Kembalikan Mahar Saya Aduhai Gadis Tercinta!

Mahar emas di Aceh - mantenhouse.com
Nyawa dibayar nyawa!

Wuih! Sadis benar kalimat di atas. Namun benar, kita sering mendengar perkataan demikian. Saat emosi memuncak, nyawa terkadang menjadi tameng untuk melepas kemarahan. Walaupun kemudian tidak dilaksanakan, tetapi pada konteks yang nyata bahwa sebagian orang malah tidak bermain-main dengan kalimat ini. Begitu saudara mereka dibunuh, maka akan balas membunuh!

Nyawa adalah harga diri!

Harga diri laki-laki di Aceh nyungkep ke kolong jembatan begitu gadis yang akan dinikahkannya melarikan diri – lebih tepatnya membatalkan pertunangan. Berpijak pada kalimat pembuka artikel ini, gadis yang terlanjur membatalkan pertunangan dengan alasan apapun, harus bertanggung jawab penuh terhadap rasa malu yang diemban oleh laki-laki muda ini. Tidak hanya malu si laki-laki, tetapi malu keluarga laki-laki yang datang melamar dengan baik-baik, sesuai adat yang berlaku menjadi tumbal kemunafikan perasaan si gadis. Gadis yang membatalkan pertunangan adalah mereka yang tak tahu malu atau bahkan harga dirinya telah tergadaikan dengan cinta picisan dalam dongeng. Cinta memang ada namun perkara hubungan kedua keluarga – kepercayaan – tidak mudah didapatkan begitu saja.

Gadis yang terlanjur membatalkan pertunangannya tak akan bisa lari terbirit-birit menuju bahagia yang lain. Ada urusan penting yang wajib dilunasi olehnya dan keluarganya terhadap laki-laki yang telah dipermalukannya.

Baca juga Menikahi Gadis Aceh 


Gadis ini, harus membayar kembali mahar emas yang telah diberikan laki-laki kepadanya saat meminang!

Berapa mahar emas yang harus dibayar jika gadis yang membatalkan pertunangan ini?

Dua kali lipat dari mahar yang diberikan oleh laki-laki kepadanya!

Emas telah menjadi mahar wajib dalam meminang gadis di Aceh. Apabila saat meminang laki-laki telah memberikan mahar sebesar10 mayam emas murni, jika gadis membatalkan pertunangan harus melunasi 20 mayam mahar emas murni tersebut. Coba kita kalkulasikan harga emas murni (24 karat) di Aceh saat ini. 1 mayam (3,3 gram) harganya mendekati 2 juta rupiah. Kalikan saja berapa besar “harga diri” yang harus ditebus oleh si gadis apabila melakukan tindakan ceroboh ini.

Rasa malu memang melebihi angka di atas kertas. Soal pertunangan saja tidak boleh main-main di Aceh. Bagaimana jika telah menikah? 

0 Response to "Kembalikan Mahar Saya Aduhai Gadis Tercinta!"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel