Keunggulan Menggunakan Top Domain Level .net atau .com Untuk Blogging Bisa Traveling Gratis sampai Menang Lomba

“Ayo, Bai, ganti terus ke domain Dotcom!” seru Fardelyn Hacky tahun 2014. Saya tidak ingat kapan tepatnya. Eki – sebutan keren wanita ini – telah saya kenal cukup lama. Sama-sama memulai ‘karir’ kepenulisan di Forum Lingkar Pena (FLP) Aceh, main-main di rumah bernama multiply di era jayanya, sebelum benar serius di blogspot. Ngeblog kemudian menjadi keasyikan tersendiri. Saya belum tahu keunggulan menggunakan top domain level .net/.com.


Masa itu, saya tidak begitu paham, kurang yakin dan entah alasan apalagi sehingga tidak mengubah domain gratisan ke berbayar. Padahal, dunia blog telah cukup berkembang pesat. Rata-rata blogger telah bermigrasi ke domain berbayar, termasuk Eki yang lebih dahulu melakukannya. Saya belum tahu apa yang benar-benar saya dapatkan setelah domain blog diubah.

“Banyak kok yang kita dapatkan setelah Dotcom!” Eki tidak berhenti menyemangati saya. Ia juga menjabarkan beberapa bentuk kerjasama yang telah dijalinnya karena domain berbayar. Mulai dari itu, saya iri, menyesal sedikit namun belum juga mengubah domain ke bentuk berbayar.

Menang Lomba Jalan-jalan ke Lombok
“Bai…, kamu menang lomba ke Lombok!” Eki juga yang mengirim pesan sekitar pukul 10 malam kala itu. Saya panas dingin. Antara yakin dan tidak bahwa Pemenang Utama lomba menulis yang diadakan oleh sebuah lembaga kemanusiaan adalah diri saya sendiri.

Lama saya perhatikan, mata melotot sampai perih, jantung berdetak cukup lama, nama saya benar tertera di pengumuman lomba. Keyakinan itu menguat setelah judul artikel mengarahkan ke judul yang sama dari artikel yang saya ikutsertakan.

Saya menang lomba!

Lomba yang cukup prestisius untuk seorang blogger yang belum begitu dikenal orang. Hadiah utama yaitu jalan-jalan ke Lombok, Nusa Tenggara Barat dan sebuah smartphone senilai Rp.2.000.000 beserta uang tunai Rp.3.500.000.

Jetlag benar terasa menggelora karena ini adalah perjalanan pertama saya menggunakan pesawat terbang. Malam sudah tidak bisa tidur. Sebentar-sebentar ingin ke kamar mandi. Makan tak selera dan kantuk pun tak muncul. Penerbangan yang sejatinya enjoy untuk mereka yang sering bepergian, malah menjadi mual untuk saya. Saya berangkat dari Banda Aceh menuju Jakarta pukul 6 pagi. Di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Mas Dian Mulyadi, pendamping kami, dan pemenang utama lomba video, Zakaria Dimyati, menunggu dengan cemas. Siang dari bandara padat tersebut, malam harinya kami baru mendarat di Bandara Internasional Praya, Lombok.

Sebuah keberkahan dari menulis blog. Bergegas saya mengubah domain dari gratis ke Dotcom sepulang dari NTB. Bahwa, saya tidak bisa ‘main-main’ lagi, tidak bisa cuma latah lagi di dunia blogging. Ada harapan yang telah nyata saya dapatkan dan kemudian semakin mempermudah langkah saya menuai harapan-harapan yang lain.
Pantai Senggigi, Lombok - Photo by Bai Ruindra
Undangan ke Jakarta
Selalu saja, saya ingin ke Ibu Kota. Rindu yang teramat sangat karena Jakarta adalah impian. Tahun 2015, tiba-tiba saja saya menerima surat elektronik dari seorang wanita yang menyebut dirinya sebagai penanggung jawab lini smartphone sebuah perusahaan multinasional. Antara percaya dan tidak, sama seperti menang lomba ke NTB, saya mengecek berulangkali bahwa undangan tersebut tidak nyasar.

Semanis isi email dari wanita keturunan Cina itu, semanis itu pula saya membalasnya. Jika tidak salah perkiraan, lebih dari dua minggu baru saya mendapat balasan email lanjutan. Saya memang tidak berpikir ini adalah undangan palsu, saya telah ditipu atau lain-lain. Saya cuma berharap kelanjutan dari undangan yang keburu saya dapatkan. Balas-balasan email kemudian saya dapatkan, termasuk permintaan extend untuk dua hari di Jakarta. Permintaan saya terkabul dan benar kemewahan itu telah saya dapatkan.

Domain blog Dotcom menerbangkan saya dengan pesawat bintang lima dari Skytrax. Duduk di kelas ekonomi di atas ketinggian ribuan kaki, menikmati hidangan makanan dan minuman enak, menikmati tontonan di layar seukuran 10 inci, tak lain sebuah penghargaan dari isi pemikiran yang selama ini terus-terusan saya keluarkan.

Acara launching produk smartphone dari produsen asal Taiwan tersebut begitu mewah dan megah. Terharu tidak bisa saya jabarkan lebih detail. CEO dari Taiwan maupun staf ahli silih berganti berbicara di depan. Lampu di ruangan itu menyentak-nyentak seperti musik yang juga cukup keras. Saya seperti telah berada di salah satu konser terbaik dan memiliki tiket yang dijual mahal. Benar anggapan tersebut setelah saya ‘histeris’ dengan penampilan penyanyi Rossa di malam gala dinner.

Tidak berhenti sampai di sini, sebelum pamit dengan mereka yang mengundang, kembali ke kamar masing-masing, kami mengantri di antara lelah untuk menerima ‘oleh-oleh’ sebuah smartphone dengan kualitas terbaik.

Inilah momen di mana saya terhempas ke langit dengan awan-awan seperti permandani. Blog saya yang telah memiliki domain Dotcom terus perkasa sesuai kesanggupan saya mendongkraknya. Memang, blog ini belum sebesar orang lain, tetapi ketika undangan kedua datang dari produsen smartphone yang sama, saya merasa bahwa dunia blogger yang saya jalani harus digarap lebih serius lagi.
Hello, Jakarta! - Photo by Bai Ruindra
Impian Tercapai ke Bali
Mimpi ke Bali tak bisa saya jabarkan. Saya begitu ingin ke Bali. Mimpi itu terwujud juga karena ngeblog. Domain Dotcom yang telah saya manjakan dengan titel lifestyle terus mencintai saya seadanya, sesuai definisi cinta darinya. September tahun ini saya berangkat ke Bali untuk menghadiri launching smartphone terbaru yang elegan dan mewah.

Bali adalah impian. Permintaan extend saya juga dikabulkan. Dua hari saya bersenang-senang bersama dua orang sahabat, Sandi Iswahyudi dan Pandu Dryad. Kami mengitari Bali ke Tanah Lot, Pura Ulun Danu Bratan, Pura Taman Ayun, Taman Nasional Perjuangan Rakyat Bali, kuliner halal sampai ke Pantai Kuta.

Perjalanan yang cukup menggiurkan selama di Bali membuat saya terus bersyukur. Tidak hanya perjalanan gratis, kami juga diberikan smartphone high end yang baru saja dilaunching sebagai ‘oleh-oleh’ untuk dipromosikan kembali pada blog masing-masing.

Suasana Bali; keindahannya, kekhusyukan umat beragama di sana, bahkan keangkuhannya, telah saya tulis di domain Dotcom ini. Sebelum semua lupa, kenangan itu mesti disemarakkan.
Tanah Lot, Bali - Photo by Bai Ruindra
Kerjasama Publikasi Artikel di Blog
Perjalanan blog saya yang telah memiliki domain Dotcom terus menaiki tangga dengan tertatih. Sejak tahun 2015 saya terus-menerus menerima email kerjasama penulisan artikel maupun placement di blog. Nilai yang ditawarkan beragam. Blog saya yang masih bayi tentu menerima tawaran kerjasama dengan senang hati dan sukacita. Saya tidak mementingkan nominal yang tertera karena saya percaya bahwa tangga yang saya naiki tak selamanya berada di situ saja.

Benar atas keyakinan itu, semakin hari tawaran kerjasama semakin membaik. Saya menerima banyak tawaran berupa penulisan artikel maupun placement dari berbagai agency. Saya juga tidak lupa menjalin kerjasama yang baik dengan agency-agency yang sebelumnya menerima saya. Tiap bulan agency yang telah saya hormati tak jemu kembali mengirim email. Besar kecil price yang saya dapatkan tidak lagi menjadi soal tentang kehebatan, namun lebih dari itu. Saya menerima sedikit menurut ukuran orang lain, tetapi lebih dari yang saya bayangkan. Tak apa soal itu, asalkan agency masih percaya, blog saya tetap dilirik berulangkali. Daripada menawarkan fee begitu besar, lama-kelamaan blog saya akan ditinggalkan karena dianggap ‘belagu’ dan tak tahu malu.

Ke depan juga tidak ada yang tahu. Saat saya menulis artikel ini, sebuah email baru saya balas dari agency yang meminta kerjasama placement. Tinggal saya menanti invoice cair tiga hari dari sekarang!

Seperti Benar Jadi Raja Endorse
Apakah cuma seleb saja yang menjadi raja dan ratu endorse? Saya rasa anggapan demikian bisa segera disingkirkan. Entah mujur, entah karena alasan lain, belakangan saya juga cukup sering menerima email penawaran barang. Oh, bukan barang untuk didagangkan melainkan barang bermerek yang harus saya endorse.

“Kamu enak, Bai, sudah jadi raja endorse!” celutuk seorang teman begitu saya menerima paket sepatu seharga Rp.300.000 bulan lalu.

Tidak hanya sepatu itu saja, saya juga pernah mendapatkan makanan, minyak rambut, pakaian dan deodoran untuk kemudian diendorse pada laman blog Dotcom. Lirikan mata para agency semakin menggoda para pemilik blog dengan domain berbayar. Sejatinya, saya juga tidak mau terlena dan cuma menulis kapan ada orang endorse. Endorse adalah bonus dari kerja keras yang saya lakukan tak kenal waktu.

Menang Lomba Blog dari Waktu ke Waktu
Lomba blog semakin hari semakin menggiurkan. Hadiahnya berjuta rasanya. Wajar jika penulis blog mencari sudut pandang yang ngena, unik dan tepat sasaran sehingga keluar sebagai pemenang. Bagi saya, menang lomba adalah bonus lain dari usaha dan kerja ‘paksa’. Berlomba tidak sama dengan menulis tentang gaya hidup. Artikel untuk lomba tentu telah melewati masa seleksi di alam bawah sadar dengan matang. Tingkat kematangan ini perlu diperhatikan sebelum menelur ke ranah maya yang tak bisa diketahui tingkat keganasannya.

Saya menang lomba, kemudian saya senang!

Perasaan menang lomba cukup beragam. Sejak mengganti ke domain Dotcom, saya pun semakin sering menang lomba. Tentu saja saya tidak muluk-muluk harus di peringkat pertama. Juara apa saja saya terima karena keberkahan dari hadiah itu terasa begitu sampai. Jika hadiah dalam bentuk uang, rasa syukur itu seperti traktir makan teman-teman atau bentuk lain yang tidak bisa saya sebutkan. Jika hadiah dalam bentuk smartphone, saya kasih ke adik, atau dijual ke orang terdekat dengan harga lebih murah bahkan kredit tanpa bunga.

Saya cukup senang ‘membagi’ hadiah lomba kepada orang lain. Sampai artikel ini saya tulis, masih ada dua orang saudara yang kredit smartphone, belum lunas dan saya tidak memintanya. Kapan mereka ada rejeki dan bisa disisihkan untuk saya, saya terima. Kredit yang tak berbatas tahun ini menjadi berkah di kemenangan saya pada episode-episode lomba yang lain.

Diterima ‘Lamaran’ oleh Google Adsense
Diterima ‘lamaran’ oleh Google Adsense itu memang sesuatu. Bangganya luar dalam. Walaupun pada perjalanannya jumlah klik iklan dari Google yang tayang di blog belum maksimal, saya tetap merasa bersyukur. Karena apa? Tentu perjalanan lamaran ke Google Adsense memerlukan mahar tidak sedikit. Setidaknya, dua kali blog saya ditolak sebelum memiliki domain Dotcom.

Saya tidak berhenti sampai di situ. Saya pun tidak mau ditolak ketiga kalinya. Saya baca kembali surat elekronik dari Google Adsense berulangkali. Saya baca referensi di blog lain. Lalu, saya ubah – lebih tepatnya revisi total – seluruh isi konten; terutama gambar, video maupun animasi, dari pertama posting sampai hari terakhir sebelum saya kirimkan kembali lamaran dengan menggunakan alamat email yang berbeda.

Apa yang terjadi setelah itu? Tak sampai satu jam Google Adsense membalas email dengan isi bahwa akun saya telah disetujui. Girang luar biasa. Saya langsung memasang iklan Google di tempat-tempat strategis. Menulis lebih sering. Menghajar beragam tema. Share ke media sosial maupun ke kanal berita nasional yang mau menerima publikasi artikel. Blog saya yang bukanlah ‘pencari’ pundi-pundi uang seperti master lain, naik-turun dalam klik iklan.

Tiba juga pada masa saya harus melonjat. Google mengirimkan surat cinta ke alamat rumah saya melalui pos. Para publikasi Google Adsense tentu tahu maksud saya. Ketika surat cinta ini sampai, isinya singkat, sebuah kode rahasia, artinya jumlah klik iklan di blog saya telah mencapai batas minimal yang ditentukan Google. Tanggal 20 setelah saya masukkan kode dalam surat cinta ke akun Google Adsense, notifikasi dari bank saya terima.

Siapapun blogger, akan setuju jika saya katakan bahwa bermain dengan Google Adsense sulit sekali. Namun, dua kali saya menerima notifikasi bank soal pengiriman dana lebih dari cukup bahwa blog saya masih dipercaya.

Soal kepercayaan ini pula menjurus ke blog dengan domain berbayar seperti Dotcom atau Dotnet. Google telah percaya dengan blog saya dan pembaca juga ingin saya dipercayai.

Keunggulan menggunakan top domain level .net atau .com nyata sekali untuk seorang blogger. Empat keunggulan ini bisa menjadi referensi agar segera mengubah domain ke Dotcom ataupun Dotnet.

Cepat Terindeks Google
Google sejatinya telah memberikan nilai tambah untuk blogger. Banyak sekali penulis blog mengupdate konten tiap hari. Beragam tema juga menjadikan blog lebih menarik dan dicari orang. Hal ini pula yang ingin didapatkan oleh blogger, muncul di laman pertama pencarian Google. Blog saya memang belum sekuat blog lain, tetapi beberapa kata kunci mengarahkan ke laman blog saya yang telah berubah menjadi Dotcom. Saya menyadari pasti bahwa pilihan mengubah domain ke Dotcom tidak salah. Tidak hanya satu, beberapa artikel saya dengan isu populer masih tetap duduk manis di laman pertama pencarian Google.

Serius Ngeblog
Serius itu wajib. Blog yang telah diubah ke Dotcom sejatinya telah menjadi bagian dari kata profesionalisme. Saya ingin sekali dianggap sebagai blogger profesional. Blog berbayar memiliki kesan ke arah sana. Dengan kata lain; sudah beli domain kok nggak update!

Keseriusan dalam ngeblog dimulai dengan rutin menulis sesuai isi kategori. Saya memilih kategori lifestyle atau gado-gado agar memudahkan menulis. Jika niche blog cuma satu, saya akan kebingungan mencari tema. Saya bukan seorang traveler, bukan gadget mania, bukan pula penulis galau. Tetapi, saya akan menulis tempat menarik jika pernah ke sana, saya akan mereview smartphone apabila memegang barangnya dan saya pun bisa menulis kisah galau untuk menaikkan rating blog.

Blog Dipercaya
Google telah percaya dengan memasang iklan di blog saya. Saya juga ingin dipercaya oleh pembaca. Tingkat kepercayaan itu memang berbeda namun blog dengan domain Dotcom atau Dotnet telah dipercaya oleh pembaca. Alasannya kembali kepada istilah bahwa pemilik blog benar serius menulis, bukan konten plagiat maupun mencuri dari pihak lain. Penulis blog Dotcom maupun Dotnet telah tahu syarat dan ketentuan dari Google. Pemilik blog juga tidak akan main-main mengisi konten jika tidak ingin dibanned oleh Google.

Kesan Beken
Istilah beken memang dapat diartikan beragam. Dunia maya yang semakin bercahaya, blog semakin banyak, blog dengan Dotcom maupun Dotnet memiliki kesan lebih ‘kece’ dibandingkan blog yang masih memilih bertahan di domain gratis. Ke mana-mana, saat orang tanya, mulut sudah tidak kaku lagi menyebut alamat blog.

Domain berbayar memang menyejukkan di satu sisi. Rejeki ngeblog yang datang silih berganti patut disyukuri. Apapun alasan kamu mengubah domain gratis ke berbayar, Dotcom atau Dotnet, saya percaya bahwa dunia blogger ke depan akan semakin cerah. 

Comments

  1. wah ternyata dari pindah ke .com/ .net bisa mendapatkab banyak faedahnya ya maz


    www.travellingaddict.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Banyak banget Mas Budy, saya sudah merasakannya :)

      Delete
  2. pindah ke TDL terasa lebih profesional dan semangat ngeblog jadi menyala-nyala. Bagus urainya bang

    ReplyDelete
  3. Blog jika dikelola dgn baik bisa mengantarkan banyak cerita manis ya Mas, dan klo domain sudah berbayar emang bikin semangat sih, sayang sudah bayar jika tidak menghasilkan :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar Mas Awan. Ayo saling berbagi melalui blog 😀

      Delete
  4. baru2 ini saya dapat panggilan kerjasama dari satu agency. Alhamdulillah walaupun pricenya sedikiti tetapi saya bersyukur berarti lwt blog saya diprcaya untuk membuat konten berbayar.

    Asikyah mas bai udah benar2 ngerasain benefit dari ngeblog. Salut! lanjutkan.. hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Selamat. Saya ikut senang membacanya. Semoga semakin hari semakin berkah ngeblog ya :)

      Delete
  5. bang bai saya masih di web.id ...kayak mas priangga...sebetulnya pngen pindah ke .com tapi pengaruh ndak ya sma da pa dll..
    maaf oot..hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pemilihan domain sebenarnya kebutuhan masing-masing. Cuma .com lebih familiar dan diperuntukkan untuk umum. Beda dengan .net misalnya yang lebih ditekankan untuk jasa layanan. Apabila diubah dari .web.id ke .com semua setting kembali ke semula.

      Delete
  6. Wah keren euy.

    Alhamdulilah saya juga mulai merasakan nikmatnya ngebloh meskipin nggak seheboh mas bayu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah Mbak, tetap semangat ya :)

      Delete
  7. waaah berguna banget informasinya mas #salut

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama Mas Dandy, mari terus menulis blog :)

      Delete
  8. Woowwww...rejekinya berlimpah. Semoga domain dot id (saya) bisa kebagian rejeki seperti ini :D

    ReplyDelete
  9. Alhamdullilah Bai, moga moga kedepan tambah lacar rezeki. Aamiin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah, selalu bersyukur dengan apa yang didapat :)

      Delete
  10. Ke Palembang kapan mas? aku mau selfie bareng dong, biar ketularan ganteng ^^

    Untuk yang pake blogspot lebih mudah memang menghubungkannya dengan AdSense. Kalo yang WP kayak aku, hiks kudu pake yang .net baru bisa dihubungkan. Kalau .com KATANYA bisa, tapi ntah gimana caranya.

    Btw, sukses terus buat blognya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amin. Semoga ada langkah ya Mas. Soal mudah agak nggak katanya memang begitu. Tahulah blogger kan miliknya Google. Tetap semangat ya :)

      Delete
  11. Aku lagi nunggu domain yg aku mau, Bang. Uda dipake orang, expired 3 Desember ini. Huhuhu. Semoga dia gak perpanjang deh :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Selamat menunggu mbak, semoga beruntung ya. Harap-harap cemas sih soalnya bisa saja yang punya blog akan berpanjang domainnya #eh

      Delete
  12. Blog dotcom atau dotnet emang lebih keren!
    Btw, salam kenal ya Mas Bai :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Ndy, salam kenal kembali ya. Semoga makin berkah ya :)

      Delete
  13. Postnya keren gan, sangat informatif dan jelas.

    ReplyDelete
  14. Replies
    1. AYo-ayo. Semoga bisa dalam waktu dekat ya :)

      Delete
  15. Keren Bang.. dengan dotcom bisa jalan2 kemana2...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amin Kang, berkah yang tidak bisa dilupakan :)

      Delete
  16. Saya baru bulan lalu pindah ke dot com bg ubay..,! semoga kedepannya bisa kayak bg ubay, nulisnya lancar, rezekipun juga lancar..,! Aminn.., :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amin, semoga makin berkah dalam menulis ya Yelli :)

      Delete
  17. sumpahhh, kamuu beken bg, haha

    enaklah udah diterima di GA, saya belum, dan selalu ditolak..

    eh, nanti ikutan kontes ini deh, baca2 dulu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Luar biasa, Awal. Hehehe
      Tips Google Adsense bisa kok dilihat pada post sebelumnya atau hubungi saya secara personal ya :)

      Delete

Post a Comment

"terima kasih sudah berkunjung, semoga bermanfaat"