Top Ad 728x90

Tuesday, September 27, 2016

, ,

Traveling Berawal dari Menulis dan Gaya Hidup Sehat

Traveling Berawal dari Menulis dan Gaya Hidup Sehat, Kisah Traveling Sehat, Gaya Hidup Sehat, Gaya Hidup Sehat dan Jantung Sehat, Jantung Sehat, Hidup Sehat Seorang Blogger,

Bule surfing di Kuta, Bali, gaya hidup sehat yang patut ditiru - Photo by Bai Ruindra
Siapa sih yang nggak mau hidup sehat?

Aku tidak bisa membutakan mata ketika orang memandang tubuh cungkring ini seakan benar tersalah dalam menerapkan gaya hidup sehat. Aku yang kurus dianggap lemah dalam beragam aktivitas. Ini salah dan itu salah. Jika dibanding dengan mereka yang terlalu sering mengerling dengan tatapan sinis, aku malah lebih banyak bergerak; badan dan pikiran. Pura-pura sibuk juga nggak masalah tetapi aku masih bisa menyeimbangkan antara gaya hidup dengan kebutuhan pribadi. Pagi sampai siang aku mengajar di sekolah sebagai guru bantu. Sore hari lebih banyak aku habiskan untuk menulis blog. Malam adalah waktu istirahat total untuk menambah tenaga keesokan harinya. Di akhir pekan aku menyempatkan diri untuk jogging dalam menjaga tubuh tetap berstamina. Di bagian akhir dari kehidupanku yang tak sempurna dikata orang karena bentukan tubuh kurus, aku merasa sehat-sehat saja, terlebih karena aku bukan perokok, dari dulu, sekarang dan sampai nanti!


Gaya hidup sehat kemudian berimbas kepada jantung sehat. Jauh sebelum aku memulai aktivitas jogging di bibir pantai bersama Arif, sahabatku, setahun ke belakang aku memang telah terindikasi tidak sehat dalam arti sebenarnya. Bermula dari pola makan yang tidak teratur semenjak awal semester kuliah, kemudian masalah-masalah yang muncul membuat pikiranku buntu, lelah yang tiba-tiba sangat meradang, kesehatanku jatuh pada titik terendah. Vonis yang menyengsarakan adalah asam lambung naik. Terbukti benar di hari-hari berikutnya bahwa apapun yang sensitif, aku langsung memuntahkannya. Kopi aku singkirkan dari pandangan bahkan menciumnya saja tak bisa. Pedas telah lama kutinggalkan karena sentilannya membuat perutku panas. Asam yang terlalu banyak membuat perutku bagai dikunyah-kunyah. Makanan dan minuman tertentu benar-benar tidak bisa kusentuh sama sekali.

Penyakit asam lambung tidak bisa kuabaikan begitu saja. Perut yang kosong membuat sakit bahkan cemas dengan seketika. Salah makan aku merana. Pertimbangan soal makanan berdatangan begitu saja karena sakit perut ini bisa berakibat fatal. Perih di perut jika dibiarkan akan sesak ke dada dan jantungku berdetak lebih kencang dari biasanya. Irama jantung sudah tidak bisa kuketuk jika sakit meradang. Akhir dari semua itu adalah kepala sakit dan mata berkunang-kunang sampai tidak bisa melihat. Efek dari kumatnya asam lambung memang berbeda-beda. Mual yang kurasa bisa berakibat jera terhadap suatu makanan. Jantung bisa tiba-tiba berpacu sangat kencang hanya gara-gara perut tak terisi begitu rasa sakit terasa. Napas bisa ngos-ngosan karena menahan rasa sakit dan jantung yang tak mau berdetak normal.
Jogging salah satu cara hidup sehat
Aku masih muda. Jika terus bertahan dengan posisi sakit yang demikian, aku akan sama dengan angapan orang-orang bahwa aku terlahir sebagai manusia lemah. Padahal, postur tubuhku sebenarnya memiliki tipe ectomorph. Tipe tubuh ini begitu kesulitan mendapatkan massa otot. Ectomorph tak lain tipe tubuh yang menyimpan kadar lemak lebih rendah secara alamiah karena tingginya ritme metabolisme tubuh. Kemudian, aku tidak memedulikan lagi tipe tubuh ectomorph atau bukan. Orang mau ngomong apa bukan lagi urusanku untuk mengubrisnya. Gaya hidup sehat sejatinya telah kutanam sejak asam lambung tidak lagi kumat satu semester ini. Aku lebih sering bersantai dengan segala yang positif daripada cemas akan sesuatu karena perut kosong. Aku kemudian memperbanyak gerak dengan jogging lebih rutin di bibir pantai. Perlahan namun pasti, perubahan itu aku rasakan sendiri. Kecil memang tetapi efeknya seperti jera terhadap diriku sendiri. Jika sebelumnya aku terlalu sering bermanja dengan jantung berdetak lebih kencang saat perut sakit, setelah rutin jogging dan berpikir lebih positif, hal ini tidak berlaku lagi. Pola makan tetap aku jaga agar seimbang dengan kondisi orang yang pernah terkena asam lambung.

Aku naik ke permukaan secara perlahan-lahan. Aku menyelami, menikmati, bersenang-senang dan bersyukur dengan sehat yang telah kudapat. Bagiku, tidak ada alasan untuk bersedih dengan omongan orang lain. Pintu rumahku tetaplah bagian yang kukunci rapat dan tidak mungkin kubagi kodenya untuk semua orang. Gaya hidup sehat yang kuterapkan sesuai kemampuanku yang memiliki tubuh ectomorph, cepat lelah dan susah makan banyak, mengangkatku ke tangga lebih tinggi. Kehidupanku tetap saja normal walaupun dipandang lemah oleh orang lain – sampai saat ini masih demikian.

Pada bagian pandangan sinis itu, karena fisikku yang kurus, aku menunjukkan bahwa gaya hidup sehat telah menjadi milikku. Kurus belum tentu tidak sehat. Kurus belum tentu penyakitan. Aku kurus bukan karena perokok berat dan pecandu obat-obatan. Aku kurus bukan karena nggak banyak makan. Aku kurus bukan karena beban pikiran terlalu banyak. Aku kurus bukan pula karena terlalu lelah. Aku kurus karena ectomorph; banyak makan belum dapat menaikkan berat badan seketika kecuali dengan cara angkat beban agar massa otot meningkat.

Sehat itu aku definisikan lebih ramping manakala aku masih sanggup menulis. Pinggangku tidak sakit walaupun duduk selama dua jam untuk menyelesaikan satu tulisan. Mataku tidak perih membaca baris demi baris tulisan yang mesti diedit. Klimaks dari itu semua, aku mendapatkan kesempatan traveling yang bisa melatih hidup sehat dan jantung sehat. Traveling membutuhkan tenaga lebih besar mulai di perjalanan sampai ke tempat tujuan. Jika pun aku masih dianggap belum sehat oleh mereka, mana mungkin aku bisa menulis dan mendapatkan kesempatan traveling gratis! 
Menikmati Bali yang indah dengan pura. Ini di Pura Ulun Danu Bratan, Bedugul, Bali

12 komentar:

  1. Kesehatan, Menulis, Dan Travellin sounds a good combination of life for me :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Perpaduan yang tak bisa dipisahkan. Ayo semangat menulis, Fazzams!

      Delete
  2. bang... cara terbaik menaikkan massa otot bagi pemilik tubuh ectomorph adalah dengan makan makanan kaya protein hewani dan nabati. Serta sedikit latihan angkat berat yang ngga perlu harus ke gym seperti burpee terutama bagi pribadi yg padat akan jadwal. Terpenting olahraga otak seperti travelling juga perlu biar imbang bang.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Olahraga apa aja Iqbal yang penting ada gerak dan makan makanan yang bergizi :)

      Delete
  3. Aku juga punya asam lambung Bai, ga bisaan kalo sampe telat makan apalagi ga sarapan. Bisa sakit dan lemas badanku.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mas Ihwan. Saya bahkan selalu bawa roti di dalam ransel.

      Delete
  4. semangat terus bang ubai untuk menulis

    ReplyDelete
  5. wah asiknya bisa traveling :) yuk kita nulis lagi bang

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo tetap semangat menulis Yudy, suatu saat pasti jalan-jalan lagi :)

      Delete
  6. Pedihnya jika kehilangan nikmay sehat. Semuanya jadi terhambat.
    Salam kenal dari bumi Borneo :)

    ReplyDelete
  7. horee ubai curcol euy.. tapi awak setuju lah bai.. klo kurang olahraga ngeblog juga jadi g enak :D

    ReplyDelete

"terima kasih sudah berkunjung, semoga bermanfaat"

Top Ad 728x90