Potongan Puzzle Infografis dalam Postingan Blog

Kota Bangkok yang indah di senja hari, foto diambil menggunakan ASUS ZenFone 3.
Sejujurnya, bagi saya gambar ini cukup mewakili sebuah infografis di postingan blog. Sebuah blog yang menarik harus memberikan informasi yang nyata sehingga pembaca dapat menangkap isi cerita. Gambar dari kamera yang jernih dapat menjabarkan makna dari masing-masing pembaca daripada cerita itu sendiri. Inforgrafis yang berlebihan dalam sebuah blog akan membuat tampilan laman berat dan pembaca akan segera kabur apabila tidak langsung menangkap inti dari apa yang mereka cari melalui mesin pencari.

Infografis dalam sebuah postingan blog bagai simalakama. Ada yang mengatakan wajib, ada pula benar-benar fokus pada tulisan saja. Seiring perkembangan menulis blog, infografis yang paling mewah untuk saya adalah gambar-gambar yang diambil melalui kamera, baik itu smartphone maupun DSLR. Gambar ini dapat menjabarkan lebih banyak tentang sesuatu daripada sebuah trik komputer. Gambar yang akan diposting ke dalam sebuah postingan bisa melalui editing maupun tidak sama sekali. Editing gambar menggunakan notebook dengan Intel Core i7 Processor lebih cepat dan praktis. Dengan HD Graphics 520, dapat membuat gambar yang akan diedit lebih detail sehingga dapat meminimalisasi kesalahan pada gambar dasar dari kamera. Dukungan memori 32GB dapat memaksimalkan kinerja dalam mengompres pekerjaan sehingga lebih cepat. Frekuensi 2.50 GHz menambah kegesitan sebuah notebook dengan prosesor ini sehingga bekerja dalam infografis berat sekalipun masih dapat menampung kejelian dan ketelitian.

Lalu, bagaimana saya bermain dengan infografis?

Saat saya berada di posisi pembaca, hal pertama yang saya lakukan saat membaca blog adalah inti pembahasan, atau apa yang saya butuhkan sehingga saya nyasar ke blog tersebut. Jika apa yang saya cari tidak ditemukan dalam waktu cepat, maka saya akan berlari ke blog lain atau menekan tombol back. Blog yang berat dengan gambar atau infografis yang tidak menjawab dari inti pertanyaan juga akan saya skip. Gerak cepat ini yang membuat saya berpikir bahwa pembaca lain juga akan melakukan hal yang sama jika berada di blog saya. Infografis apa yang membuat mereka bertahan, itulah yang paling penting, tidak hanya mengacu kepada berapa menarik sebuah infografis. Soal infografis yang memengaruhi sebuah postingan dapat ditonton pada presentasi staff Google Adsense di video ini.
Dua dara ini memberikan solusi terbaik untuk blogger agar memperhatikan konten. Konten mana yang menarik itulah yang disasar oleh seorang blogger. Maka, saya ingin berada dalam ‘kamar’ ini agar konten yang dihadirkan tidak berat, berada di lingkungan pembaca dan bermain aman di mesin pencari. Saya menjabarkan dua hal penting yang berkenaan dengan infografis, dua hal ini juga telah saya praktikkan.

Gambar Pendukung Utama Sebuah Tulisan
Gambar di sebuah blog, seperti yang telah saya katakan, menjabarkan semua kebutuhan yang ingin ditemui pembaca. Sebuah gambar yang ditampilkan akan ditelaah oleh pembaca dengan berbagai sudut pandang. Matahari yang terbit di atas kota Bangkok ini misalnya, mendefinisikan berbagai sudut di masing-masing pembaca.
Suasana pagi di Kota Bangkok, foto diambil menggunakan ASUS ZenFone 3.
Gambar ini melengkapi identitas 5W+H yang ingin didapatkan oleh pembaca di blog ini, misalnya. Deskripsi kota Bangkok di pagi hari tidak mesti saya jabarkan lagi karena gambar ini telah menjawab. Walaupun tidak menjawab secara keseluruhan – kesibukan warganya – tetapi telah memberikan gambaran bahwa matahari di kota ini menanjaki gedung-gedung bertingkat.

Mengapa sebuah gambar jauh lebih penting?

Gambar adalah pendukung konten utama, yaitu tulisan. Pemanis tulisan itu adalah gambar yang ditempatkan pada bagian tertentu sebuah artikel. Pembaca yang cenderung tidak membaca semua isi artikel dapat memahami sedikit persoalan dari sebuah gambar.

Gambar adalah kata kunci utama yang mengarah ke laman artikel. Sebuah gambar yang diberi judul dengan kata kunci akan mudah dideteksi oleh mesin pencari sehingga pengunjung mudah didapat. Gambar yang unik, gambar yang sering dicari, lebih mudah masuk ke laman pertama mesin pencari daripada artikel itu sendiri. Infografis dalam bentuk gambar sejatinya lebih menguntungkan pemilik blog daripada infografis yang diaduk melalui program komputer.

Gambar tidak memanipulasi pembaca. Terkadang, kita mudah mengedit telah berada di suatu tempat. Namun pembaca yang jeli dapat membedakan gambar yang diedit ataupun tidak. Infografis dalam bentuk gambar adalah bukti konkrit seorang blogger bukan menulis semata-mata karena khayalan dan menyalin gambar dari blog lain.
Ke Bangkok dari menulis, foto diambil menggunakan ASUS ZenFone 3. 
Saat saya memublikasikan gambar ini, tentu saja jawaban tidak diperlukan lagi. Gambar ini telah menegaskan bahwa saya berada di Bangkok. Kekuatan gambar lebih bisa menandingi infografis yang diolah dengan sangat manis pada sebuah blog. Saya sendiri percaya dan kemudian lebih nyaman bermain gambar daripada infografis olahan komputer. Gambar yang diinput ke dalam sebuah postingan tidak lagi menjabarkan bagus atau buram. Gambar ini telah menjawab rentetan pertanyaan dari pembaca.

Slideshow sebagai Pemanis dan Penghemat Kata

Sebenarnya, banyak cara untuk membuat infografis. Namun, infografis yang ‘hemat’ lebih baik daripada yang boros. Hemat yang dalam arti tidak memakan banyak tempat, tidak boros kata-kata dan berada di bagian artikel yang tepat. Saya kemudian menemukan sebuah cara yang membuat informasi yang ingin saya sampaikan benar-benar hemat saat diposting dalam blog. Informasi penting ini saya buat dalam slideshow Power Point lalu diupload ke Google Drive dan diinput ke badan postingan blog menggunakan HTML. 


Presentasi saya tentang ASUSPRO P2430UJ seperti sedang berada di dalam sebuah ruangan. Cara membuatnya yang mudah menjadikan slideshow ini sebagai infografis yang lengkap dalam menjelaskan produk notebook ASUS. Lalu, bagaimana cara mengupload infografis model slideshow ke dalam postingan blog?

Upload slideshow yang telah dibuat ke Google Drive

Buka File yang telah diupload tersebut, di bagian kanan atas terdapat SHARE

Kotak dialog kecil akan muncul dan pilih ADVENCED

Jangan lupa menganti PRIVATE ke PUBLIC lalu DONE


Pilih FILE lalu PUBLISH TO THE WEB

Presentasi yang tayang dapat diubah pada EMBED, ukurannya maupun lama putar. Salin HTML dan input ke dalam postingan blog.

Cara ini memang sederhana namun cukup kuat untuk menjabarkan infografis sebuah blog. Kebutuhan infografis yang beragam harus mengacu kepada keinginan pembaca. Pembaca yang berada di berbagai level tidak semua mau bertahan dengan infografis yang berat.

Dan, mengapa harus ASUSPRO P2430UJ?
Saya butuh kerja cepat dalam interaksi dengan pembaca. Artikel yang ditulis pun tidak hanya untuk blog namun untuk beberapa website kerjasama. Notebook yang selalu terkoneksi dengan internet mau tidak mau akan melambat. ASUSPRO P2430UJ dengan spesifikasi yang telah saya jabarkan dalam slideshow akan membantu pekerjaan saya yang hampir 24 jam dengan komputer. Kebebasan dalam mengekspresikan diri dapat dijawab oleh ASUS yang selama ini menghadirkan produk-produk unggulan. Bodi yang ringan membuat ASUSPRO P2430UJ mudah saya bawa ke mana-mana. Sekadar tampil berkelas pun tidak menjadi persoalan karena notebook ini begitu elegan dan bernyawa saat bersama rekan-rekan lain. Kinerja yang cepat dapat mengerem emosi yang tiba-tiba membludak saat mengejar deadline. Kelebihan lainnya dapat kembali diputar melalui slideshow di atas.

Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog ASUS yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan Network dan ASUS Indonesia.

Comments

  1. Hoo ... jadi pengen belu Asus ni jadinya

    ReplyDelete
  2. Saya yang pakai ASUS core i3 keluaran pertama saja sudah ngebut, apa lagi pakai ASUSPRO, wah pasti bakal lebih ngebut lagi. ASUS emang recomended banget pokonya, mesinya bandel walau untuk seri terendah sekaklipun. Btw asik banget nih bisa halan halan ke luar negeri :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul. Semoga saya juga dapat ya yang kencang ini.

      Iya, Amir, berkah menulis bisa apa saja kok, termasuk jalan-jalan ke luar negeri :)

      Delete
  3. Keren tutorialnya Vai. Aku gak pernah simpan ke Google Drive dulu, haha

    ReplyDelete
  4. Aku juga pingin bisa infografis kakaaaak.. ini kece tutorialnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yuk mbak, mulai dari yang kecil aja dulu dan mudah pula :)

      Delete
  5. Keren, langsung dipasang ya foto-foto jalan-jalannya. (-:

    ReplyDelete
  6. Idenya cemerlang bang, patut dicoba :D

    ReplyDelete
  7. Keceh....artikelnya, sekarang blog kreatif itu wajib hukumnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar mas, tulisan jadi tambah menarik :)

      Delete
  8. Wah menarik.. google drive bisa toh

    ReplyDelete
  9. Wohooo saya malah baru tahu lho Bai kalau cara membuat slide show di blog seperti itu :D Hahahahha..katrok bener mah saya -_-"

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga bisa diterapkan mbak Andy, boleh japri kok kalau belum paham :)

      Delete
  10. Aku pake Asus...emang keren ga ada matinya...

    ReplyDelete
  11. Tipsnya oke mas Bai, layak dicoba :D

    ReplyDelete
  12. Ehem.., yang baru pulang dari bangkok, langsung infografisnya tentang Bangkok. Semoga menang dalam lomba blog kali ini bg, bagi buat aku nanti hadiahnya! hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tetap Yell, foto selalu berbicara dengan sudut pandang yang berbeda :)

      Delete
  13. ASUS emang cihuy banget ya Baiii!

    Itu sorii, ada photo bomb cewek berkerudung kembang2 pink hahahahah

    --bukanbocahbiasa(dot)com--

    ReplyDelete
    Replies
    1. ASUS memang keceh hehehe.

      Eh, iya ya kok ada yang pink itu, untung nggak saya tarik masuk ke dalam foto :)

      Delete
  14. mantap bang.. emg ASUS laptop yang luar biasa, pendukung penuh untuk membuat infografis blog

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar Irfan, perlu banget laptop kencang karena infografis itu berat hehehe

      Delete
  15. mantap langsung dipajang foto-fotonya :D
    bener, google apps itu cocok untuk kolaborasi juga mas

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wajib. Foto itu infografis paling konkrit.
      Google Drive memang menyajikan banyak kelebihan Juniawan :)

      Delete
  16. jadi penasaran dengan Smartphone yg satu ini

    ReplyDelete

Post a Comment

"terima kasih sudah berkunjung, semoga bermanfaat"