Crop Foto Itu Wajib sebelum Tayang di Blog

Crop Foto Itu Wajib sebelum Tayang di Blog
Foto ini telah mengalami perubahan resolusi dari ukuran besar menjadi versi web. Crop foto ini dilakukan menggunakan Microsoft Picture Manager - Photo by Bai Ruindra
Seorang traveler ke mana-mana akan menyimpan segenap kenang-kenangan dalam bentuk foto. Saya yang baru menjalani kehidupan manis ini juga tak elok rasanya tanpa menyimpan foto dengan baik. Apapun itu akan difoto dengan kamera smartphone yang telah dibenamkan fitur autofocus maupun hampir setara dengan kamera DSLR. Foto yang diambil pun tidak hanya satu, pada satu tempat sudut pandang bisa berbeda-beda dan akan dipilih untuk kemudian diposting dalam sebuah artikel di blog.

“Foto ini bagus untuk dibuatkan storynya!”

Saya akan menulis tentang itu. Penting sekali mengambil beberapa foto di satu tempat agar sebuah tulisan yang tayang di blog tampak semakin menarik. Foto telah menjadi sarana pendukung utama untuk sebuah tulisan. Tidak bisa dipungkiri lagi, bahwa dunia blogging telah menjadi media ‘utama’ untuk mencari informasi. Bahkan, media arus utama bisa kalah saing dengan salah satu blog travel yang menjelaskan secara detail suatu tempat dan dilengkapi dengan foto-foto unik dan bagus.

Sama seperti artikel yang tayang, melewati waktu revisi yang rumit, sebuah foto yang menjadi pemanis sebuah artikel di blog juga mengalami seleksi ketat serta crop di beberapa bagian.

“Foto itu harus tampil cantik banget di blog!”

Betul. Foto yang dipilih pun benar-benar mewakili perasaan seorang penulis. Namun, tahukah kamu bahwa dunia internet ini setali tiga uang dengan dunia nyata. Rumus-rumus ‘html’ tertentu membuat sebuah fungsi jadi gagal memanggil sebuah blog yang pada dasarnya sangat bagus dan runut penulisannya. Salah satu kendala karena blog tersebut lambat loading atau memang telah kalah di mesin pencari tanpa sempat bertempur dengan bijaksana.

Kok berat banget ini blog!”

Kesal pasti. Pembaca yang sebenarnya ingin berlama-lama di blog kamu akan segera menekan tombol back. Loading blog sangat memengaruhi kenyamanan seorang pembaca. Foto yang kamu upload menjadi salah satu penghambat kecepatan sebuah blog. Foto yang diupload dalam bentuk original – apa adanya dari hasil kamera – tentu saja sangat berat. Foto asli ini besarnya mencapai 4565 pixel x 3492 pixel atau ukuran 5 MB lebih. Ukuran foto yang besar ini akan membuat sebuah blog tertahan, tersendat-sendat mencari jaringan yang sesuai.

Blogger yang keceh setidaknya paham betul rumus apa yang akan digunakan agar blog mereka melesat bagai kilat. Salah satu solusi yang bisa kamu lakukan adalah melakukan crop sebuah foto, mengecilkan resolusi, meminimalkan diameter dan lain-lain sehingga saat diupload menjadi cepat dan tidak pula mengaburkan hasil. Crop sebuah foto untuk blog bahkan website besar sangat wajib sekali. Konten yang dihasilkan oleh sebuah blog akan dibaca dengan ‘serius’ oleh mesin pencari seperti Google. Foto atau gambar yang diinput menjadi salah satu keistimewaan dan mudahnya mesin pencari mendeteksi sebuah tulisan. Foto yang besar tentu saja akan dianaktirikan oleh mesin pencari. Mesin pencari dalam waktu yang sama memanggil banyak kanal dengan kata kunci tertentu.

Crop sebuah foto memang ada untung dan rugi. Misalnya, takut foto buram, kabur, tidak lagi cantik. Kamu juga boleh memilih nggak perlu melakukan crop. Toh, tujuan ngeblog juga untuk senang-senang saja dan kamu berhak melakukan apapun terhadap kesenangan demikian. Tetapi, untuk kamu yang butuh pembaca, mencintai pembaca blog seperti kamu menulisnya untuk dibaca banyak orang, crop saja semua foto dan kamu dapat menyetelnya didashboard blog. Apakah tampil kecil, medium bahkan lebih besar.

Aplikasi – program – untuk melakukan crop foto bisa beragam. Program yang paling mudah bagi kamu pengguna Windows adalah Microsoft Picture Manager atau Paint untuk generasi Windows terbaru. Pada bagian Edit Picture kamu dapat memilih Crop atau Resize. Foto yang bagus untuk sebuah blog setidaknya telah disetel oleh Picture Manager. Pada bagian Predefined width x height terdapat beberapa pilihan, Document atau Web. Agar foto yang mau diupload tidak terlalu kecil, kamu bisa mengambil pilihan Large dengan lebar dan tinggi masing-masing 640 pixel x 480 pixel. Pilihan ini sangat relatif dan kamu bisa menentukan sendiri ukuran foto pada Custom width x height dengan memasukkan angka-angka sesuai selera seperti 663 pixel x 768 pixel.

