Hati-hati pada Blog yang Banyak Infografis

Blog itu bagus banget, sebagian besar isi blog infografis yang keren! – kata kamu. 


Infografis pada blog telah menjadi bagian terpenting dan tidak terpisahkan dalam mempercantik tampilan maupun mendukung isi. Maka, berlomba-lomba blogger belajar infografis mulai dari yang kecil-kecil, simpel, sampai yang kelas berat dengan berbagai aplikasi yang membutuhkan prosesor, memori maupun RAM sebuah laptop begitu mudah terkuras. Butuh ide brilian juga dalam memadukan antara infografis dengan isi konten – tulisan – yang pada hakikatnya adalah hal yang paling utama. 

Blog dengan infografis itu menarik dan unik! 

Benar sekali. Sangat menarik, unik dan berbeda dari yang lain. Bahkan, blogger yang dapat membuat infografis dengan sisi berbeda dipandang sebagai seorang pembuat konten yang tak ada tandingannya oleh sesama rekan blogger, saat ini. Namun dunia internet itu mengacu kepada kecepatan, ketangkasan, keuletan, kepercayaan dan tentu saja informasi yang disampaikan harus langsung dapat tanpa perlu menunggu loading bermenit-menit! 

Coba kamu perhatikan beberapa kanal berita dari media mainstream, sebut saja viva.co.id, kompas.com, liputan6.com maupun detik.com bahkan metrotvnews.com. Kamu dapat membedakan mana website yang enak dikunjungi dan mana yang segera harus ditekan back saking lamanya membuka sebuah berita. Media besar seperti ini dihujani oleh beratus-ratus artikel tiap hari, video-video maupun gambar-gambar yang akurat. Nah, infografis yang rumit? Hanya segelintir yang memasukkan bahkan cenderung tidak ada karena website telah sangat berat dalam mempertahankan kekuatannya dari gempuran artikel, video, iklan yang terdapat di beberapa sisi dan tentu saja ribuan pengunjung saban waktu. Mereka tidak mau jebol dan down berkali-kali yang membutuhkan waktu dan biaya perbaikan lebih besar dan lama. Soal iklan itu sendiri, contohnya iklan dari Google Adsense maupun iklan dari sponsor lain, sering pula yang merupakan iklan berjalan sejenis animasi maupun video yang tidak bisa ditekan pause, bukan cuma gambar yang menarik dan seksi saja. 

Lalu, apa yang kamu lakukan jika mendapatkan sebuah website yang membutuhkan waktu lebih 30 detik untuk dapat membaca isi? Jujur saja, website seperti metrotvnews.com bukan bagian dari apa yang saya buka. Kustomisasi website kanal berita ini sangat tidak bersahabat dengan kinerja smartphone maupun laptop saya bahkan paket data yang ditelan bagai minum air putih segelas dalam sekali teguk. Website dengan video yang banyak, gambar-gambar yang besar, iklan yang berjibun, dan ditambah infografis yang beragam, salah satu pilihan yang tidak baik untuk paket data kamu. 

Datanglah blogger dengan bangga bermain infografis, mulai dari pembuka sampai akhir sebuah postingan diisi dengan infografis semenarik mungkin. Saya datang untuk membaca dan mencari sesuatu yang beda, loading lebih 30 detik untuk scroll ke bawah, saya langsung menekan back karena paket data telah dimakan dalam jumlah banyak. Saya langsung tersadar bahwa blog teman itu akan dihiasi oleh infografis yang harus dibuka begitu jemari menurunkan layar ke bawah. Saya pelit untuk soal paket data karena penggunaannya bukan cuma untuk itu, belum lagi jika berbicara aplikasi yang bekerja di latar belakang yang tidak dapat dimatikan. Solusinya ya tidak mengunjungi blog dengan infografis rumit. 

Kenapa kamu harus hati-hati dengan blog yang banyak infografis? 

Memang, rata-rata orang sekarang adalah pembaca blog dan tanpa sadar telah ditipu oleh infografis. Infografis bekerja dengan unik namun tidak baik untuk penetrasi jaringan data bahkan RAM smartphone kamu. Infografis berbeda dengan artikel biasa yang dihiasi gambar-gambar. Infografis yang berupa animasi akan bergerak secara terus-menerus sepanjang kamu berada di laman yang sama. Berbeda dengan gambar yang sekali dibuka akan bertahan pada posisi yang sama dan tidak membutuhkan loading kembali meskipun kamu menarik jemari ke bagian atas. 

