RetroPOINT Bed & Breakfast di Bandung Tak Cuma Homestay Murah


Dulu itu, saat ada teman yang pergi ke Bandung, sekadar traveling atau kuliah di sana. Selalu ingin ikut, atau oh enak banget ke Bandung. Ingin yang sudah lama tetapi tidak pernah terencana sama sekali.

Kecuali, tiba waktu itu saat diskusi ringan di grup chat, usai acara launching laptop gaming terbaru ASUS, kita mau ke mana. Ada beberapa opsi mau traveling ke mana, seru-seruan bareng BLUS Community yang sudah akrab banget.

Bandung menjadi pilihan dengan berbagai pertimbangan; saya yang ngotot ingin ke Bandung karena belum pernah, Elvina juga begitu mau ke Bandung, Febri juga ingin ke Bandung; yang rata-rata sebagian dari kita memang belum pernah ke Bandung.

Persiapan jauh-jauh hari, padahal acara ASUS belum dimulai. Tetapi karena traveling ke Bandung itu ‘hanya’ planning dari kami saja, semua kebutuhan harus diurus segera. Salah satunya adalah penginapan murah mana yang cocok untuk kumpul ramai-ramai.

Di sekitar Jl. H. Basar No.61, Kb. Jeruk, Kec. Andir, Kota Bandung, cukup dekat dengan stasiun Kereta Api Bandung, sebuah homestay menarik perhatian kami. RetroPOINT Bed & Breakfast atau dikenal juga dengan RetroPOINT BnB sangat cocok untuk traveler yang ingin berhemat atau mereka yang seseruan bareng teman.
RetroPoint BnB Bandung.
Gaya bangunan RetroPOINT BnB sangat instagramer dan memang diperuntukkan bagi traveler yang ‘sekadar’ titip barang di kamar. Gaya kekinian membalut hampir seluruh ruangan di penginapan murah ini.

Papan nama di dekat pintu masuk, misalnya. Dibuat dengan papan sederhana, menghadap ke matahari yang jika berfoto di pagi hari bisa dapat sudut pandang yang menarik. Mungkin, kayak sedang berada di penginapan bibir pantai.

Lorong masuk ke kamar juga disulap dengan seminimalis mungkin. Anak muda banget pokoknya dengan pemilihan warna maupun miniatur yang ada di sekelilingnya. Di sudut belakang, sebelum tangga ke lantai dua, kita bisa menjumpai tempat khusus untuk foto-foto.

Di bawah tangga itu, ada kursi dengan aksen kayu mati di sampingnya. Wallpaper di belakang terbuat dari potongan kayu yang disusun horizontal. Warna-warni potongan kayu ini sangat menarik perhatian ditambah dengan daun-daun yang membuat kesan kita sedang berada di pinggir pantai.
Instagramer banget bukan?
Di depannya, sebuah peta di gambar dengan ‘rencana’ jalan ke mana. Jadi, seolah-olah kita punya rencana besar mau keliling dunia suatu saat nanti. Nggak ada yang tahu soal ini. Sama seperti ucapan saya yang selalu ini ke Bandung yang akhirnya menginap di RetroPOINT BnB. Kita bersenang-senang di background ini yang mungkin saja bisa ke Korea yang melampaui halusinasi selama ini.

RetroPOINT BnB memang dibuat dengan konsep ramah traveler. Ruangan tengah yang dekat dengan resepsionis tidak begitu besar. Hal yang disukai traveler karena ruangan sempit ini cuma bisa digunakan untuk menunggu atau sekadar bercengkrama sebentar sebelum masuk ke dalam kamar.
Tempat duduk asyik di sini.
Kita yang menginap di RetroPOINT BnB bisa membuat kopi atau teh sesuka hati. Semua itu gratis dan bisa dinikmati sambil menentukan rencana akan ke mana selama di Bandung. Seperti kami, duduk di pagi hari sebelum memulai petualangan keliling Bandung dari pagi sampai malam.

Begitu masuk ke dalam kamar. Sesuatu dengan tampilan yang sangat dicintai mereka yang suka traveling. Auranya kita ‘sudah’ traveling atau berada di suatu tempat dan itu benar, kita sudah berada di Bandung.

Miniatur kayu dari meja sampai tempat tidur sangat mewah untuk penginapan murah. Di bagian belakang tempat tidur, di dinding atas itu terdapat lukisan dengan nuansa traveling. Ada juga tulisan-tulisan motivasi yang bisa menyemangati siapa saja yang tidur di sana.

Lampu di samping kiri dan kanan tempat tidur juga indah saat dihidupkan di dalam ruangan standar itu. Dengan suasana yang sedikit romantis, kamar ini cocok untuk mereka yang mau bersenang-senang dengannya.

Dan, yang menarik adalah ada lantai 2 di dalam kamar. Dengan tangga yang dibuat vertikal, terdapat kasur di atas sana. Afit yang sekamar dengan saya suka jahil, katanya, saya akan dilempar saja ke atas saja kalau mendengkur saat tidur.

RetroPOINT BnB jadi menarik untuk ukuran homestay murah. Dengan biaya sewa kamar Rp 200 ribuan permalam, kita bisa tidur berdua atau bertiga. Jadi, bisa lebih hemat untuk bermalam di penginapan murah ini.
Ada kasur di atas sana.
Letaknya yang dekat dengan pusat kota dan juga stasiun kereta api, kita bisa lebih leluasa untuk menginap di sini. RetroPOINT BnB memiliki 8 kamar dengan area yang minimalis serta 2 lantai. Tiap kamar juga tersedia pendingin ruangan dan tentu saja Wi-Fi yang mudah diakses oleh siapa saja. 

Fasilitas di dalam kamar RetroPOINT BnB cukup lengkap untuk sebuah homestay murah. Shower air panas sudah ada, namun untuk perlengkapan mandi sepertinya kita harus membawa sendiri karena penginapan ini hanya menyediakan handuk saja.

Homestay yang ramah traveler di Bandung salah satunya RetroPOINT BnB. Ada Mbak Katerina yang baik hati sudah membawa kami menginap di sini. Seru-seruan di hari pertama dimulai dari sini bersama yang lain; Afit, Bang Emmet, Kang Didno, Deddy Huang, Febri, Tyar, Maseko, Elvina, Mbak Manda, Mbak Dedew, dan Mbak Dian yang selalu saya repotkan.
Seru-seruan bareng itu indah.
Kamu yang sedang atau ingin ke Bandung namun sangat ingin berhemat, coba pesan RetroPOINT BnB di http://retropoint-bnb.com/ atau  bisa juga kunjungi dulu Panda Travel Bandung di https://www.instagram.com/pandatravelbdo/ untuk keterangan lebih lanjut.
Ke mana kita?
Traveling ke Bandung dan menginap di RetroPOINT BnB seru banget jika bersama teman-teman. Kapan lagi merasakan canda tawa dalam suatu waktu. Catat tanggal kosong di RetroPOINT BnB dan nikmati segala kemungkinan yang ada di sana!

3 Responses to "RetroPOINT Bed & Breakfast di Bandung Tak Cuma Homestay Murah"

  1. Wah akhirnya tercapai ya main ke Bandung dengan cara tak terduga ya Bai, semoga nanti bisa piknik lagi kita aamiin..asyik ramai-ramai ya nginap di Retro..

    ReplyDelete
  2. Aku suka nginep di Retropoint. Imut rumahnya, tapi kamar dan ruangan2nya menyenangkan. Recommended buat pelancong yang bila ke Bandung lebih banyak keluyuran daripada di kamar. Murah tapi ga murahan. Keren tulisannya Bai!

    ReplyDelete
  3. Wah gak ada foto yang sarungannya ya bai padahal keren banget tuh...

    ReplyDelete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel