Top Ad 728x90

Tuesday, August 30, 2016

Ceritaku yang Takut Kehabisan Pulsa

Ceritaku yang Takut Kehabisan Pulsa dalam Hujan Badai, Pulsa Online, Pulsa Murah, Pulsa Online Murah, Pulsa Murah Tokopedia, Review Tokopedia,

pulsa online
Pulsa Online Murah - okezone.com

Di mana-mana orang pada pegang smartphone. Jika ditanya ada pulsa, biasanya mengeleng. Mereka tuh sudah ngandalin paket data untuk ngapa-ngapain. Urusan komunikasi konvensional seperti pesan singkat maupun telepon sudah sangat jarang dilakukan. Alasannya sih wajar saja karena provider sudah begitu sayang kepada pengguna data sehingga paket SMS dan telepon naik dua kali lipat. Lain orang lain perangai memang. Aku sedikit culun dalam hal demikian. Aku sama sekali nggak mau kehabisan pulsa untuk SMS atau untuk telepon, walau itu cuma semenit saja.

Media sosial sudah sangat wajar. Perpesanan instan sudah menjamur. Kirim pesan sudah paket data, kirim foto apalagi, bahkan bisa video call. Komunikasi dengan teman-teman aku lakukan dengan cara mudah ini. Lagian paket data tiap bulan harus ada, selain untuk update blog, media sosial dan juga baca informasi. Namun ada dua orang yang aku cuma akan kirim pesan melalui SMS atau telepon melalui jaringan biasa. 

Dianggap kulot sih nggak masalah. Bagian ini masih sulit sekali aku buang. Aku mau menghabiskan pulsa untuk beberapa SMS untuk dia saja. Aku akan menghubungi dia melalui jaringan telepon walaupun cuma untuk mendengar sapaan, “Selamat pagi juga, Bang!” 

Satu orang lagi yang akan aku hubungi melalui jaringan biasa adalah orang tua. Ibu saya tentu bukan seorang wanita modern. Handphone yang dipakai Ibu pun sangat biasa. Dengan Ibu, aku tak pernah SMS walaupun itu cuma meminta tarik colokan listrik di dalam kamar, jika aku sedang di luar rumah. 

Aku cukup sering berada di luar rumah. Kekhawatiran orang tua tentu berlimpah. Terlambat pulang semenit saja dari batas waktu biasa, aku akan mengabari Ibu. Ingin membeli sesuatu untuk kebutuhan dapur, aku akan menelepon Ibu. Aku ingin makan apa nanti malam, Ibu yang akan kutelepon, apakah ada waktu untuk memasaknya. Tiba-tiba pulsa habis di saat-saat genting sama sekali tidak terpikirkan olehku. Aku sangat takut jika pulsa habis. Sesuatu yang terjadi di luar kendali, nomor darurat yang akan aku hubungi walaupun smartphone terkunci adalah Ibu. 

Dulu sih, agak ribet jika habis pulsa. Aku harus nyari ke mana orang jual pulsa, atau ke ATM terdekat. Sekarang aku lebih santai jika pulsa habis asalkan paket data masih tersedia. Pulsa online sudah tersedia dan bisa didapatkan dengan mudah. Aku tinggal klik saja, pulsa akan langsung masuk. Aku tidak perlu lagi khawatir dia kesal karena SMS nggak masuk. Aku nggak lagi membuat orang tua cemas jika pulang malam. Selama pulsa masih bisa untuk SMS dan telepon, hidupku tetap berbunga!

Baca JugaKopi Jessica, Kopi Sianida yang Dibesarkan dari Janin Hingga Dewasa

1 komentar:

  1. Aku kalo beli pulsa pake mobile banking jd cuss gampang

    ReplyDelete

"terima kasih sudah berkunjung, semoga bermanfaat"

Top Ad 728x90