Vivo S1 Hadiah Untuk Anak Sekolah yang Cinta Fotografi

Begitu masuk kelas, anak-anak akan bertanya, “Pak, kamera smartphone yang paling bagus sekarang ini apa?” mungkin bagi mereka, saya mengetahui banyak hal karena sering sekali mempromosikan sebuah ponsel pintar.

VIVO S1 dengan tiga kamera.
Belum lagi jika bicara soal mengapa dan bagaimana interaksi anak-anak sekolah saat ini di ranah teknologi – terutama media sosial yang penuh dengan foto. Anak-anak menyukai foto diri maupun foto bersama teman-temannya karena memang inilah masa mereka untuk mencari jati diri.

Kenapa mereka membutuhkan smartphone yang baik dalam hal fotografi, tak lain karena ego mereka sendiri yang selalu ingin terlihat elegan, mewah, dan berkelas di mata teman-teman maupun pengikut mereka.

Jati diri anak-anak saat ini adalah apa yang terlihat dari yang mereka share ke media sosial. Anak-anak yang hidup di tengah gempuran teknologi dan perangkat teknologi yang terus menghadirkan inovasi, mereka tidak mau dianggap telah ketinggalan zaman.

Gaya hidup yang menuntut mereka untuk tahu soal smartphone mana yang benar-benar baik untuk menampilkan foto portrait maupun landscape sehingga tidak malu-maluin begitu dipamerkan. Anak-anak tidak ada mau diejek atau lebih tepatnya tidak mau menerima ejekan, “Kok kamera HP kamu gelap?” atau juga “Bokeh HP kamu jelek!”

Mereka akan minder lalu merajuk kembali ke orang tua untuk membeli lagi smartphone lain yang lebih baik kameranya. Inilah masa di mana mereka menempatkan ‘jati diri’ dalam sebuah potret yang menarik sehingga akan dijadikan kenangan paling bagus sepanjang masa.

Ingat satu hal, anak-anak usia sekolah hanya akan mengingat kenangan manis dan pahit. Maka wajar jika anak-anak kemudian ingin mendapatkan banyak sekali kenangan manis agar mereka bersenang-senang atau bahkan membangkitkan mood hidup agar lebih baik.

Bayangkan jika anak-anak mendapatkan perlakuan, “Kau gemuk banget di foto ini!” lalu mereka akan mengubah sudut pandang agar foto terlihat lebih keren. Dari hal apapun, sasaran empuk produsen smartphone saat ini adalah anak-anak sekolah. Dan saya, kemudian merekomendasikan smartphone terbaik itu untuk mereka!

Fenomena Anak Sekolah dan Iming-iming Media Sosial

Walaupun saya tidak menyertakan survei di tulisan ini, secara garis besar pengguna media sosial itu adalah anak usia sekolah. Mereka terlihat di dalam media sosial karena ingin jadi sesuatu dengannya.

Interaksi saya dengan anak-anak tidak lagi sebatas mengajar pelajaran di dalam kelas. Di media sosial kami berteman sehingga anak-anak mengetahui tabiat gurunya dengan baik. Kemudian, sepotong tanya dialamatkan kepada saya soal perubahan gaya hidup karena mereka paham bahwa saya mengetahuinya.

Saya kemudian tidak sebatas mengarahkan namun merekomendasikan apa yang mereka butuhkan. Misalnya, saat mereka sebut, “Saya suka main game,” maka saya akan berujar smartphone ini cocok untuk kamu. Lain waktu, saat ada anak yang berujar, “Saya suka foto,” saya akan merekomendasikan smartphone seperti VIVO S1.

Alasan saya tepat karena anak-anak suka kemewahan, anak-anak mau terlihat stylish namun dengan harga yang ramah kantong. Di mana, saya paham betul bahwa anak-anak masih mengandalkan tabungan orang tua mereka untuk mendapatkan sebuah smartphone berkelas.

Sifat konsumtif dari anak-anak kita karena memang begitu arah teknologi saat ini. Anak-anak yang tidak memiliki smartphone tidak saja ‘ketinggalan zaman’ atau ‘kurang pergaulan’ namun akan ketinggalan banyak sekali informasi.

Misalnya, saat saya memberikan tugas mendadak, saya akan mengirim pesan WhatsApp ke salah satu anak atau ketua kelas. Anak ini kemudian akan menyampaikan ke grup mereka bahwa tugas itu harus dikumpulkan dalam tenggat waktu tertentu. Anak-anak yang tidak memiliki smartphone sama sekali tidak mengetahui dan tidak akan mendapatkan nilai.

Ini hanyalah contoh kecil saja yang berlaku di semua guru saat ini. Bagaimana jika guru meminta anak-anak mengirimkan tugas memail e-mail? Atau meminta kirim foto kegiatan sekolah? Gerak cepat ini menjadi bagian yang melenakan namun juga melegakan.

Saya tidak selalu memandang bahwa penggunaan smartphone bagi anak-anak itu mubazir karena akan digunakan untuk bermain game saja. Maka, tugas saya yang kemudian mengarahkan anak-anak untuk menggunakan smartphone ke hal-hal positif lain. Saya arahkan anak-anak untuk membuat konten terbaik di Instagram, kemudian mengajarkan membuat blog dan kini memberikan arahan untuk membuat video menggunakan smartphone.

Iming-iming media sosial yang melenakan itu harus dihadang dengan kreativitas tingkat tinggi. Anak-anak butuh perhatian itu agar penggunaan smartphone tepat sasaran.

VIVO S1 Wajah Baru untuk Abadikan Momen Berharga Anak Sekolah

Wajah baru selalu berganti di sekolah saya. Anak-anak datang dan pergi. Namun, soal teknologi tetap sama saja di mana anak-anak terlihat di dalamnya. Jika kita membuat anak-anak lupa, tetapi waktu tidak mungkin bisa mengubahnya.

Saya sudah katakan, anak-anak kita adalah sosok yang kreatif. Mereka punya banyak ide menarik untuk dileburkan menjadi sebuah karya yang asyik. Anak-anak bukan semata ingin mendapatkan perhatian namun berkreasi agar karya mereka diakui.

Dan saat ini, dengan dentum YouTube maupun Instagram yang begitu bernyawa, anak-anak ingin berada di posisi ini agar sukses ke depannya. Tidak sedikit dari anak-anak saya yang memulai hal demikian, kemudian bertanya bagaimana menjadi yang terbaik maupun berbeda di media sosial.

Saya cuma bisa mengarahkan namun soal perangkat tentu saja anak-anak bisa memilih sendiri. Misalnya, saya rekomendasikan VIVO S1 namun anak-anak yang paham soal perubahan model smartphone akan mencari tahu sendiri lebih banyak lagi soal apa kelebihan dan kekurangan dari sebuah produk.

Sampai di sini, saya yakinkan mereka bahwa kamera 32MP dengan teknologi AI Selfie Camera akan membuat swafoto semakin baik. Kamera depan menjadi perhatian anak-anak, saya tahu itu, maka ‘jualan’nya adalah tepat jika kamera depan lebih menarik daripada kamera belakang. Saya melihat sendiri bagaimana tabiat anak-anak saat memegang sebuah smartphone.

Mereka akan selfie, karena itu bersenang-senang!
Beginilah gaya anak sekolah saat selfie.

Teknologi AI Selfie Camera membuat anak-anak senang berfoto selfie. Dalam keseharian saya sebagai guru, jika ada kesempatan anak-anak membawa smartphone ke sekolah, maka hal wajar dan paling sering adalah swafoto.

Saya tidak tahu alasan yang tepat karena tiap anak akan berbeda pendapat soal foto selfie ini. Sebagian akan berujar karena suka, sebagian lain karena ingin saja, dan ada juga yang berkata karena ingin terlihat beda. Sah saja karena anak-anak begitulah masanya berbenah.

Namun, kamera belakang 16MP, 8MP dan 2MP tentu tidak bisa diabaikan begitu saja. Anak-anak bisa mendapatkan foto bokeh terbaik agar feed media sosial mereka juga beragam. AI Triple Rear Camera ini memiliki banyak sekali mode sehingga foto akan lebih beragam dan menarik perhatian anak-anak, khususnya yang cewek.
Bukankah ini warna yang disukai remaja saat ini?
VIVO S1 memang anak-anak kreatif banget jika melihat dari sisi warna yaitu Cosmic Green dan Skyline Blue. Warna yang sangat meremaja ini tidak saja membuat mood makin naik namun menjadikan hari-hari lebih menyenangkan.

Kau bisa bayangkan bagaimana anak-anak memegang sebuah smartphone dengan warna kalem namun sangat stylish. Itulah yang diinginkan anak-anak saat ini. Mereka terbiasa dengan gaya hidup yang keren mulai dari luar sampai terlihat elegan di dalam.

Pembentukan karakter yang keren dari warna VIVO S1 yang berjiwa muda. Biasanya anak-anak malu mengeluarkan ponsel pintar mereka saat perpisahan sekolah, dengan VIVO S1 mungkin saja dia duluan yang memamerkan bodi mengilap dan hasil kamera selfie!

Gaya kekinian dari VIVO S1 adalah Screen Touch ID yang membuat smartphone kelas menengah ini terlihat seperti kelas atas. Dengan layar 6.38” Super AMOLED Ultra All Screen membuat visual yang dihadirkan sangat berbeda dengan smartphone lain di kelasnya.

Tak boleh dilupa bahwa layar yang baik akan membuat anak-anak betah berlama-lama di depan layar. Satu hal lain yang nggak boleh dilupa adalah anak-anak kita adalah penikmat YouTube maupun Drama Korea nomor satu untuk saat ini. Jadi, dengan smartphone yang baik di layarnya kemungkinan mereka tak akan berpaling ke smartphone lain yang lebih buram layarnya.
Dua pilihan warna VIVO S1.
Multimedia, penggunaan kamera dan kemudian game, adalah tiga hal yang umum sekali digunakan oleh anak-anak kita. Maka, dengan 4500 mAh Battery semua itu bisa diatasi dengan mudah. Mau menonton dalam waktu lama, merekam video maupun foto atau bermain game akan tetap aman.

Dengan apa yang dimiliki oleh VIVO S1 anak-anak pasti akan menyenanginya. Tiga hal penting yang ada di smartphone ini adalah tak lain yang dibutuhkan oleh anak-anak. Jadi, VIVO S1 tepat sekali menyasar anak-anak usia sekolahan yang tak mau kehilangan momen untuk dibagikan ke teman-teman, maupun untuk dijadikan kenangan yang akan diingat sepanjang masa.

Bagaimana hasil kamera VIVO S1? Dikutip dari tek.id inilah beberapa foto dari smartphone yang baik untuk anak-anak sekolah ini.
Dalam ruangan

Fokus objek

Detail fokus

Foto bokeh

Gabung VIVO Clus Boleh Nggak Bagi Anak Sekolah?

VIVO memiliki sebuah forum di mana akan dibagikan banyak sekali informasi di sini. Komunitas smartphone android VIVO dibangun untuk menampung aspirasi pengguna smartphone VIVO. Dengan adanya forum diskusi pengguna VIVO ini segala bentuk kemungkinan bisa didiskusikan.

Misalnya, anak-anak itu cenderung lebih banyak menggunakan kamera depan atau bermain game. Bisa dilakukan diskusi di forum handphone android ini soal penggunaan kamera depan yang baik maupun tips gaming.

Anak-anak yang semula awam akan dibantu oleh orang yang lebih dewasa bahkan teman sebaya yang mana pengetahuannya lebih banyak. Nah, bagi kamu yang mau mengetahui informasi lebih lanjut bisa segera ikuti akun media sosial dari VIVO Club Indonesia di:

Instagram: @vivoclub_indonesia
Facebook fan page: Vivo Club Indonesia
YouTube Channel: Vivo Club Indonesia
Forum: vivoclub.id
Main Spec. VIVO S1
Warna Produk Cosmic Green & Skyline Blue
Bodi Dimensi: 159.53×75.23×8.13mm
Berat 179g
Processor Octa-core 2.0 GHz
RAM 4GB
Storage 128GB
Baterai 4500mAh (TYP)
Sistem Operasi Funtouch OS 9 (Berbasis Android 9.0)
Layar 6,38 inci
Resolusi 1080×2340 (FHD+)
Tipe Super AMOLED
Kamera Depan Depan 32MP
Aperture f/2.0
Flash
Kamera Belakang Belakang 16MP+8MP+2MP
Aperture f/1.78+f/2.2+f/2.4
Lampu Kilat Belakang
Mode/ Fitur Belakang: PPT, Professional, PDAF, Time-Lapse, Slow,
Live Photos, HDR, Portrait Mode, Panorama, AR Stickers,
Video Face Beauty, Selfie Lighting, AI Filter,
AI Face Beauty, AI Portrait Framing, Super Wide-Angle Camera, Fun Video

Depan: Panorama, Live Photos, Gender detection,
Face Beauty+ Bokeh, AI Filter,
AR Stickers, Video Face Beauty, Selfie Lighting, AI Face Beauty,
Super Wide-Angle Camera, Fun Video
Koneksi Wi-Fi, 2.4G+5G, Bluetooth 5.0, USB 2.0, GPS
SIM Slot Tipe Single SIM atau Dual SIM/Standby Mode/SIM Slot
Type Dual SIM Dual Standby, 2G GSM, B2/3/5/8,
3G WCDMA, B1/5/8, 4G FDD-LTE, B1/3/5/7/8/20, 4G TDD-LTE, B38/40/41
Lokasi GPS, BeiDou, GLONASS, Galileo
Sensors Fingerprint, Screen Touch ID
Pemutaran Audio WAV, MP3, MP2, AMR-NB,
AMR-WB, MIDI, Vorbis, APE, FLAC
Pemutaran Video MP4, 3GP, AVI, TS, FLV, MKV
Format Rekaman Video
MP4
Di Dalam Kotak S1, Earpieces, Dokumentasi, Kabel Mikro USB ke USB,
Pengisi Daya USB, SIM Ejector, Case Pelindung,
Lapisan Pelindung Layar (diaplikasikan)
Price Rp 3,599,000

0 Response to " Vivo S1 Hadiah Untuk Anak Sekolah yang Cinta Fotografi"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel