Review ROG Zephyrus S GX502; Apa Mungkin Guru Pakai Laptop Rp 35 Juta?

Bicara teknologi game, pengembang terus menghadirkan game terbaru untuk menina-bobokan rasa jenuh. Orang-orang kreatif yang diajarkan oleh guru mereka mampu melampaui batas dalam menciptakan sebuah game. Game yang dihadirkan saat ini bukan lagi sebatas ular tangga maupun game paling fenomenal, Solitaire.

Tiap komputer yang dibeli, suatu masa lalu, pastilah mendapati Solitaire yang bahkan masih dimainkan hingga kini. Game ini cuma sebuah ‘produk’ yang jadi kenang-kenangan tetapi tidak dilupakan begitu saja. Meskipun game kelas berat telah ada, game pra-instal di Windows ini menjadi sesuatu.
ASUS ROG Zephyrus S seharga Rp 35 jutaan.
Solitaire kita tempatkan di ruang kenangan terdalam. Bermula dari game ini kemudian waktu mengajarkan pengembang beragam game lain. Di beberapa negara maju, dalam pembelajaran sekolah, sistem belajar tidak lagi soal nilai akhir maupun harus menjadi dokter, polisi maupun guru. Pembelajaran yang sesungguhnya adalah bagaimana mengembangkan diri menjadi diri sendiri.

Maka, lahirlah game-game yang kemudian kita kenal game PC – eSport maupun game AAA – dan juga mobile game yang kian digemari seperi Mobile Legends maupun PUBG. Game ini tentu saja tidak lahir dengan sendirinya tetapi dilahirkan karena ada perangkat yang mendukung.

ROG Zephyrus S salah satu anggota dari keluarga Republic of Gamer yang diprakarsai oleh ASUS. Bodi yang tipis dan berat yang lebih ringan dibandingkan seri lain dari ASUS ROG, menjadikan ROG Zephyrus S digadang-gadang bisa melampaui batas penggunaan karena mudah dibawa ke mana-mana, lebih stylish dan juga kencang dalam performa.

Desain Ramping untuk Sebuah Laptop Gaming

ASUS sudah lebih dari cukup bermain-main dengan laptop gaming yang berat dan memiliki performa kencang. Pada ROG Zephyrus S ASUS menawarkan perubahan yang sangat signifikan. Keluarga ROG Zephyrus S terkenal sebagai laptop gaming yang slim namun menjanjikan kecepatan dalam bekerja.

Laptop gaming mempunyai kebiasaan layar yang lebih besar, ROG Zephyrus S datang dengan layar 15 inci tetapi dibuat lebih ringkas. Sesuai dengan tagline sebagai laptop gaming tipis ASUS ROG, bodi laptop ini 25 persen lebih tipis dibandingkan laptop gaming pada umumnya. Jikapun kita mengangkat dan membandingkan kembali bobotnya, laptop ini 42 persen lebih ringan.

Sampai di sini, ASUS ROG dengan ROG Zephyrus S begitu mengetahui kemauan dari generasi milenial pecinta game, yang menginginkan laptop gaming yang lebih tipis dan ringan. Mereka tidak lagi sebatas memamerkan logo ROG yang menyala tetapi lebih kepada kemudahan untuk dibawa dan lebih fashionable dari laptop gaming yang terlihat lebih berat.
Laptop ROG tipis.
ROG Zephyrus S memiliki berat 1,99kg yang sebenarnya ini adalah berat untuk laptop ‘kantoran’ pada umumnya. Teknologi Super Narrow Bezel yang membuat bodi laptop ini lebih ringkas, memungkinkan bezel lebih tipis sehingga terlihat lebih kecil dari ukuran sebenarnya.

Metal Black menjadi warna pilihan ASUS untuk ROG Zephyrus S yang mana selain tipis terlihat gahar di sisi lainnya. Warna gelap di bodi ini cukup menarik karena bodi itu sendiri terbuat dari bahan magnesium alloy yang ditambah dengan struktur honeycomb reinforcement untuk memastikan bahwa laptop ini tetap kuat, meskipun sangat ringan.

Biasanya kita menemukan bekas sidik jari di bodi laptop dengan bahan tertentu, tidak demikian dengan bodi ROG Zephyrus S yang dirancang dengan baik agar tidak mudah meninggalkan bekas sidik jari. Kita cukup membersihkannya dengan tisu agar kembali terlihat lebih bersih di bagian bodi depan terutama.

Dari segi desain, bahan yang digunakan dan tentu saja logo ROG yang menyala, ROG Zephyrus S memiliki daya tarik utama yang membuat orang mudah untuk mengenalinya.

Performa Kencang Berkat Spesifikasi Mendekati Sempurna

Sebuah laptop gaming tidak saja memiliki bodi yang gahar. Soal performa adalah perkara utama sebelum kita bermain game dengan laptop gaming itu. Tak ada guna bodi keren, gagah dan menawan jika spesifikasi lebih rendah.

ROG Zephyrus S tak bisa diragukan lagi soal performa yang ditawarkan. Begitu kita buka laptop ini langsung terlihat layarnya yang lebih cerah. Penting sekali layar yang baik dan sempurna untuk sebuah laptop gaming karena kebutuhan gamer memang demikian.

Layar yang cerah ini mendapat sertifikat dari Pantone Validated Display yang aman untuk segala kebutuhan. Layar ini kemudian akan mereproduksi warna lebih akurat. Visual yang baik itu pula dengan refresh rate sampai dengan 240Hz dan response time 3ms. Bagi gamer yang membutuhkan layar dengan tingkat kecerahan lebih pas untuk game eSport maupun game AAA, laptop ROG Zephyrus S bisa menjadi teman terbaik.

Bagian manis yang lain dari ROG Zephyrus S adalah pendar cahaya yang dikeluarkan dari keyboard miliknya. Cahaya yang bergantian warna itu cukup untuk menambah mood selama bermain game.

Manis di keyboard saja tidak cukup sebelum melihat performa dari ROG Zephyrus S. Prosesor yang ditanamkan di dalam ROG Zephyrus S adalah 9th Gen Intel Core i7-9750H Processor Hexa Core (12M Cache, up to 4.5GHz), yang mana telah mendapatkan penyempurnaan di berbagai tingkatan sehingga bekerja lebih maksimal.

Performa yang lebih baik ini juga didukung oleh kartu grafis NVIDIA GeForce RTX 2060 atau RTX 2070 – tergantung pilihan pembelian. Kartu grafis terkini ini mampu memaksimalkan kinerja prosesor sehingga visual menjadi lebih menarik dan berbeda dengan laptop gaming lain di pasaran.

Sebagaimana diketahui bahwa laptop gaming akan bekerja lebih keras dibandingkan dengan laptop lain. ASUS menanamkan sistem pendingin Intelligent Cooling di dalam ROG Zephyrus S. Teknologi dari sistem pendingin ini adalah Active Aerodynamic System (AAS) yang merupakan ciri khas dari ROG Zephyrus.
Layarnya sangat baik untuk gamer dan profesional lain.
Windows 10 menemani laptop gaming dengan media penyimpanan 512GB M.2 NVMe PCIe SSD. ROG Zephyrus akan makin kencang dengan pilihan RAM 16GB atau 32GB, sesuai dengan kebutuhan gamer. Makin profesional seorang gamer, maka makin lebih besar RAM yang dibutuhkan karena game yang dilahap juga makin banyak dan berat.

ROG Zephyrus S akan bertahan sampai dengan 8 jam penggunaan normal bermain game, dengan kapasitas baterai 76WHrs berjenis Li-ion. Rongga kipas di bagian belakang juga akan berjalan maksimal meskipun penggunaan lebih lama.

Dalam kebutuhan yang kekinian dan perlu, ROG Zephyrus S memiliki koneksivitas Wi-Fi 5 dan Bluetooth. Transfer data makin kencang dengan 2 buah USB 3.1 Type-A, 1 buah USB 3.1 Type-C, Jack Audio, HDMI dan juga Ethernet Port. Audio yang dikeluarkan dari ROG Zephyrus S makin baik berkat teknologi Smart AMP.
Port USB di ROG Zephyrus.
Port jack audio, HDMI dan lain-lain.
Jadi, dengan banyak port ini memungkinkan kita untuk mudah mengirim dan menerima data dari berbagai pihak. 

Apa Mungkin Guru Pakai Laptop Rp 35 Juta?

ROG Zephyrus S GX502 dijual dengan harga mulai dari Rp 35.999.000 untuk pasar Indonesia. Bagi seorang gamer profesional harga tersebut tentu saja ‘biasa’ karena kebutuhan terpenuhi. Bagaimana dengan seorang guru?

Ada yang berpendapat kalau guru itu pakai laptop murah saja. Mungkin, orang yang berpendapat itu tidak terjun langsung ke dunia pendidikan saat ini, atau memang pelit untuk mengeluarkan biaya besar untuk sebuah laptop.

Makin ke sini, kebutuhan laptop bagi seorang guru makin menjadi-jadi. Guru tidak lagi dituntut mengajar dengan sistem CBSA, lebih dikenal dengan istilah keren catat buku sampai abis. Guru itu harus inovatif dan kreatif.

Caranya adalah dengan membuat perangkat pembelajaran yang keren dan disegani oleh siswa. Guru yang kreatif akan membuat video animasi, belajar menggunakan teknologi yang tercepat dan terdepan, lalu hampir semua aplikasi yang berkenaan dengan kreativitas itu tidaklah mudah dan bisa dijalankan di laptop murah.
Tipis dan performa tinggi cocok untuk guru.
Jika kita bicara pengisian raport misalnya, atau pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer, semuanya membutuhkan laptop yang benar-benar gahar dan kuat. Sampai di sini ROG Zephyrus S sudah menjadi bayang-bayang dalam menyukseskan pendidikan di masa mendatang.

Guru tidak lagi sebatas sekumpulan orang yang duduk manis di dalam kantor menanti jam pelajaran tetapi berbakat untuk mengolah ide kreatif di laptop. Dengan demikian, pihak swasta tidak masuk ke sekolah dengan promosi-promosi teknologi yang kemudian berbayar.

ROG Zephyrus S bisa menjawab ide-ide kreatif agar bisa dikerjakan dengan mudah dan cepat. Guru cukup membuat konsep, realisasikan dan ajarkan. Laptop ROG Zephyrus S tidak sebatas ‘berguna’ untuk para gamer tetapi sempurna untuk seorang guru yang terus berinovasi dalam bekerja dalam kecepatan.


Simpulan dan Rekomendasi

ROG Zephyrus S adalah laptop untuk semua kebutuhan. Gaming sudah pasti kencang, kebutuhan perkantoran juga tak masalah berkat sertifikat Pantone yang memungkinkan layar lebih baik dalam bekerja.

Tidak selamanya laptop gaming itu ‘cuma’ untuk bermain game semata. Para pekerja profesional di bidang lain bisa mengandalkan ROG Zephyrus S yang baik secara performa. ROG Zephyrus S sangat bisa diandalkan dalam mengedit video, rendering video sebelum dipublikasikan, maupun bekerja di luar ruangan yang mana daya tahan baterianya lebih lama. Informasi produk bisa langsung ke website resmi ASUS.

ROG Zephyrus S dengan prosesor generasi ke-9 dari Intel cukup baik dalam bekerja, belum lagi didukung oleh kartu grafis dari NVIDIA versi terbaru. Segala kemungkinan bisa didapatkan melalui laptop gaming terbaru ASUS ini. Sudahkah menentukan pilihan untuk ROG Zephyrus S?
Main Spec. ASUS ROG Zephyrus S GX502
CPU 9th Gen Intel Core i7-9750H Processor Hexa Core (12M Cache, up to 4.5GHz)
Operating System      Windows 10
Memory 16GB DDR4 2666MHz SDRAM
32GB DDR4 2666MHz SDRAM
Storage 512GB M.2 NVMe PCIe SSD
Display 15,6” (16:9) IPS-level FHD (1920x1080),
144Hz / 240Hz 3ms, 100% sRGB,
Pantone Validated Display
Graphics NVIDIA GeForce RTX 2060 6GB GDDR6 VRAM
NVIDIA GeForce RTX 2070 8GB GDDR6 VRAM
Input/Output 2 x USB 3.1 Type-A (Gen1),
1 x USB 3.1 Type-C (Gen2), 1 x USB 3.1 Type-A (Gen2),
1 x Combo Audio Jack, 1 x HDMI, 1 x Ethernet port
Camera Optional
Connectivity Wi-Fi 5(802.11ac) 1*1 + Bluetooth
Audio 2 x 1W speakers with Smart AMP technology,
Array Microphone, DAC, ESS
Battery 76WHrs, 4S1P, 4-cell Li-ion
Dimension 36.0(W) x 25.2(D) x 1.89 ~ 1.89(H) cm
Weight 1,99Kg
Colors Metal Black
Price Start from Rp 35.999.000

2 Responses to "Review ROG Zephyrus S GX502; Apa Mungkin Guru Pakai Laptop Rp 35 Juta?"

  1. cakep fotonya pak guru.. saya juga mau dong kalo ada lebihan.. (brosurnya..)

    ReplyDelete
  2. Thanks for sharing, semoga sukses terus..

    ReplyDelete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel