Top Ad 728x90

Thursday, August 18, 2016

, , ,

Jalan Berliku Kehidupan Seorang Blogger

Jalan Berliku Seorang Blogger, Jalan Blogger, Jalan Hidup Blogger, Motivasi Blogger, Cara Menjadi Blogger, Bagaimana menjadi Seorang Blogger, Kiat Sukses menjadi blogger, Blogger terkenal, Blogger endorse, Blogger diundang acara besar, Blogger Asus,

blogger sejati
Blogger Sejati - blogherald.com
Terdiam di warung kopi dengan laptop menyala telah sangat wajar, di mana saja, tidak hanya di Aceh. Tiba-tiba notifikasi pertanda e-mail masuk juga tidak dapat membuat jantung berdetak lebih kencang seperti hendak melamar pujaan hati. Mereka adalah blogger, dikenal juga dengan freelancer. Surat elektronik telah menjadi makanan sehari-hari seorang blogger saat ini. Jika bukan pemberitahuan komentar di blog, newsletter, kerjasama pemasangan iklan, kerjasama menulis artikel, ajakan lomba atau invitation untuk menghadiri suatu acara bahkan jalan-jalan gratis.


Blogger telah menjadi anak emas di zaman serba instan. Apa-apa yang ingin dicari orang mudah saja menyebut, googling saja. Orang awam sekalipun saat ini telah menyebut internet sebagai sarana yang seperti membalik telapak tangan. Masukkan kata kunci lalu semua yang dicari akan keluar dengan sendirinya. Positif dan negatif. Kamu ingin mencari resep kue bolu rasa strawberry langsung ditemukan tak lebih sedetik setelah tertekan enter. Apa muncul kemudian adalah deretan blog yang berisi resep kue dan cara membuatnya, bahkan ada pula tutorial dalam bentuk video. Siapa yang membuatnya, adalah blogger!

Pada awalnya, menulis blog itu sama dengan menulis catatan harian. Belakangan, blog menyebar luas sesuai niche masing-masing. Mereka yang hobi jalan-jalan membuat blog traveling seperti mantan reporter MetroTV, Marischka Prudence. Agustinus Wibowo dan Trinity malah lebih berani dengan mengumpulkan kisah perjalanan keliling dunia dari blog menjadi buku. Agustinus menggebrak dengan kisah-kisah dari negeri berakhiran Tan, penuh instrik, godaan, ketakutan dan kemunafikan yang ditulis dengan berat dan berfilosofi tinggi. Trinity adalah mbak kantoran yang menulis ringan saja walaupun ia sedang berkisah hampir ditinggal pesawat dan terancam dideportasi dari negeri jauh. Perjalanan kedua blogger dan penulis buku ini memakan waktu cukup lama, setahun bahkan lebih untuk mengumpulkan kisah yang diposting ke blog lalu dikirim ke penerbit untuk dijadikan buku.  
Baca Juga Aku Mencintaimu, Demikian dan Terima Kasih
Niche blog traveling memang berat untuk mereka yang nggak suka jalan-jalan, kekurangan dana dan tidak ada waktu untuk menjelajah. Namun blog yang “main-main” juga membuat seseorang melambung karena coretan hati yang terluka, salah satunya adalah Raditya Dika. Raditya Dika memulai kisah patah hati di blog sebelum menjadi penulis buku dan selebriti terkenal. Belum lagi berbicara blogger lain yang belum seterkenal mereka. Blogger yang seperti saya sebutkan tadi, paling keren diundang jalan-jalan oleh produsen telekomunikasi dengan transportasi dan akomodasi ditanggung semua. Salah satunya, Asus Indonesia yang menjaga hubungan baik dengan blogger. Asus mengundang blogger untuk menghadiri peluncuran produk terbaru sejak dua tahun lalu. Dari kacamata blogger pemula tentu luar biasa karena hanya satu artikel dua halaman Microsoft Word dapat naik pesawat gratis, tidur di hotel berbintang, jalan-jalan, dan bahkan dapat oleh-oleh berupa smartphone high end.

Blogger yang lain masuk ke dalam kategori raja lomba. Produsen-produsen nasional dan multinasional telah bermain aman dengan menggelar lomba blog untuk menaikkan nama dan rating website mereka. Cukup buat lomba dengan hadiah puluhan juta, laptop atau smartphone, maka blogger akan mengikutinya dengan senang hati. Blogger dapat hadiah, penyelenggara dapat input luar biasa dari mesin pencari Google. Sebagaimana kita ketahui, pengguna smartphone jutaan orang mulai dari kampung sampai kota besar. Daripada menonton iklan di televisi orang lebih memilih mencari di internet, lengkap dengan harga dan bisa dibaca berulang-ulang bahkan bisa di simpan atau bookmark.

Kategori blogger yang paling menggiurkan adalah pemain Google AdSense. Sekadar pengetahuan, Google AdSense adalah layanan iklan yang disediakan Google untuk publisher lalu dipasang di website atau blog mereka. Google akan menghitung klik unik dari pengunjung pada iklan yang tayang. Layanan ini bisa bermain di dalam mata uang negara asal atau dalam Dollar Amerika Serikat. Tiap tanggal 22, Google regional yang dimaksud akan mentransfer ke rekening publisher apabila telah melampaui batas minimal.

Blogger yang bermain di iklan Google ini adalah mereka yang tahan banting, tidak tidur semalaman, memposting puluhan sampai ratusan artikel dalam sehari, memanipulasi mesin pencari, melakukan klik otomatis, menentukan apa yang paling sering dicari orang, dan hasilnya tentu tidak main-main. Publisher Google AdSense dari satu bahkan lebih blog bisa mendapatkan puluhan juta tiap bulannya. Semua terbayar sudah dan tinggal menikmati pundi-pundi “amal” dari jerih payah tanpa potong kredit bank atau dana koperasi atau pajak negara.

Kehidupan seorang blogger tidak seinstan mi ayam. Jalan berliku yang dilalui memiliki aturan sama halnya dengan pegawai negeri atau swasta. Setiap aturan harus dipatuhi apabila ingin aman dan tidak ditalak tiga oleh Google. Google akan menganaktirikan blogger bandel yang tidak membaca tata tertib dari mereka. Pornografi dan pornoaksi, di antara sekian tema yang dipangkas Google. Semakin dikenal oleh Google semakin baik bagi seorang blogger. Kata kunci tertentu akan nangring di halaman pertama mesin pencari, inilah yang dikejar oleh blogger dengan sekuat tenaga.

Siapa saja yang bisa menjadi blogger? Jawabannya siapa yang tangguh, sabar, berkorban dan mau menulis. Persaingan blogger sekarang ini bukan cuma dengan blogger saja tetapi dengan kanal berita media massa versi online. Selain media massa arus utama, banyak pola portal berita online yang hadir mendadak karena ingin mengeruk keuntungan dari segala sisi, termasuk dari iklan Google. Blogger yang tangguh adalah mereka yang tidak mudah menyalin artikel orang lain ke blog mereka. Blogger yang sabar adalah mereka yang akan terpana apabila mendapat undangan jalan-jalan gratis. Blogger yang mengorbankan banyak waktu akan menerima imbalan yang sesuai dengan itu, bisa berupa finansial maupun barang. Blogger yang mau menulis dengan hati, dengan rasa, dengan fakta, akan terbahak saat memenangkan hadiah puluhan juta rupiah.

Masihkah blogger dipandang sebelah mata? Pertanyaan ini saya jawab sendiri, masih. Alasan mengapa saya berani mengatakan ini karena blogger tidak memiliki nomor induk, tidak memiliki kantor, tidak memakai seragam rapi tiap hari, tidak memakai sepatu mengilap, tidak ada slip gaji yang bisa dipamerkan ke media sosial dan tidak bisa menjelaskan berapa nominal bulanan yang masuk ke rekening karena bisa berubah-ubah.

Lalu, siapakah blogger ini? Entahlah. Mungkin saja yang sedang duduk di salah satu sudut warung kopi dengan mata sembab. Mungkin saja yang tak tidur seharian. Mungkin saja yang jemarinya telah lentur akibat mengetik puluhan artikel. Mungkin saja seorang pegawai negeri. Mungkin saja pegawai swasta. Mungkin saja seorang guru. Mungkin saja seorang dokter. Mungkin saja ibu rumah tangga. Mungkin saja anak jalanan. Mungkin saja anak mama. Mungkin saja anak paling bandel di sekolah. Mungkin saja mereka yang sering terlihat mengkhayal. Mungkin saja mereka yang….

Tidak ada yang tahu. Kecuali, kita membaca blog mereka! 

Baca JugaSemakin Kamu Terluka dalam Cinta, Semakin Kaku Kamu Terima Cinta yang Lain

6 komentar:

  1. Postingan bang bai kali ini makin memotivasi buat ngeblog.

    ReplyDelete
  2. Setuju banget bahwa yang bisa menjadi blogger adalah mereka yang tangguh, sabar, dll. Karena nulis postingan itu butuh kesabaran ekstra, apalagi kalau yang kita tulis berhenti di tengah jalan dan bingung gimana ngelanjutinnya.

    ReplyDelete
  3. Mungkin saja Ibu rumah tangga yang lagi galau atau oibu rumah tangga yang ingin mengisi waktu dengan sesuatu yang positif. :)

    ReplyDelete
  4. Dalem banget. Jalan berliku yg tak pasti apa di kelokan selanjutnya. Semoga blogger bisa mendapatkan yg pasti2 kelak. Tapi hidup memang serba tak pasti sih ya?

    ReplyDelete
  5. betul, blogger sungguhan itu memang harus tahan banting, dan sabar

    ReplyDelete

"terima kasih sudah berkunjung, semoga bermanfaat"

Top Ad 728x90