor-sektor yang telah saya sebutkan di atas menegaskan bahwa keuangan syariah dijalankan bukan semata-maka untuk memberi cap bahwa ini adalah sesuai hukum Islam. Saat bank konvensional atau lembaga lain menyerukan pentingnya asuransi, keuangan syariah juga memiliki jenis asuransi tersendiri. Urusan kehidupan umum, keuangan syariah telah bermain di dana pensiun syariah.

Keuangan syariah tidak berhenti pada jenis tabungan saja. Keuangan syariah terjun bebas memasarkan makanan maupun obat-obatan halal sehingga membuat jati dirinya kian berjaya. Makanan dan obat-obatan halal yang telah lulus sertifikasi dari Badan POM sangat menguntungkan keuangan syariah karena iklim Indonesia yang mengharuskan hal demikian. Dunia fashion yang semarak dengan beragam design tak luput dari jangkauan keuangan syariah. Fashion Islami Indonesia telah menjadi kiblat dunia sehingga bagian ini akan menaikkan pamor keuangan syariah ke tingkat lebih tinggi. Di bagian akhir adalah konsep wisata yang tertuang dalam pariwisata syariah di mana dunia traveling telah sangat disorot saat ini. Wonderfull Indonesia hadir dengan berbagai destinasi manis, memesona, ekstrim, eksotik dan segala rupa lain tentu membuat wisatawan akan berkunjung ke tempat-tempat tersebut. Peran keuangan syariah di dalam pariwisata dengan menghadirkan biro perjalanan yang aman dan nyaman. Berbasis syariah tentu lebih baik dilakukan karena masyarakat Indonesia yang berlibur ke tempat-tempat wisata mayoritas kaum muslim. Belum lagi berbicara wisata religi seperti Haji dan Umrah yang kini menjadi primadona di masyarakat muslim Indonesia. Masyarakat yang memiliki keinginan dan materi lebih dengan mudah menjalankan ibadah Umrah sebelum Haji yang membutuhkan masa tunggu cukup lama. Gerakan yang dilakukan oleh keuangan syariah senyawa dengan kehidupan masyarakat Indonesia.

Mengapa begitu penting membicarakan tentang keuangan syariah?

Keuangan Syariah yang Dinamis
Keuangan syariah hadir dengan dinamis di tengah-tengah masyarakat Indonesia yang rindu akan sebuah kepercayaan. Tata kelola keuangan syariah yang dipercaya akan membuat masyarakat yakin untuk mengandalkan ini. Contoh saja, berapa banyak calon jamaah Umrah gagal berangkat ke tanah suci karena ditipu biro perjalanan. Biro perjalanan yang berbasis keuangan syariah akan lebih dipercaya karena memegang teguh kaidah secara tertulis dan agama. Biro perjalanan yang membenamkan sistem keuangan syariah paham betul bagaimana menempatkan yang baik dan tidak baik.

Keuangan syariah hadir untuk menyeimbangkan kehidupan yang sudah timpang. Di saat masyarakat khawatir susu bayi telah terkontaminasi oleh komposisi tidak halal, keuangan syariah menjawab dengan mengarahkan ke lini usaha berbasis syariah yaitu makanan dan obat-obatan halal. Kepercayaan masyarakat lebih penting daripada mengandalkan promosi di sana-sini namun belum tentu membuat nyaman. Masyarakat butuh kenyamanan karena mereka yang akan memakai jasa keuangan syariah. Masyarakat juga dengan mudah mengolok-olok apabila sebuah produk atau jasa telah pincang.

Keuangan Syariah yang Berkarakter
Karakter keuangan syariah cukup kuat, yaitu Islam. Penting digarisbawahi bahwa dengan membawa agama maka tindak-tanduknya kembali ke aturan Islam. Karakter keuangan syariah yang begitu kuat sehingga masyarakat percaya bahwa ini adalah jenis keuangan yang jauh dari riba. Keuangan syariah yang hadir dengan sistem bagi hasil juga menarik minat masyarakat.

Karakter membuat seseorang – sesuatu – dikenal lebih cepat. Keuangan syariah yang memiliki karakter kuat ini begitu cepat menghalau berbagai jenis jasa keuangan. Masyarakat yang jenuh berani berpaling ke keuangan syariah karena tidak disertai potongan cukup besar. Produk dan jasa keuangan syariah dilahap hampir sama dengan produk dan jasa keuangan konvensional. Langkah yang semakin terdepan ini membuat keuangan syariah harus mempertahankan karakter yang kuat sampai berada di tangga yang sama dengan keuangan konvensional. Biasanya level memperlihatkan kedudukan seseorang sehingga layak untuk dihormati maupun disegani. Apabila keuangan syariah telah selevel dengan keuangan lain maka tidak tertutup kemungkinan hal ini akan terjadi.

Keuangan Syariah yang Bersinergi
Saat ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan perubahan. Keuangan syariah memiliki cukup banyak kekuatan untuk bertarung melawan keganasan arus ekonomi. Keuangan syariah telah memberikan bukti bahwa kekuatan tersebut dapat dilawan dengan menghadirkan produk-produk dan jasa keuangan pilihan. Tidak mudah menciptakan harmoni di tengah jasa keuangan konvensional dengan berbagai promosi mereka. Usaha yang dilakukan oleh keuangan syariah dalam menggalakkan Kampanye Aku Cinta Keuangan Syariah setidaknya telah menumbuhkan semangat pada masyarakat untuk mengedepankan keuangan berbasis syariah. Keuangan syariah yang telah tampak hasilnya kemudian dicintai oleh masyarakat Indonesia. Misalnya, biro perjalanan berbasis syariah yang semakin dipercaya, menabung di bank-bank dengan lebel syariah maupun membeli makanan dan obat-obatan halal dari keuangan syariah.

Keuangan syariah berdiri setegak ini karena Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memegang peranan penting dalam mengawasi, memberikan arahan dan mengatur dengan baik agar keuangan syariah dapat berjalan berdampingan dengan keuangan konvensional. Keuangan syariah terus dikampanyekan untuk dapat diterima dengan baik oleh masyarakat. Kampanye yang dilakukan melalui kegiatan di lapangan, media massa, media sosial, elektronik maupun penulisan blog. Dengan adanya kampanye-kampanye ini, keuangan syariah diharapkan semakin tumbuh seperti kita menaiki satu persatu anak tangga.

0 komentar:

Post a Comment

"terima kasih sudah berkunjung, semoga bermanfaat"

Top Ad 728x90