Blog yang baik dikunjungi itu sekali buka langsung terhenti. Artinya, kamu tidak membutuhkan loading lagi untuk melompat ke bagian bawah sampai akhir. Jika terjadi loading saat yang sama paket data kamu akan diambil oleh infografis tersebut. Nah, jika infografisnya kecil – telah dikompresi – paket data sedikit termakan namun jika tidak melalui proses kompresi maka paket data kamu tak terselamatkan. Sebagai informasi, rata-rata infografis tidak mengalami kompresi yang berarti karena berakibat perpecahan pertikel dari bagian itu. Belum lagi jika blog tersebut telah tersemat iklan-iklan maka dapat dipastikan bahwa paket data kamu tak terselamatkan lagi. Kamu juga bisa membedakan sendiri antara blog biasa dengan blog yang telah disematkan infografis. Perbedaannya pasti sangat jauh sekali dalam hal loading dan saat berada di laman artikel. 

Blog yang terdiri dari satu atau lebih gambar yang telah dikecilkan sesuai ukuran, misalnya 700x300 pixel, bisa kamu jejaki dengan baik karena kompresi gambar telah maksimal dan tidak mengalami perpecahan saat terbuka. Hal ini dilakukan oleh semua kanal berita yang telah saya sebutkan di atas. Mereka melakukan kompresi gambar sesuai dengan website agar pembaca bertahan di area berita. Kuncinya kembali kepada pasal pertama yang telah saya sebutkan; jika dalam 30 detik belum terbuka adalah back pilihan terbaik. 

Kamu tentu tidak mau pembaca langsung kabur karena terlalu berat membuka blog yang isinya sangat bagus, telah ditulis berhari-hari, dengan infografis hasil penerawangan panjang. Lawan kita saat ini bukan cuma blog-blog dengan infografis bagus, lawan kita adalah kanal berita dan blog dengan penetrasi jaringan yang sedikit. Kadang saya kagum dengan sebuah blog yang ramai pengunjung, kecepatan bukanya persekian detik, gambar juga ada, iklan juga ada tetapi tidak terdapat animasi-animasi berjalan seperti infografis yang memberatkan media penyimpanan blog (hosting). 

Google pernah menyebut dalam sebuah diskusi tentang penetrasi iklan Google Adsense, sebuah gambar saja dengan ukuran besar sangat mempengaruhi kecepatan buka blog. Jika berpuluh-puluh gambar tanpa kompresi tentu saja akan lebih lama terbuka dan paket data juga lebih banyak dibutuhkan untuk blog tersebut. Bagaimana dengan infografis yang panjang sekali? Tiap bagian harus dibuka agar dapat membaca isinya. Tiap celah itu adalah paket data, tiap celah itu adalah cache yang harus segera dihentikan karena tidak baik untuk smartphone dan isi kantong kamu. 

Bagaimana jika satu postingan dengan infografis? Sah-sah saja. Kamu bebas mau mempublikasikan satu atau lebih artikel dengan infografis. Makin kecil lebih baik. Makin besar makin jelas bagaimana kinerjanya. 

Blog itu keren, infografisnya bagus tapi lambat! 

Bukan cuma lambat tetapi smartphone maupun laptop kamu dipaksa bekerja untuk membuka infografis. Makin lama infografis terbuka, makin besar RAM terkuras dan makin banyak pula paket data untuk blog yang dimaksud. Kamu tinggal memilih back atau bertahan dengan paket data yang hilang. Makin lambat artinya loading dibutuhkan dan pada rentang waktu menunggu itu, paket data terus ditarik untuk membuka. Jika kamu mau mengalkulasikan, bila sebuah blog terbuka dalam 30 detik dengan data 50 kilobyte, terhenti disitu maka paket data kamu telah aman, kecuali untuk iklan jika blog tersebut memiliki iklan berjalan. Namun jika blog sebelah per 30 detik harus membuka bagian lain jika scroll ke bawah (sama juga untuk blog yang dibuat laman contohnya 1,2,3), maka berapa kali kamu scroll kalikan saja segitu. Misalnya, sebuah blog dengan infografis bagus banget itu punya 5 bagian maka 5 x 30 = 150 lalu 150 x 50 = 7.500, maka untuk blog dengan infografis cantik kamu membutuhkan paket data 7.500 kilobyte. Beda banget, bukan? Ini hanya perhitungan kasar saja, pada penerapannya paket data itu lebih sekarang mahal! 

Kamu nggak mau meninggalkan blog dengan infografis cantik itu? Boleh-boleh saja. Kamu cukup mencari paket data yang murah seperti XL misalnya. Kamu bebas mau berselancar di blog mana dengan banyak infografis. Tetapi jangan lupa, sisakan untuk yang lain, mana tahu kamu nanti tergoda untuk menonton review film terbaru atau nggak mau ketinggalan video klip grup band papan atas Korea! 

Comments

  1. Iya betul, saya juga sebenarnya pusing kalau banyak infografis dan gambar bergerak. Tapi utk lomba blog, seolah itu jadi ukuran penilaian.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul mbak, cuma ya itu, biasanya saya langsung back kecuali pas di wifi hehehe

      Delete
  2. Benar apa yang dibahas diatas, saya selaku nubie di dunia maya juga mendapatkan pemaparan serupa langsung dari staf google adsense pada bulan november 2016 silam.
    Semoga banyak lagi hal-hal tentang SEO dibahas agar menjadi pencerahan bagi kami selaku nubie

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga dapat diambil manfaat ya :)

      Delete
  3. Kalau aku belum isa sih pakai infografis, cuma seringnya pajang foto banyak-banyak tapi dalam size kecil.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya juga milih gambar dan dikecilkan dulu mbak, agar pembaca aman dan blog juga nggak berat banget :)

      Delete
  4. Ada blogger seperti itu , rajin komen di blog saya, dan pas saya datangin balik, aduuuh ampun deh buka blognya.. Lamaaa bgt . Sayaang, krn bikin saya males utk balik sering2... :D pdhl isi blog dia bgs..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Paling males yang kalau blog yang dikunjungi berat, saya milih back atau langsung cancel :)

      Delete
  5. Sebenarnya tidak hanya infografis, sebuah blog jika kontenntya terlalu banyak gambar juga kurang bagus. Apalagi jika format filenya PNG, wah ampun dah. Makanya kalau gambar banyak saya biasanya gabungkan jadi 1 video.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar bang, makanya dianjurkan untuk dikompresi jika banyak foto :)

      Delete
  6. Gitu ya, padahal kemarin kagum bgt dg blig2 yg menyajikan infografis2 ckckckk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Satu sisi benar mbak, tetapi dari sisi pembaca ruginya banyak banget :(

      Delete
  7. Iya benar juga ya mas.. baru ngeh sayanya.. nuwun

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar mas, kecil tapi sangat berdampak besar terhadap paket data dan cache smartphone :)

      Delete
  8. Benar juga ya... kadang jd beban pikiran juga sih kalau harus repot buat infografis untuk bahan tulisan :) mikir infografis nggak jadi2, akhirnya tulisan nggakjadi dibuat :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bang, saya fokus nulis aja pas tahu banyak yang dikorbankan dari infografis. Kasihan pembaca yang ingin berhemat paket data.

      Delete
  9. Betul juga ya itu Mas Bai, saya juga malas buka blog atau web yang lola, langsung exit, sayang kuota dan waktu ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul Mas Awan, lambat loading itu sangat berpengaruh pada paket data kita lho :)

      Delete
  10. Gak jauh jauh.. XL memang terdepan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Soal jaringan ini bisa menjadi salah satu pilihan Mas.

      Delete
  11. sepakat
    bagi saya namanya konten blog itu tetap tulisan yang utama
    gambar dan infografis adalah pendukung
    meski keduanya juga sangat penting
    bukan promosi, saya paling senang dengan portal berita Tirto Id.
    paparan mendalam, hanya menggunakan satu gambar dan satu infografis yang merangkum semua
    ketika dibuka juga tak lola

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mas Zayn, kita harus perhatian sama pembaca jangan sampai mereka terbebani akibat mengunjungi blog kita. Terima kasih telah berbagi ya!