Foto yang telah dicrop sejatinya tidak mengalami perubahan berarti saat diupload ke blog. Crop ini dilakukan agar memudahkan upload dan loading sebuah blog atau website. Kualitas foto yang diupload ke dalam blog masih tetap sama tanpa menimbulkan keburaman, kecuali terjadi kesalahan pada saat crop.

Crop foto aman namun jangan lupa melakukan back-up untuk berjaga-jaga. Artikel yang telah ditulis pun siap untuk tayang dengan foto-foto menarik ini. Jika kamu menggunakan blogger.com proses upload foto akan semakin cepat setelah dicrop. Pada bagian pengaturan foto kamu dapat memilih Large atau ExtraLarge agar foto tampak lebih besar dan menyesuaikan dengan template blog.

Lalu, bagaimana dengan gambar yang diambil dari internet? Gambar-gambar yang diambil dari internet pada dasarnya juga harus dilakukan crop agar tidak sama dengan sumber utama. Walaupun pada pemuatan kita harus menyebutkan sumber dengan jelas. Crop dilakukan agar mesin pencari ‘menganggap’ bahwa gambar tersebut adalah ‘milik’ blog kita bukan cuma menyalin saja dari blog lain. Crop yang dilakukan untuk gambar-gambar dari internet sama dengan foto original tadi. Kamu menyimpan gambar terlebih dahulu lalu mengeditnya sesuai dengan kebutuhan, baru kemudian ditambahkan ke dalam artikel.
Gambar ini diambil dari wallpapercave.com maka sebutkan sumber dengan jelas walaupun tidak menanamkan link.
Crop foto memang bagian yang ‘enteng’ untuk sebuah blog. Namun semakin besar resolusi foto maka semakin berat pula sebuah blog. Bayangkan saja, dalam satu artikel kamu bisa menambahkan lebih 10 foto. Loading yang butuh waktu lebih 1 menit, pembaca akan segera kabur ke blog lain.

Blog tidak hanya membutuhkan pembaca langganan saja. Pemerangkingan blog akan menilai visitor uniq dalam satu waktu. Pembaca unik ini penting untuk meningkatkan rating blog dan teman-temannya. Pilihan membuat nyaman dan tidaknya pembaca, kembali lagi kepada kamu sebagai pemilik blog. Satu hal yang nggak bisa dilupa, persaingan dalam dunia blog sama halnya dengan fenomena gunung es. Dan kini, gunung itu telah meletus, siap atau tidak siap, kita nggak bisa selamanya terlena! 

Comments

  1. Nice info Bai.. tapi kan beberapa penyedia blog sudah menyediakan pilihan saat kita insert foto di dalamnya? blogspot misalnya.. tapi crop buat gw perlu untuk estetika juga sih.. gimana caranya supaya foto kita menarik dilihat pembaca..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama Maseko, betul tapi utk crop atau gk kembali ke pemilik blog. Foto asli itu beda resolusinya saat diupload ke blog, akan lebih berat walaupun template telah mengecilkannya.

      Delete
  2. Wah, saya juga kalau edit foto juga pake Microsoft Picture Manager, mas. tapi biasanya cuma sebatas resize dan pencerahan saja.
    Ngga ngeh kalau itu juga ngaruh sama pecarian google. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ngaruh banget mbak, ini akan membuat blog semakin berat.

      Delete
  3. saya biasa pake di pexels sama pixabay. Selain resolusinya bagus. free dan ngga dianggap plagiat

    ReplyDelete
    Replies
    1. Boleh pakai apa saja kok, yang penting resolusi foto telah kecil.

      Delete
  4. bang Bai, kalau saya biasanya foto dikecilkan sampek ukurannya kurang dari 500kb biar ndak jadii beban waktu dibuka sama pengunjung :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Resolusi itu kembali ke pemilik blog, tapi jangan terlalu kecil juga.

      Delete
  5. paling wajib nempelin watermark bg, haha, bener sih, kalau foto itu diresize baik dari ukuran maupun kapasitasnya. hal yang wajib saya lakukan menggunakan photoscape

    ReplyDelete
    Replies
    1. Boleh kok watermark. Ukurannya mesti diperhatikan, mau pakai program apa aja boleh asalkan foto kecil.

      Delete
  6. Betul banget, Bai. Biar ga ada nyempil objek-objek yang gak diinginkan. Heheheheh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak Andy, blog pun jadi tambah ringan :)

      Delete
  7. Salam Mas Bai,
    Selain Microsoft Picture Manager, Kira2 aplikasi ideal yang mendukung crop ?
    Seandaiannya pict yang tidak memungkinkan crop, kira2 aplikasi apa yang bisa digunakan untuk mengecilkan ukuran pict yg direkomendasikan ? Trims B4.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Hengki, program apa saja boleh kok. Saya pilih Picture Manager karena lebih praktis. Selain itu ada Photoshop, CorelDraw, atau Paint.

      Delete

Post a Comment

"terima kasih sudah berkunjung, semoga bermanfaat"