Top Ad 728x90

Sunday, August 14, 2016

, ,

Semakin Kamu Terluka dalam Cinta, Semakin Kaku Kamu Terima Cinta yang Lain

Semakin Kamu Terluka dalam Cinta, Semakin Kaku Kamu Terima Cinta yang Lain, Cinta Pria Ditolak, Cinta Seorang Pria, Cerita Cinta Seorang Pria, Pria Kaku, Ciri-ciri Pria Kaku, Pria Kaku ditolak Cinta,

pria ditolak cinta menyendiri
Pria Menyendiri - ganjarsipetualang.com

Aku tahu pasti. Aku telah jatuh cinta. Hingga setiap helaan napasku, ada bagian dari dirimu yang tak bisa kulupakan begitu saja. Aku tidak sanggup mengalkukasikan berapa periode cinta itu telah tertanam di dalam diriku. Semusim yang lalu, bahkan lebih dari itu, aku masih cinta walaupun kemudian kamu tolak dengan sedikit iba kepada fisikku yang tak sempurna.


Kamu menolak cintaku yang terlanjur romantis kuurai untukmu seorang. Lepas dari itu, tidurku tak pernah nyenyak karena luka begitu mendadak menusuk seluruh urat saraf. Aku tidak ingin, namun duka begitu bernapsu meluluhlantakkan bahagia yang kubangun senantiasa kala senja. Cinta untukmu membayang hingga aku tak dapat bernapas lega saat cinta lain menghampiri, mungkin ada cinta di bagian ini namun aku sama sekali tidak menyadarinya lagi.

Baca Juga
Aku Mencintaimu, Demikian dan Terima Kasih

Kecewa telah mengaburkan bahagia. Aku mungkin dianggap telah gagal move on dari cintamu. Namun kamu tahu berapa penting sisi ini dalam hidupku? Aku menyerah begitu dikata jiwaku lemah karena tak mampu melupakanmu. Aku dianggap pria yang egois dan mendendam karena cinta yang lain pasti ada untukku. Cinta itu memang ada, aku menyadarinya hingga sesak di dada kian membara.

Tetapi, aku telah kaku menerima cinta itu. Kuabaikan rayuan manja di sisi yang membuatku lemah seketika. Kuhempaskan desahanmu ke liang kubur dan kutimbun dengan pasir berlumpur hingga benar-benar lenyap dari permukaan. Aku telah mencoba menerima namun serba salah saat dirinya menafsirkan cintaku yang tak seberapa. Akhirnya kepercayaan diriku berkurang, terkerus oleh waktu yang tak memihak kepadaku.

Kekakuan yang kian meradang tak dapat kutangkis hingga manis di akhir cerita. Ada bagian di dalam diriku yang tak mampu bangkit dari mati suri. Romantisme yang telah kurajut hanya untukmu menolak diri untuk bermain api bersama yang lain. Rayuan demi rayuan yang kuharap terpampang di layar smartphone milikmu, telah kuhapus dari draf karena sampai kapanpun tak akan pernah kukirim untuknya. Harum parfum tubuhku yang tak sixpack telah kuganti dengan minyak angin aroma terapi saat bersama dirinya. Basa-basi yang sebenarnya ingin sekali kulayangkan untukmu, tersangkut di kerongkongan begitu melihat bayangnya.

Begitulah aku, telah kaku menilai dan menerima cinta yang lain, karenamu menolak cintaku.

Baca Juga
Semusim yang Lalu Ada Sebuah Cinta di Hatiku Untukmu

8 komentar:

  1. Memang, ya, kalau pernah gagal pasti ada trauma untuk mengulangnya lagi. :))

    ReplyDelete
  2. Kegagalan cinta yang berulang kali bisa membuat sesorang menjadi mati rasa. Sulit untuk bisa merasakan cinta kembali..
    Nice share, speechless bacanya ^-^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar mbak, ketakutan itu pasti ada.

      Delete
  3. aku pun sampai sekarang masih trauma dengan kejadian dulu... sakit banget rasanya kalau masih kebayang...

    ReplyDelete
  4. benar sekali mba semakin terluka maka semakin kaku menerima cinta lain karena trauma yang menghantui. kalau saya sih optimis aja semua itu bakal ada hikmahnya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semngat Mas. Btw, saya mas lho hehehe

      Delete

"terima kasih sudah berkunjung, semoga bermanfaat"

Top Ad 728x90