      Delete
  12. wah, nice info mas. sempat terlena sih dengan bikin infografis di blog, tapi lha kalok jadi lemot, kasian pengunjungnya ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, sayang pengunjung karena bukan cuma lambat tetapi makan kuota cukup besar untuk mendapatkan koneksi.

      Delete
  13. Kemaren sih pernah kak ikut AdSense tapi iklannya buat web saya penug dengan iklan.... Dan biasanya loadingx lambat kak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah, Adsense saja bikin blog lamban kan? Bagaimana dengan infografis yang banyak.

      Delete
  14. Tapi sekarang kan ada amp yang katanya cepat sekali sob.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Intinya gini mas Hadi, gambar, video dan infografis yang memiliki ukuran besar tetap akan mempengaruhi performalitas blog. Blogger itu kan nggak cuma nulis satu saja artikel tetapi banyak dan itu rutin.

      Delete
  15. Blogpost ini menghibur aku yanf ga jago bikin infografis muahaha... Kalau ada lomba blog yang poin penilaiannya pake infografis sejak kapan tuh udah aku skip aja. Aku juga paham sekarang kenapa kalau kayak Kompasiana bikin lomba blog lebih memerhatikan konten tulisan sebagai fokus penilaian. Hmmm cmiiw

    Btw hitungan yang 5x30=150 terus dikali 50 itu gimana maksudnya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kompasianan kualitas tulisan yang lebih utama, padahal itu adalah konteks sebenarnya dari sebuah blog bukan infografis itu sendiri.
      Perhitungan kasarnya begitu mbak, 150 detik dikalikan dengan 50 kilobyte data yang dihabiskan untuk membuka blog yang punya bagian-bagian itu.

      Delete
  16. Artikelnya bikin melek nih, Mas.

    ReplyDelete
  17. Wah, kayanya saya mau pake template blogger lagi deh, soalnya tampilannya ga pake template yg disedian blogger. Huhuuu... makasih, ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Template dari Blogger yang baru sekarang lebih responsif sih Mbak Ima.

      Delete
  18. aku belum pakai dan aku mah kudet jadinya gak bisaa bikinnya, tp makasih jadi aku tahu kl itu bisa bikin lama bukanya ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama Mbak Tira. Intinya semakin besar infografis, semakin banyak, semakin berat blog dan semakin banyak kuota yang dikuras untuk membuka laman tersebut.

      Delete
  19. Gak bisa infografis. Tapi kalo pake wordpress bisapake plugins wp smush atau kompresi gambar lainnya.

    ReplyDelete
  20. saya juga malas berkunjung ke blog yg loadingnya lama karena kebanyakan infografis.. kelamaan nunggunya euy :(

    ReplyDelete
  21. Artikelnya bagus mas hehhe, tapi saya salah satu pengguna dan penyuka infografis. Kalo untuk lomba saya pasti pake infografis, karena apa ? Karena dari 1 infografis itu bisa ngerangkum isi tulisan. Jadi buat yg ga punya waktu lama bisa liat dari infografis. Kalo masalah lama atau ga itu semua balik lagi ke koneksi pengujung dan ukuran dari infografis itu sendiri. Sebuah infografis bisa kok jadi ringan kalo dikompres gambarnya heheheheh saya suka liat blog yang dilengkapin infografis, apalagi kalo infografisnya kece. Kalo sekarang keknya penilaian lomba, pengguna infografis dapet nilai plus. CMIIW. Betewe salam kenal mas dari blogger Bengkulu :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kembali ke pribadi menurut saya mbak. Untuk lomba benar sekali infografis sudah masuk ke penilaian. Namun untuk kompresi tidak memberi jaminan apabila dalam sebulan saja terdapat beberapa artikel dengan infografis. Intinya semakin banyak gambar, gambar bergerak dan sejenisnya, semakin lamban sebuah blog.

      Delete
  22. Terimakasih Mas sudah berbagi info bahwa menggunakan infografis juga harus hati-hati ya. Kalau saya belum gape buat infografis ciamik makanya jarang pake buat blog

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama Mas, semoga dapat diambil manfaat ya.

      Delete

Post a Comment

"terima kasih sudah berkunjung, semoga bermanfaat"