Wednesday, November 23, 2011

Ilusiku

Bagai setetes air yang mengalir di
dahan empedu
Bagai semilir angin yang mengalun
mengayun dahan empedu
Kucoba tuliskan nama-Mu
Namanya dan nama kekasihku
Di hitamnya bayang-bayang hatiku,
kembali
Karena nama-nama itu pernah terukir di
sanubariku.
Kusebut rinduku Untuk-Mu
Untuknya dan untuk kekasihku

Banda Aceh, Awal April 2007

SHARE THIS

Author:

Teacher Blogger and Gadget Reviewer | Penulis Fiksi dan Penggemar Drama Korea | Pemenang Writingthon Asian Games 2018 oleh Kominfo dan Bitread | Contact: bairuindra@gmail.com

0 komentar: