Akhir Tahun, Liburan Ke mana Kita?


Pernah terpikir kalau akhir tahun nanti – selalu tiap tahun – mau me time ‘sebetulnya’ karena udara di negeri orang lebih enak, kayaknya, daripada melihat situasi di dekat rumah sendiri. Tiap waktu. Ada pula alasan, “Tetangga itu sudah membuat perencanaan yang cukup matang untuk libur nanti,” atau teman memamerkan itinerary ke luar negeri.
Liburan akhir tahun.
Pada dasarnya, sah-sah saja jika mau demikian. Kita juga manusia yang butuh sekali waktu dalam kesendirian, maupun sekadar jalan-jalan bersama teman-teman. Jalan bareng mungkin akan seru apalagi dengan budget pas-pasan seperti mau apa saja bebas.

Liburan akhir tahun tampaknya selalu dinanti. Tidak cuma saya tetapi orang lain juga demikian. Apalagi kalau memiliki teman dekat dengan sama visi dan misi. Rencana akhir tahun sudah pasti telah dibuat jauh-jauh hari.

Mau ke mana atau destinasi mana yang cocok maupun sesuai budget pasti dipikirkan bersama. Saya pernah beberapa kali jalan bareng teman-teman; sampai grup chat penuh dengan mau apa dan bagaimana sesampai di tujuan. Bahkan, hal-hal kecil sekalipun masuk ke dalam pertimbangan termasuk rekomendasi transportasi.

Tentu, sudah mengeluarkan banyak biaya untuk pesawat udara, kami tidak mau lagi mengeluarkan biaya lebih besar selama di tempat tujuan. Sebisa mungkin, saat berpindah dari satu tempat ke tempat lain harus pakai transportasi termurah, tercepat dan efektif.

Sewa Bus misalnya, adalah alternatif terbaik selama traveling. Saya pernah merasakan hal yang serupa saat mengelilingi Kota Tangerang. Dengan bus yang disewa tidak hanya memudahkan kita mau ke mana saja tetapi kita tidak terburu-buru saat berpindah dari satu tempat ke tempat lain.

Bayangkan, jika kalian telah merencanakan liburan akhir tahun tetapi sama sekali tidak memikirkan sewa bus atau urusan transportasi lain selama di tempat tujuan. Saya yakin sekali, kalian pasti akan kerepotan.

Ini akhir tahun lho. Tidak cuma soal ‘cuti’ semata tetapi libur akhir tahun bertepatan juga dengan libur sekolah. Bisa dianalisa bagaimana ramainya destinasi wisata yang akan kita kunjungi. Orang-orang yang terbiasa dengan perjalanan panjang atau traveling akan memasukkan urusan transportasi ke dalam urusan utama.

Sama sekali tidak mungkin kita hanya berdiam diri saja di kamar hotel sesampai di tujuan. Tentu sudah dibuat daftar tempat yang akan dikunjungi. Dengan menyewa bus maka urusan transportasi sudah beres, kita hanya memikirkan bagaimana enaknya bersenang-senang selama liburan.

Liburan akhir tahun jangan sampai gagal hanya karena sendal terjepit atau lupa minum obat sakit perut. Libur akhir tahun benar-benar harus masuk ke dalam perencanaan yang matang, sehingga kita memerlukan catatan penting ini.

Mau Ke mana?
Awalan yang tepat adalah menentukan tujuan traveling itu sendiri. Jarak dekat traveling sangat menentukan budget yang akan dikeluarkan. Kita harus memikirkan poin ini dengan matang. Jangan sampai pulang liburan tabungan kosong sedangkan kebutuhan lain bisa sangat mendekat harus ditutupi.

Pergilah ke mana yang tidak membuat isi dompet menjerit. Tips pertama adalah dengan mencari tiket pesawat termurah jauh-jauh hari. Biasanya maskapai penerbangan memberikan diskon besar-besaran untuk liburan akhir tahun; kalau beruntung kalian bisa mendapatkan ini.

Maskapai yang tidak mau rugi akan memberikan diskon pada jam-jam tertentu, misalnya midnight sale dengan ‘beberapa’ kursi saja. Siapa yang beruntung akan mendapatkan kursi pesawat Rp 0 saja. Namun bagi yang tidak beruntung bisa mendapat harga miring.

Seorang traveler pasti paham betul saat-saat itu. Jika berencana traveling dengan kelompok, hemat budget perjalanan bisa menutupi yang lain misalnya oleh-oleh. Namun patut dipertimbangkan juga tempat yang dituju itu benar-benar bisa menawarkan me time berlebih atau malah merayap dalam lautan manusia karena pasti akan ramai.

Mau Ngapain?
Di tempat liburan tentu tidak berleha-leha saja di kamar hotel. Ke pantai atau ke gunung juga tidak mungkin. Sebelum memilih tempat, pastikan bahwa destinasi itu memiliki cita rasa tersendiri dan daya tarik yang selalu dielu-elukan oleh orang banyak.

Kita bisa memulai dari tempat yang direkomendasikan itu. Kembali lagi, sewa bus sangat membantu selama di dalam perjalanan. Sesak manusia itu sudah pasti. Tetapi kita tidak kerepotan mencari taksi lagi dan lagi.

Pindah dari satu tempat ke tempat lain bisa segera. Tak mungkin kita terdiam di satu tempat saja. Dalam sehari harus bisa mengambil ‘foto’ di beberapa tempat. Nama juga liburan pasti akan lelah sekali namun dijalani dengan indah agar kenangan abadi selamanya.

Selama di destinasi jangan lupa makan-makan enak. Ke laut jangan cuma minum air kelapa muda karena di tempatmu mungkin juga ada. Carilah kuliner yang berbeda, unik dan khas daerah tersebut. Selain bisa pamer foto – lagi – juga bisa merasakan perbedaan yang kentara antara kita dengan mereka.

Sebuah perjalanan mengajarkan perbedaan, misalnya bahasa dan tata krama yang berbeda. Bagi saya itu adalah pemandangan yang menarik karena sepulang dari sana kita bisa menceritakan kepada orang-orang kampung kalau di Bali itu begini, di Bandung itu begitu, atau di Jakarta itu cuma kemacetan yang menjadi keindahan tak bisa diganti dengan nilai apapun.

Mau Sampai Kapan
Jangan lama-lama liburan karena pekerjaan menanti. Terserah mau kalian kerja kantoran maupun freelancer. Pekerjaan tetap ada agar pundi-pundi ‘amal’ kembali masuk ke tabungan. Dengan demikian, mau makan es krim ataupun dada ayam setelah itu akan berada dalam posisi aman.

Biasanya, orang-orang berlibur sekitar seminggu. Kalau mau lebih irit bisa 3 hari saja. Misalnya, saat kalian memilih Bali, dalam 2 hari dengan sewa bus bisa mengelilingi hampir semua destinasi penting di Pulau Dewata. Kuncinya, kembali jangan lama-lama.

Makin ‘sebentar’ liburan makin hemat pula. Memang, ada anggapan bahwa liburan adalah waktu bakar duit tetapi perkara itu hanya halusinasi semata. Bakar duit oleh banyak-banyak namun ingat pulang dari liburan mau makan apa.

Sudahlah menentukan mau ke mana selama liburan akhir tahun? Sebaiknya dipersiapkan mulai hari ini sebelum tiket pesawat makin mahal, sewa bus penuh, dan hotel tak ada yang tersisa.

0 Response to "Akhir Tahun, Liburan Ke mana Kita?"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel