Jauhkan Aku dari Wanita Banyak Mantan

Pria baik-baik akan berpasangan dengan wanita baik-baik pula!
Benar atau tidak, waktu terus berpacu dengan cepat dalam menjawab anggapan ini. Namun yang pasti bahwa hukum karma akan berlaku. Tak ada udang dibalik batu. Tak ada akar maka pohon pun tumbang. Kenapa seorang istri dipoligami, apabila dilihat ke belakang ayah si wanita ini telah duluan poligami; tersurat maupun tersirat.
Bangga banyak mantan - twitter.com
Ngecarau soal wanita, di mana-mana tetap asyik diperbincangkan. Toh, di umur yang melewati kepala tiga urusan pernikahan begitu sensitif. Di mana-mana akan muncul pertanyaan, “Kapan kawin?” padahal yang sedang ditanyakan itu belum tentu senang bahkan gembira saat menerima pertanyaan demikian. 

Banyak alasan kenapa pria dan wanita belum menikah. Banyak pula pertimbangan sehingga memutuskan menikah di usia muda atau “tua” bagi mereka yang masih jomblo di usia tiga puluh.

Kendaraan yang lalu-lalang. Suara bising di mana-mana. Sebuah perenungan pun muncul mengenai seorang wanita idaman. Wajar saja apabila ingin bersanding dengan wanita “baik-baik” seperti kalimat pembuka artikel ini.

Karena kenapa? Rumah tangga itu tidak dibangun sebatas hari ini saja, namun panjang sekali waktu yang dihabiskan bersama bahkan sampai tutup usia apabila tidak ada yang “selingkuh” atau buat tingkah aneh-aneh dalam rumah tangga.

Kekhawatiran yang mendadak menjadi dilema begitu bertemu dengan wanita yang fomo – istilah beken saat ini ­– dan bangga dengan deretan pria di belakang namanya.

Ya. Wanita dengan banyak mantan!

Seorang teman begitu ambisius menaklukkan hati semua pria ganteng di dekatnya. Pacaran dengan si A tak lebih sebulan, lalu putus dan selang sehari – mungkin semenit saja – telah menjalin hubungan dengan si B.

Hubungan dengan si B kandas karena alasan nggak cocok, tak berselang jam telah mengganti photo profile layanan chatting populer dengan si C. Katanya akan bertunangan dengan si C bulan depan harus kandas lagi karena si C nggak kaya.

Hubungan dengan si D putus gara-gara terlalu kaku dan tidak bisa teleponan bahkan kirim pesan-pesan mesra tiap waktu. Lalu kapan pencarian ini akan berakhir?
Tiap ganti pacar, kali itu pula foto profil berganti. Upadate status dengan label sayang, honey, baby, ayah, papa dan entah sebutan apalagi. Dengan si A katanya serius. Dengan si B katanya akan merried. Dengan si C katanya segera bertunangan. Dengan si D katanya tak mau main-main. Siapa yang salah? Wanita atau pria!
Sebagai pria saya sih santai saja. Apalagi jika si wanitanya begitu. Toh, mau pegang-pegang gampang karena dengan orang lain mungkin telah demikian. Mau diajak jalan malam hari nggak perlu lapor orang tuanya karena bisa saja telah menjadi kebiasaan. Tetapi apakah semua pria mau berhubungan dengan wanita seperti ini?

Judul artikel ini bisa mewakili segenap doa dari pria jomblo di negeri ini. Bisa juga menguatkan anggapan di awal artikel ini. Wanita yang banyak mantan dan sering pamer di mana-mana sedang berhubungan serius, bolehkah diajak hubungan serius?
Jenuh. Menurut saya, wanita macam ini cepat jenuh. Apakah pernikahan nanti akan membuatnya jenuh juga? 

0 Response to "Jauhkan Aku dari Wanita Banyak Mantan"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel