Inilah Perbedaan Miss World dengan Miss Universe

Masih ingat kecerobohan Steve Harvey, pemandu acara Miss Universe 2015? Tak mungkin pernah dilupa kesalahan fatal di akhir acara tersebut. Seluruh penonton menanti – jantung para finalis bahkan hampir copot – tiba-tiba pemandu acara salah menyebutkan nama pemenang. Beginilah gara-gara nilai setitik rusak susu sebelanga!
Perbedaan Miss World dengan Miss Universe.
Di tahun yang sama, di tempat berbeda, dua acara yang “sama” digelar untuk mendapatkan putri terbaik dan tercantik. Miss World dan Miss Universe. Miss World untuk tahun ini dilaksanakan di Sanya, Tiongkok dan Miss Universe dilaksanakan di Las Vegas, Amerika Serikat. 

Wakil Indonesia di Miss World adalah Maria Harfanti – Miss Indonesia 2015 – dan wakil Indonesia di Miss Universe adalah Anindya Kusuma Putri – Puteri Indonesia 2015. Setelah bertahun-tahun ikut dalam gelaran yang sama, baru tahun ini Indonesia menjadi juara ketiga (runner up II) pada Miss World. Sayangnya pada Miss Universe, Indonesia sama seperti tahun-tahun yang lewat hanya bertahan di 15 besar saja.

Tentu saja kita bertanya-tanya, mengapa ada dua acara yang sama? 

Selama ini, banyak kalangan menghujat pagelaran pemilihan wanita cantik sejagad ini. Miss World yang telah dilaksanakan sebanyak 65 kali ini dinilai tak bermoral dengan mempertontonkan aurat (berbikini). 

Miss Universe yang tak kurang lebih dari itu telah meletakkan mahkota kebanggaannya sebanyak 64 kali. Sejak tahun 2014 Miss World tidak lagi memasukkan ajang berbikini sebagai penilaian sedangkan Miss Universe masih tetap mempertahankannya. 

Perbedaannya terletak pada…

Pemilik, donatur atau sponsor. 

Miss Universe tak bisa dipisahkan dari Donald Trump – si kontroversial dari Amerika Serikat – yang merupakan kandidat calon Presiden Amerika Serikat dari Partai Republik. Sama seperti Donald Trump yang menuai kontroversi, Miss Universe juga tak lebih kurang dari itu. 

Miss Universe sangat bertolak kepada kemauan pemilik dan sponsor sehingga pelaksanaanya lebih banyak di Amerika Serikat. Miss Universe lebih kepada “kekuatan” bisnis dari pada kemanusiaan karena pemiliknya mengarah tujuan ke sana. 

Kesegaran – mungkin – akan terjadi di tahun-tahun mendatang setelah Miss Universe Organization dijual oleh Donald Trump ke perusahaan WME/IMG, September tahun ini. 

Bagaimana dengan Miss World? Miss World Organization didirikan oleh Eric Morley dan istrinya Julia Morley. Sejak suaminya meninggal, Julia adalah CEO dari organisasi ini. Berangkat dari bukan “darah” politik dan bisnis, Miss World murni berjalan di atas azas kekeluargaan dan kemanusiaan. 

Penilaian Miss World lebih menekankan kepada kerja sosial, bakat, kemampuan (keahlian khusus) dan gagap teknologi. Walaupun Miss Universe juga menilai hal yang sama namun nilai bisnisnya lebih kental dibandingkan kemanusiaan. 

Miss World atau Miss Universe memiliki potensi masing-masing. Namun untuk aktivitas kemanusiaan Miss World lebih maju selangkah dibandingkan Miss Universe. 

Pemenang Miss Universe tahun lalu, Paulina Vega menghabiskan waktu untuk belajar New York Film Academy, tinggal gratis di apartemen mewah di New York, bekerja di bidang modeling, duta profesi dan kehumasan Miss Universe, pakaian dari sponsor dan lain-lain. 

Pemenang Miss World tahun lalu, Rolene Strauss, lebih banyak melakukan aktivitas sosial di seluruh dunia sebagai duta kemanusiaan dari Miss World. Jika diminta memilih, Anda pilih mana?

0 Response to "Inilah Perbedaan Miss World dengan Miss Universe"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel