Keindahan Alam Ubud yang Menggoda Rasa untuk Kembali


Perahu Kertas dan Eat, Pray, Love adalah dua di antara film lain yang mengambil Ubud sebagai lokasi kejadian. Suasana Ubud yang romantis dan eksotis menarik minat banyak orang. Belum lagi bicara penginapan murah di Ubud yang tidak hanya soal harga tetapi seni membangun bangunan di area persawahan dan pohon-pohon tinggi.
Keindahan alam Ubud, Bali - indonesia.travel
Ubud menawarkan kesegaran tersendiri untuk pariwisata Indonesia. Destinasi yang tidak boleh dilupakan untuk orang yang ingin bersemedi. Ubud tak lain tempat yang cocok untuk menikmati hidup dalam kesendirian maupun ketenangan.

Sejarah mencatat, Ubud dulunya ‘hanya’ sebuah desa kecil yang tidak ada apa-apa jika dibanding tempat lain di Bali. Julia Robert memainkan peran sangat penting dalam mengenalkan kebiasaan di Ubud ke pada dunia. Dee Lestari lewat Maudy Ayunda juga menyampaikan hal serupa; segala keindahan dipadu dalam karya seni bernilai tinggi.

Bicara Ubud, saya teringat kepada pahatan kayu yang menggambarkan berbagai suasana hati, maupun tokoh penting. Suasana yang tentram dan damai di Ubud akan membuat jiwa dan raga selalu tampak tenang. Pemandangan hijau dari tanaman subur menciptakan suasana yang sejuk sepanjang waktu.

Jika sudah sampai di Ubud, tentu rela menghabiskan waktu lebih lama di sana. Wajar jika pekerja seni banyak mengasingkan diri di sini. Dan wajar juga jika pelaku seni banyak lahir di Ubud karena aura yang dipancarkan penuh ketenangan.

Jalan-jalan di pematang sawah yang hijau, bertegur sapa dengan pribumi yang sedang berkebun, menghirup udara yang adem akan memberikan kesan mendalam selama di Ubud. Restoran dan hotel murah yang dibangun di sekitar pemukiman penduduk sangat menarik perhatian.

Tak cukup sehari untuk menikmati Ubud. Gianyar salah satu destinasi yang menjadi impian banyak orang selama di Ubud. Kita akan disuguhkan oleh pemandangan sawah yang bertingkat serta sistem pengairan Subak yang sangat terkenal. Aura Ubud kentara sekali dan benar-benar berbeda dengan ciri khas persawahan di sini.

Pagi yang dimulai dengan sinar matahari, seolah-olah memberikan kehangatan tiada dua. Padi yang sedang tumbuh, petani yang berkeliling petak sawah, gubuk peristirahatan yang dibangun di antara persawahan, tidak hanya memberikan kabar baik tetapi lebih dari itu.

Gianyar di Ubud Bali juga menjadi pelepas rasa penasaran terhadap 115 spesies pohon di kawasan Ubud Monkey Forest. Jika ingin bersenang-senang dengan ratusan monyet berekor panjang juga bisa dilakukan di sini. Siapkan pisang dalam jumlah banyak agar monyet-monyet ini bisa ‘manja’ dengan kita. Tetapi, harus hati-hati juga terhadap barang bawaan jangan sampai dibawa lari oleh mereka.

Hari yang panjang di Ubud Bali terasa singkat sekali. Apalagi jika berbaur dengan warga sekitar. Kita seperti bukan seorang pelancong tetapi orang yang sudah dikenal lama. Dengan berbaur bersama warga Bali, kita bisa melihat bagaimana mereka beribadah, berinteraksi bahkan bisa ikut ke kampung-kampung yang bersih dan indah.

Keindahan alam Ubud di Bali dipadu dengan kekayaan karya seni. Seperti yang sudah saya sebut, Bali tak lain tempat pekerja seni berkarya. Di Gianyar ini kita bisa ke Ubud Art Market. Tak sekadar oleh-oleh khas Bali tetapi kita disuguhkan oleh karya seni bernilai jual tinggi dan hanya ada di Bali saja.

Mungkin juga, kita akan menikmati suguhan pertunjukan seni dari penari yang menarikan Tari Kecak, Legong, Barong maupun Wayang Kulit. Masyarakat Bali yang dekat sekali dengan jiwa seni, ditambah wisatawan yang terus berdatangan, wajar jika kita menikmati suguhan indah ini dalam suatu waktu.

Lelah berkelana di Ubud tentu saja kita ingin segera menuju penginapan. Hotel di Ubud sangat berbeda dengan hotel di daerah lain. Ada bangunan di tengah persawahan. Ada pula yang berdekatan dengan pemukiman penduduk.

Gaya bangunan hotel di Ubud sangat menarik perhatian. Di antara suasana yang adem dengan pohon dan tanaman hijau, terdapat hotel dengan kolam renang yang menghadap ke persawahan.

Tidak hanya indah hotel di Ubud tetapi berbeda dan layak mendapat kagum. Hotel di Ubud juga bisa dipesan melalui agen travel maupun situs online. Kita butuh akses cepat dan murah sehingga hotel Pegipegi menjadi pilihan terbaik. Kita bisa mengakses melalui website di notebook atau langsung membuka aplikasi Pegipegi di smartphone.
Kupu-kupu Barong Villas and Tree Spa by LOCCITANE - pegipegi.com
Hotel Pegipegi hadir untuk kebutuhan yang cepat untuk pelancong. Pesan hotel di Ubud melalui Pegipegi tidak hanya cepat tetapi kita mudah menyeleksi hotel mana saja yang murah namun sesuai keinginan.

Review hotel di Pegipegi juga dilengkapi banyak foto; hotel secara keseluruhan, pemandangan dari dalam hotel, arsitektur hotel, tempat yang dekat dengan hotel, tatanan kamar yang indah, serta harga yang ramah kantong.
Hotel di Gianyar, Ubud, Bali - pegipegi.com
Ingin liburan ke Ubud Bali? Tak ada salahnya untuk menyiapkan segala sesuatu mulai dari sekarang, terutama guest house Ubud. Jarak pemesanan hotel cukup baik dalam berhemat. Hotel murah di Ubud akan memanjakan kita yang ingin ketenangan dan juga kehangatan Pulau Dewata.

2 Responses to "Keindahan Alam Ubud yang Menggoda Rasa untuk Kembali"

  1. Alam bali emang tiada bandingnya.

    ReplyDelete
  2. Ubud, memang salah satu destinasi kesayangan wisman.
    Bahkan kita warga Indonesia malah yang seperti turis.

    Aku sudah pernah menuliskan beberapa pengalamanku selama di Ubud, saat menjajal trek jogging bukan biasa Campuhan Ridge Walk dan menikmati sensasi sawah terasering Tegallalang

    Mampir yuk...

    ReplyDelete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel