Cara Merawat Sepatu Kulit Pria Agar Terlihat Baru

Pria dewasa pasti akrab dengan sepatu kulit. Selain berfungsi sebagai alas kaki, item tersebut pun menjadi penyempurna penampilan dan juga melambangkan karakter dan jati diri seseorang. Sayangnya, merawat jenis item ini cukup susah. Selain butuh ketelatenan, varian alas kaki satu ini gak boleh bersentuhan langsung dengan noda atau kotoran langsung. Kalau tidak, ia bakal rusak dan tampilannya jadi gak maksimal.

Sumber: klikbontang.com

Karena faktor usia, kadang sepatu kesayanganmu ini pun jadi tak terlalu sedap untuk dilihat. Bisa jadi, karena kurang perawatan atau perawatan selama ini kurang maksimal. Supaya tampak kinclong seperti baru, nih tips bikin sepatu kulit pria lama jadi terlihat seperti baru:

Kenali Jenis Kulitnya
Supaya proses pembersihan tepat dengan hasil maksimal, perlu pengenalan terhadap jenis bahan dasar kulit. Setiap jenis material memiliki pendekatan berbeda-beda. Apalagi kalau sepatumu terbuat dari jenis kulit premium yang notabene berkualitas. Supaya penampilan tetap maksimal di muka umum, maka dia pun perlu diberi sentuhan spesial.

Apabila sudah mengenal bahan pembuat sepatu, lanjutkan pengetahuan soal sifat kulit tersebut. Apakah dia elastis atau tidak? Berapa tingkat kelembabannya? Sebagai contoh, kalau: 
  • Full-grain. Bahan ini dibuat dari sapi bagian luar yang terlebih dulu melalui proses penyamakan. Karakter bahan ini yaitu motifnya natural, tipis, kuat dan sedikit kaku. Jenis bahan ini sering dipakai sebagai pembuatan pantofel. 
  • Suede. Diolah dari kulit sapi bagian dalam. Proses pengolahan sebelum menjadi bahan siap olah cukup lama dan rumit sehingga penampilannya pun menarik dan bersifat eksklusif. Karakter bahan ini yaitu lebih tebal dari full-grain dan tahan saat terpapar cuaca ekstrem (hujan maupun panas, bakan salju sekalipun). Sayangnya, bahan jenis ini mudah tertempel kotoran. 
Alat untuk Membersihkan Sepatu Kulit Pria
Sebelum mulai proses pembersihan, ada baiknya peralatan untuk melakukannya dipersiapkan terlebih dulu. Di antaranya: sikat yang lembut, kain lap lembut, air yang bersih, semir berbahan krim, sabun khusus untuk kulit (saddle soap), sinyak cerpelai (mink oil), sikat khusus (untuk suede), penghapus karet, bedak talk / bedak bayi, produk pelapis dari silikon, dan sumpal sepatu.

Kalau pun tak semua alat tersebut dimiliki, cukup sebagian saja yang perlu ada di kotak peralatan. Semakin lengkap peralatan permbersih, semakin besar peluang sepatu kulit pria milikmu tampil maksimal di setiap hari. Dari semua alatn yang tertulis di atas, setidaknya kamu memiliki sikat , kain lap, semir krim, dan sabun khusus kulit saja sudah cukup.

Cara Membersihkan Sepatu Kulit Pria
Proses pencucian akan jadi momen paling penting. Yang perlu kamu terapkan yaitu: 
  • Selalu perlakukan semua jenis sepatu dengan sangat baik, caranya sikat secara hati-hati agar tak lecet atau bahkan rusak. 
  • Bila proses pencucian menggunakan air, jangan sering-sering melakukannya. Bahan baku kulit sangat tidak bersahabat dengan kelembapan akibat air cucian tersebut. 
  • Proses pengeringan membutuhkan teknik tertentu. Sepatu kulit pria tidak boleh dijemur di muka sinar matahari secara langsung. Apabila kamu lakukan, maka akan menjadi kaku, terlalu kering dan akhirnya mudah pecah. Namun, pengeringan yang tak maksimal berakibat tingkat kelembapan tinggi dan menjadi sarang jamur atau bakteri. Agara proses pengeringan berjalan sempurna, lapisi permukaan dengan koran supaya tidak terpapar cahaya matahari secara langsung. 
Proses Penyimpanan Sepatu Kulit Pria
Selesai melaksanakan proses pembersihan, beralih ke proses penyimpanan. Lokasi penyimpanan yang baik cukup rak sepatu dengan kondisi kering serta tak lembab. Usahakan, tempat tersebut memperoleh sinar matahari tidak langsung. Selain itu, sirkulasi udaranya pun harus lancar. Jangan sampai tempat penyimpanan kedap udara yang mengakibatkan udara di dalamnya tidak bisa bergerak.

Posisi antara satu sepatu dengan lainnya jangan terlalu dekat. Akan lebih baik lagi kalau kamu masukkan kapur pewangi. Kapur pewangi ini akan menyerap udara lembab di dalam sepatu dan menjauhkannya dari ancaman jamur atau bakteri.

Bila memungkinkan, bungkus sepatu kesayangan dengan plastik khusus. Tutup klib secara rapat. Kalau dalam seminggu tidak digunakan, biasakan mengeluarkannya dari plastik dan menjemurnya di tempat dengan sirkulasi udara yang baik selama 1 hingga 2 jam.

Mengingat bahannya amat beragam, proses perawatannya pun perlu mempertimbangkan hal tersebut. Meski begitu, pola perawatannya tetap sama yaitu proses pembersihan tidak boleh terlalu kaku supaya tekstur tidak rusak.

Sebagai tambahan referensi, sepatu kulit dapat dengan mudah ditemukan di situs qlapa.com. Situs tersebut merupakan wadah bagi para pengrajin lokal menjual hasil karya terbaiknya. Sebagai pembeli, kamu bebas menentukan produk mana yang pas sesuai karaktermu. Mau bahan kulit asli, warna, hingga motif, semua ada di Qlapa. Selepas menemukan produk favorit, jangan lupa merawatnya sebaik mungkin supaya penampilan saat dipakai tetap maksimal.

Comments