Tipis dan Ringan, Inilah Notebook 25 Juta yang Dapat Dilipat 360 Derajat


Bicara notebook lipat yang ada di pasar Indonesia, barangkali hanya beberapa produsen yang bermain di sektor ini. Bahkan, tidak semua produsen notebook berani mempertaruhkan nyawa mereka dalam segmen yang tidak biasa. Notebook lipat termasuk inovasi yang benar-benar berani dengan menggabungkan fungsi komputer dengan tablet. Maka, saat sebuah notebook lipat dilahirkan dengan teknologi lebih mumpuni setiap mata tidak mudah berpaling darinya.

ASUS ZenBook Flip S, notebook terbaik, tertipis dan teringan di dunia!

Begitu juga dengan yang saya alami saat peluncuran produk terbaru ASUS Indonesia di Pullman Jakarta Central Park, 15 Agustus 2017. Dari enam notebook yang diluncurkan terdapat satu seri yang benar-benar menarik perhatian saya. Notebook ini adalah penyempurnaan dari keluarga Flip dari ASUS. Flip sendiri adalah julukan untuk notebook lipat dari produsen asal Taiwan ini. Seri yang diluncurkan adalah ZenBook Flip S UX370UA. Disebut bahwa notebook lipat ini merupakan sebuah terobosan yang tidak main-main untuk berada di kelasnya yaitu paling ringan dan tertipis di dunia. Tampak dari pandangan memang benar imut sekali dengan ketebalan 10,9 milimeter dan berat 1,1 kilogram.

ASUS sendiri tidak memangkas performa dalam menghadirkan sebuah notebook elegan dan manis dari segala sisi. Dilihat dari bentuknya saja notebook ini benar-benar sebuah produk inovatif dan ramah terhadap mereka yang bekerja di luar ruangan. Perpaduan antara komputer dengan tablet tidak hanya memudahkan tetapi memberikan kesegaran tersendiri bagi pengguna. Pengguna bebas mau meletakkan sebagai laptop maupun tablet. Saat notebook ini dilipat sampai 360 derajat, maka posisi komputasi akan berubah wujud menjadi tablet dengan sistem operasi Windows 10. Meski, tablet identik dengan sistem operasi Android tetapi pada notebook ini pengguna sudah bersenyawa dengan Windows.

Dalam menghadirkan inovasi yang baik, ASUS mengembangkan notebook ini dengan desain yang benar-benar elegan. Bodinya dibalut dengan aluminum standar dirgantara, engsel ringkas ErgoLift dan sistem pendinginan vapor-chamber yang ultra tipis. Semua diciptakan agar notebook ini mampu memberikan kesegaran kepada pengguna dalam berbagai aktivitas mereka. 

Benjamin Yeh, Regional Director ASUS South East Asia menyebut, “ZenBook Flip S menggunakan komponen terbaik untuk performa tertinggi, notebook ini merupakan pilihan tepat bagi para desainer, pekerja kreatif, atau siapapun yang membutuhkan notebook stylish dan cerdas yang menawarkan masa aktif baterai sepanjang hari serta performa dan multifungsi. Untuk mencapai  kekuatan baterai hingga 11,5 jam, kami merancang baterai polimer lithium berkapasitas 39Wh berkapasitas tinggi untuk ZenBook Flip S. Kami juga menambahkan teknologi Fast Charging sehingga baterai dapat terisi  60% hanya dalam waktu 49 menit.

Performa yang dihadirkan oleh ZenBook Flip S bisa mewakili keraguan terhadap notebook lipat yang selama ini beredar. ASUS menjamin pekerjaan tidak terganggu dengan ketahanan baterai serta proses pengisian daya yang cukup cepat. Dua performa ini sangat dibutuhkan oleh mereka yang bekerja sebagai pekerja kreatif yang lebih banyak berada di luar ruangan. Pekerjaan yang selama ini sulit dikerjakan karena baterai cepat habis akan segera teratasi dengan notebook 13,3 inci IPS FHD dengan kerapatan 1920 x 1080 pixel.

Notebook Ringan dengan Desain Inovatif

Seperti yang telah disebut, ZenBook Flip S adalah sebuah notebook yang ringan di kelasnya. ASUS menghadirkan notebook ini dengan bahan aluminium alloy aerospace-grade 6013. Bahan baku ini dipercaya sebagai material yang lebih ringan dibanding notebook pada umumnya. Ringan sudah pasti tetapi soal kekuatan bahan baku ini lebih kuat 50 persen dibandingkan dengan bahan lain. Bahan baku yang kuat membuat notebook tipis ini tidak menganggu pekerja yang risau akan cepat rusaknya hardware saat bersinggungan saat bekerja di luar ruangan.

Keluarga ZenBook merupakan keluarga ekslusif dari ASUS. Maka, dalam menghadirkan ZenBook Flip S, ASUS memberikan sentuhan-sentuhan yang cukup menantang. Ciri khas ZenBook adalah spun-metal yang ikonik dengan 40 langkah rumit dalam pembuatannya. ASUS menambahkan diamond-cut pada bagian sisi notebook ini yang makin menambah nilai jualnya. ZenBook Flip S hadir dengan warna Smokey Gray dan Royal Blue. Warna terakhir tergolong paling mengesankan karena dipoles dengan teknik dual-phase anodizing. Teknik ini dilakukan untuk menghadirkan guratan emas di sisi notebook tertipis tersebut.

Bicara engsel, ZenBook Flip S menggunakan engsel ErgoLift yang paling kompetitif. Engsel kuat ini mudah sekali dilipat sehingga notebook tidak mudah patah atau engsel cepat rusak. Engsel ini mampu bekerja dengan baik dan mengunci layar dengan sangat kuat meski dalam suhu tertentu. Saat notebook ini dibuka 135 derajat, pengetikan tetap sempurna dan keyboard yang cukup bersahabat. ASUS melakukan uji coba kepada engsel ini dalam 20 ribu siklus buka tutup. Maka, jangan khawatir untuk melipat dan membuka notebook ini lebih rutin dari biasanya.

Saya sendiri sangat menyukai sistem buka tutup dari ZenBook Flip S ini. Kesan pertama tentu saja bangga bila memilikinya dan memamerkan kepada banyak orang. Desain yang kuat dan rangka bodi yang benar-benar gahar membuat notebook ini cukup kuat diajak kerja lebih lama. Kecil sih boleh saja tetapi soal performa di angka Rp. 25,299.000 adalah terobosan terbaru untuk mendapatkan produk berkualitas.

Notebook Tipis dengan Performa Tingkat Atas

Dalam menunjang performa yang tiada tanding di kelasnya, ZenBook Flip S  dipersenjatai oleh prosesor Intel Core i7 generasi ke-7 dan RAM LPDDR3 2133MHz sebesar 16GB. Kecepatan ini tentu akan memudahkan pengguna dalam bekerja dan memberikan yang terbaik untuk karya mereka. Perlu diketahui bahwa kinerja akan bagus jika didukung oleh prosesor dan RAM yang lempang. ZenBook Flis S memiliki segalanya dalam memberikan kenyamanan bagi pengguna di mana ia tidak hanya tipis namun berkekuatan yang lebih besar dari yang dibayangkan. ASUS juga memberikan keistimewaan tersendiri dengan media penyimpanan berupa SSD berbasis PCIe 3.0 x4 membuat ZenBook Flip S punya storage dengan performa kencang memiliki bandwidth 7x lebih besar, 3x latensi lebih rendah dan 3,8x multitasking yang lebih kencang dari SSD berbasis SATA. Media penyimpanan ini memberikan kesegaran yang berarti kepada notebook lipat tersebut.

Benjamin kembali menyebut bahwa, “Kami juga menghadirkan fitur fingerprint sensor yang sangat responsif. Pengguna dapat membuka kuncinya saat notebook berada dalam mode tablet sekalipun. Pada keyboard dihadirkan fitur backlit LED disertai fitur travel distance sebesar 1 mm yang telah diuji sebanyak 10 juta kali pengetesan sehingga akan memberikan kenyamanan dan durabilitas 2,5x lebih baik dari MacBook!

Dukungan lain adalah tersedianya dua buah port USB Type-C yang mampu mendukung display eksternal hingga resolusi 4K dan mampu melakukan pengisian ulang. ASUS juga menyediakan bundel Mini Dock yang memiliki sebuah port HDMI, USB 3.1 dan port USB Type-C yang juga mendukung fast charging. Tentu ini sangat dibutuhkan mengingat kebutuhan transfer data bisa di mana saja dan kapan saja.

Notebook Tipis dengan Baterai Tahan Lama

Barangkali, sebagian berpikir bahwa tidak mungkin sebuah notebook tipis mampu menyokong baterai besar (tahan lama). Namun teknologi ini telah diterapkan pada seri notebook ini di mana baterai berkapasitas tinggi 39Wh berbasis lithium polymer dibenamkan dengan sempurna. Baterai ini dapat bertahan dalam keadaan aktif sampai dengan 11,5 jam. ASUS juga memberikan poin penting soal pengisian daya cepat yaitu dalam 49 menit saja daya baterai notebook ini telah terisi sampai 60 persen.

Kekuatan baterai adalah perihal utama bagi seorang pekerja di luar ruangan dalam membeli notebook. Baterai yang kuat akan memberikan kenyamanan dan keleluasaan pengguna dalam bekerja. Waktu yang dibutuhkan bekerja di luar ruangan memang tak terbatas sehingga baterai yang bekerja maksimal mampu mendukung kinerja mereka. Belum lagi jika pengguna adalah seorang yang terus-menerus terhubung dengan internet maka kesegaran di bidang baterai sangat dibutuhkan.

Selain baterai yang tahan lama, notebook ini juga memiliki layar yang sangat responsif begitu disentuh. Layar sentuhnya mampu merespon dengan baik sehingga sangat membantu pekerjaan semisal presentasi jika telah diubah posisinya menjadi tablet. Touchpad yang digunakan adalah jenis sodalime glass dengan tingkat presisi sentuhannya 2 kali lebih baik dibandingkan dengan traditional cover lainnya.

Benjamin dengan bangga menyebut, “ASUS ZenBook Flip S juga memiliki stylus dengan tingkat tekanan atau pressure level 1024 dan dapat bertahan hingga 18 bulan tanpa diganti baterai. Layar sentuhnya juga telah dilengkapi sensitivitas 2 kali lebih baik serta teknologi corning gorilla glass yang akan melindungi display-nya dari goresan benda tajam!

Tak sabar rasanya untuk menjajal notebook lipat tertipis di dunia ini. Beragam fitur yang ada di dalamnya sangat membantu pekerja kreatif. Saya yang keseharian menjadi blogger begitu memerlukan notebook serupa ASUS ZenBook Flip S karena mudah diajak kerjasama. Saya tidak mengenal waktu untuk bekerja dan bisa di mana saja dan kapan saja. Asalkan ide terlintas, langsung ditulis dan terhubung ke internet. Maka, ZenBook Flip S adalah pilihan terbaik untuk saya!


Comments

  1. Keren bangetlah ini laptop sampai bisa datar gitu. Eh istilahnya apa ya? Itu lah pokoknya. Sebanding juga sih sama harganya.

    ReplyDelete

Post a Comment

"terima kasih sudah berkunjung, semoga bermanfaat"